7 Rahasia Cara Mendapatkan IPK Tinggi (Bagi Mahasiswa yang Malas)

Cara Mendapatkan IPK Tinggi

Cara Mendapatkan IPK Tinggi – Anda mahasiswa yang malas? Pernah Anda mendapat IPK yang kurang minim? (tentu!) Atau IPK Anda hanya segitu-gitu saja? (pasti!). Barangkali Anda perlu membaca 7 rahasia di bawah ini.

Tilik terlebih dahulu Pengertian IPK ala ACADEMIC INDONESIA

7 rahasia cara mendapatkan ipk tinggi
world.new7wonders.com

Bagi yang sudah menjadi mahasiswa rajin, penulis sarankan untuk tidak membaca tulisan ini. Sebab, tulisan ini hanya spesial diperuntukkan bagi mahasiswa yang super malas. Bila Anda kadang malas, dan kadang rajin, penulis juga masih merekomendasikan untuk membaca tulisan ini.

Malas. Malas memang sehat, namun sebenarnya sikap malas adalah penyakit. Malas itu sendiri bisa diartikan sebagai kondisi manakala mahasiswa enggan melaksanakan aktivitasnya, terlambat, atau bahkan Ia sebenarnya mampu namun merasa tidak mampu.

Selain itu, malas juga merupakan salah satu bencana sosial. Apa maksudnya? Baca selengkapnya 6 Penyebab Rasa Malas

Penyebab malas itu sendiri bermacam-macam. Dari berbagai masalah, penulis mengambil satu faktor terpenting yang kiranya menjadi pokok problem. Kejenuhan. Ya, jenuh merupakan awal lahirnya sikap malas, baik jenuh belajar di dalam kelas maupun dari segi penyampaian materi, materi yang diajarkan dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan tulisan sederhana ini, penulis tak bermaksud untuk memberikan tips bagaimana MERUBAH malas menjadi rajin. Bukan pula untuk memaksa agar setiap mahasiswa menjadi rajin seketika.  No, No.

Nah, pertanyaannya, bagaimana caranya agar malas juga bisa menjadi kendaraan penting untuk memperoleh nilai IPK tinggi?

  1. Lawan Arus

    cara meningkatkan IPK
    marufonline.com

Keberhasilan karakter adalah kunci utama menuju tangga yang diimpikan. Karakter yang baik, akan menentukan masa depan yang baik. Begitu sebaliknya.

Akselerasi keilmuan itu benar adanya. Bila mahasiswa malas adalah alasannya, mengapa banyak orang di luar sana yang malas namun bisa melakukan yang terbaik sesuai bidangnya?

Sekali lagi, saya mendukung Anda untuk meneruskan kemalasan Anda. Ya, malaslah ketika Anda sedang ingin melakukan hal-hal yang buruk; mencontek, terlambat, bangun siang, tak mengerjakan makalah, susah move on, atau hal-hal buruk lainnya.

So, mulai sekarang jadikan malas teman akrab Anda. Malaslah kepada hal-hal yang merugikan Anda di masa depan.

  1. Ikuti Event Konferensi

    cara meningkatkan IPK tinggi
    udayavani.com

Salah satu trik jitu mengatasi malas bila Anda belajar di kelas adalah dengan mengikuti event-event di luar. Saat ini, baik instansi pemerintahan maupun lembaga swadaya masyarakat yang menyediakan beasiswa event-event berkualitas.

Event tersebut bisa berupa bedah buku, diskusi, pertukaran antar pelajar, camping, dialog antar agama, konferensi antar mahasiswa baik daerah, nasional maupun manca.

So, jangan habiskan masa S1 Anda hanya berada di dalam kelas. Bila demikian yang terjadi, bisa jadi Anda akan seperti katak di dalam tempurung, keluar-keluar Anda heran karena teori yang tak relevan lagi.

  1. Jangan Lupa Membawa Masalah ke Kelas

    masalah sebagai cara untuk meningkatkan IPK
    growmelbourne.org

Bukan gelas yang kosong lalu diisi dengan air, tumpah lalu berkurang dan berkurang lagi. Bukan itu. Tugas mulia dosen adalah mengisi air lalu menyediakan gelas baru yang lebih besar untuk diisi air lagi dari hasil gelas yang pertama. Begitulah kira-kira analoginya.

Salah satu kesiapan mahasiswa dalam menjemput ilmu adalah dengan mempersiapkan masalah untuk dijadikan bahan diskusi di kelas. Dengan diskusi, suasana kelas menjadi hidup, mahasiswa diajak berpikir begitu pula dosen.

Mulai sekarang, mahasiswa perlu menyukai masalah-masalah. Jangan khawatir dengan masalah Anda akan terlihat kurang cerdas. Justru sebaliknya, dengan masalah Anda bisa berkembang baik segi kedewasaan maupun cara mencari problem solving.

Perlu dicatat bahwa seringnya mengatasi masalah, mahasiswa akan senantiasa diajak berdialektika. Beruntunglah, sebab kedepannya Anda akan menjadi ahli yang menguasai masalah. Dengan pengidentifikasian masalah yang tepat, solusi pun tak akan meleset.

  1. Nongkrong

    nongkrong dan membicarakn mengenai keilmuan
    diditpharm.blogspot.com

Bila Anda benar-benar mahasiswa pemalas. Malas membaca buku atau malas lainnya, Anda perlu mencoba rahasia yang satu ini. Modal Anda hanya speak dan segelas kopi.

Lekat yang tak terpisah adalah hobi nongkrong. Entah di warung, angkringan atau kafe. Ada banyak baiknya bila hobi Anda tersebut dijadikan media belajar. Ya, mulai saja dengan membicarakan hal-hal yang bermanfaat.

Dari hasil pembicaraan tersebut, Anda bisa menuliskannya menjadi sebuah artikel atau karya tulis. Dengan demikian, Anda tak perlu berpikir keras, karena berpikir keras sendiri itu biasanya hanya menghasilkan kebuntuan.

  1. Ikuti Lomba-lomba

    Ikuti lomba untuk menaikkan skill dan daya tawar
    gofaztrack.com

Apa pentingnya bagi Anda mengikuti lomba? Lomba adalah sarana untuk mengetahui seberapa kemampuan Anda. Daripada Anda melakukan aktivitas yang kurang bermanfaat, lebih baik Anda mencoba lomba-lomba yang menjadi hobi Anda.

Jadikan setiap mengikuti lomba adalah sarana praktek Anda langsung di lapangan. Misal, bila Anda mengikuti lomba karya tulis. Pada sesi di mana Anda harus berpresentasi, Anda coba mencari ilmu-ilmu mengenai public speaking. Anda juga bisa meniru gaya-gaya presentasi para tokoh dunia.

Di moment itulah Anda bisa mempraktikkan semua. Abadikan dengan video lalu koreksilah apa yang belum tepat. Bila belum berhasil, coba lagi dan sempurnakan di ajang perlombaan berikutnya.

Bila Anda sudah terbiasa dengan perlombaan, ada saatnya Anda berhenti mengikuti semua itu. Sebab, bila profesi Anda seumur hidup adalah peserta lomba, kapan menjadi panitia atau penggagasnya?

  1. Menulislah di Media Massa

    menulis di koran dapat menaikkan IPK
    kompasiana.com

Mahasiswa tidak bisa menulis itu sama saja BOHONG. Apalah arti mahasiswa bila tidak bisa menulis.

Kiranya, menulis telah menjadi agenda penting setiap mahasiswa. Sebuah skill yang wajib dimiliki bagaimanapun kondisinya.

Dengan menulis, mahasiswa akan mempunyai pandangan ke depan bagaimana cara mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya. Melalui tulisanlah solusi berkembang dan menjadi penyegar di tengah kegersangan kerumitan.

Menulis di media massa sangat bermanfaat untuk Anda yang jenuh belajar di dalam kelas. Kini, Anda harus tampil ke public melalui media massa dan sampaikan segala gagasan-gagasan Anda.

Di zaman ini, Anda pun dipermudah dengan kehadiran media online yang senantiasa siap menjadi partner belajar Anda, kenang saja ACADEMIC INDONESIA.

Bila Anda berhasil tampil ke public dengan gagasan Anda sendiri, otomatis akan menambah daya tawar Anda dalam bersosial. Anda akan mempunyai nilai lebih dihadapan para dosen kelas Anda.

Maka menulislah, luapkan segala gagasan dan harapan Anda di atas kertas modern Anda. Tulislah, sauatu saat akan terwujud juga.

Awali belajar menulis Anda bersama ACADEMIC INDONESIA, Tuju ke Belajar Menulis Opini di Media Massa

  1. Wujudkan Sebuah Karya

    berani berkarya akan mendongkrak nilai IPK
    duckbrand.com

Setelah Anda mengikuti serangkaian di atas. Ada saatnya Anda memulai apa yang Anda inginkan bagi kehidupan ini. Anda bisa memulainya dari sekarang dan membangun sebuah harapan. Ya, jadilah enteprenur sesuai bidang Anda masing-masing.

Jangan lupa, libatkan dosen Anda sebagai pembimbing usaha Anda. Jalin hubungan yang baik agar kerjasama senantiasa ada. Penulis berpendapat, semakin tinggi IPK maka semakin tinggi pula gairah hidup yang dicita. So, tinggikan IPK, tinggikan karya.

Demikianlah tips mudah ini, semoga Anda menjadi mahasiswa yang berbeda dari segi kebaikannya.

Selanjutnya, Anda juga bisa menyimak bagaimana Cara Menghitung IPK.

Blogger Jogja Ambil Keilmuan Jurnalistik — Hobi Men-SEO-kan Konten — Tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta — Gabung dan Dapatkan Berbagai Info Kampus di Komunitas Academic Indonesia Whatsapps di 0812-8307-7972

3 thoughts on “7 Rahasia Cara Mendapatkan IPK Tinggi (Bagi Mahasiswa yang Malas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *