Pengertian SKS bagi Mahasiswa Baru (MABA)

Pengertian SKS bagi Mahasiswa Baru (MABA)

Dalam dunia perkuliahan, ada beberapa istilah yang seharusnya Anda ketahui terlebih dahulu. Itu karena pendidikan yang Anda tempuh dari SMA ke kampus akan sangat berbeda. Jadi, ada baiknya mempelajari berbagai pengetahuan seperti pada pengertian SKS dalam kuliah.

Mengenal Istilah Dalam Dunia Perkuliahan

Sebelum masuk dalam dunia perkuliahan, misalnya Anda sebagai calon mahasiswa baru ingin mengambil jurusan kesehatan masyarakat, selain melihat prospek kerja kesehatan masyarakat, ada baiknya Anda juga mengetahui beberapa istilah seperti SKS, IPK, dan juga IP. Hal tersebut sangat berkaitan dengan sistem penilaian yang ada di setiap perguruan tinggi. Tentu saja akan sangat berbeda dengan SMA.

  1. SKS

SKS merupakan kependekan dari satuan kredit semester, artinya beban studi di setiap mata kuliah yang Anda ambil. Biasanya SKS ini memiliki jumlah yang berlainan di tiap mata kuliah, seperti misalnya saja 2 sampai dengan 4 SKS. Setiap mata kuliah yang paling penting, SKS nya juga berat.

Intinya, semakin besar bobot SKS nya di suatu mata kuliah, maka bebannya juga makin berat seperti halnya saat skripsi. SKS juga dapat mempengaruhi durasi dari kegiatan belajar mengajar setiap minggunya. 1 SKS biasanya berarti 1 jam kelas / KBM. Meski begitu, kampus punya peraturan sendiri.

  1. IP dan IPK

Saat Anda telah menjadi salah satu bagian dari kampus / calon mahasiswa, istilah IP dan IPK akan semakin terdengar. IP merupakan singkatan dari indeks prestasi. Sedangkan untuk IPK adalah kependekan dari indeks prestasi kumulatif. Kedua poin tersebut memiliki sistem penilaian berbeda.

IP merupakan sistem penilaian yang kampus terapkan, serta hasil penjumlahannya berasal dari semua nilai mata kuliah yang telah Anda selesaikan selama 1 semester. Sedangkan IPK adalah hasil dari penggabungan nilai mahasiswa 1 semester hingga semester terakhir. Angkanya menunjukkan tingkat kesuksesan studi pelajar di kampus, besaran tertinggi ialah 4.

  1. KRS

Setelah itu masih ada istilah lain selain SKS, IP dan IPK. Istilah tersebut ialah KRS, merupakan kartu rencana studi yang berisikan tentang daftar mata kuliah beserta dengan SKS yang akan Anda ikuti selama semester yang akan datang. Tidak hanya itu saja, di KRS juga ada data lengkap mahasiswa.

Data lengkap tersebut berisikan seperti nama, nomor induk mahasiswa atau NIM, jurusan, angkatan ke berapa beserta dengan fakultasnya. Setiap menjelang semester yang baru, mahasiswa akan mengisi KRS untuk daftar mata kuliah sesuai dengan SKS berdasarkan IP. Tandanya mereka juga merupakan mahasiswa aktif dalam menjalani studi.

Menyiapkan dana untuk Masuk Ke Perguruan Tinggi

Pada umumnya, setiap calon mahasiswa akan dituntut untuk membayar UKT atau uang kuliah tunggal atau bahkan BOP (biaya operasional pendidikan). Sedangkan di PTS, Anda wajib membayar uang pangkal yang seringkali mencapai hingga puluhan juta rupiah serta biaya SKS. Tidak sedikit memang.

Biaya SKS tersebut merupakan sejumlah uang yang seharusnya Anda bayarkan, tentu saja sesuai dengan jumlah SKS yang Anda ambil di satu semester. Jadi, sebelum memasuki tahap ke jenjang yang lebih tinggi ada baiknya persiapkan tabungan sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas.

Jika Anda telah memutuskan untuk kuliah, tentu saja harus menyiapkan biaya yang tidak sedikit. Mengingat mata kuliah dengan pelajaran di SMA pastilah berbeda. Jadi, paling tidak siapkan dana sejak dini atau bahkan bisa mengikuti program beasiswa dari sekolah untuk siswa berprestasi.

Seperti itulah beberapa penjelasan secara singkat terkait pengertian SKS dalam kuliah. Semoga artikel di atas dapat membantu Anda dalam mempersiapkan kuliah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *