25 Contoh Feature berbagai Tema (Dilengkapi Panduan Cara Menulis Feature yang Baik)

Contoh Feature – Siapa bilang menulis itu sulit?

Tidak!

Menulis itu tidak sesulit apa yang kita bayangkan. Apalagi jika apa yang kita tulis dekat dengan kenyataan yang ada di sekitar kita. Menulis tidak harus menunggu ketukan inspirasi.

Baca juga bagaimana Contoh Opini serta cara menulisnya yang benar

contoh feature alam
wallpaperbetter.com

Apa yang ada di pikiran kita, tulis saja seadanya.  Karena terkadang, ide itu jika diharap-harapkan datang, ia justru tak mau muncul. Mulailah menulis dengan keadaan yang ada di depan mata.

Tulisanpun sebenarnya beragam, ada tulisan ilmiah, sastra, berita dan lain sebagainya. Dan feature salah satu tulisan yang ringan dan mudah untuk dipahami.

Lalu apa sih feature itu? Contoh feature yang baik itu bagaimana?

Pengertian Feature

Feature adalah tulisan kreatif yang berfungsi untuk menginformasikan suatu peristiwa, atau kehidupan seseorang yang dikemas dengan kalimat hiburan yang menarik. Feature merupakan tulisan yang cukup ringan untuk dibaca jika dibandingkan dengan artikel, opini ataupun essay pada umumnya.

Sifat dan Karakter Tulisan Feature:

  1. Kreatif dalam menciptakan ide
  2. Informatif dalam penulisan isi
  3. Menghibur dalam gaya penulisan bahasa
  4. Subyektif dalam penyampaian kata yang ditulis

Jenis-jenis Tulisan Feature:

  1. Feature berita
  2. Human interest
  3. Tips
  4. Biografi
  5. Sejarah
  6. Catatan unik atau catatan sebuah perjalanan

Jika kalian hobi menulis diary, pasti tidak asing dengan tulisan feature dengan jenis catatan perjalanan. Keduanya bisa masuk dalam ranah contoh feature.

Ingin tahu Pengertian Straight News? Lanjutkan baca!

Atau bagi kalian yang sedang mengagumi seseorang, disadari atau tidak, kalau kalian rajin menuliskan kesan pada orang yang dikagumi maka bisa saja kesan-kesan itu kita kemas dalam tulisan bentuk feature. Ya, contoh-contoh feature tak jauh dari kehidupan kita, Anda bisa mengambil contoh feature darii berbagai tema.

Teknik Menulis Contoh Feature yang Baik

Lalu bagaimana sih cara atau teknik menulis feature agar bisa menghasilkan contoh feature yang baik? Nah di bawah ini penulis akan membagikan trik rahasia menulis feature yang menarik. Tentu saja akan kami paparkan juga contoh feature singkatnya.

1. Trik menulis feature yang menarik adalah berpikir kreatif

Berpikir kreatif di sini tidak harus menjadi perhatian banyak orang. Tapi bagaimana kita mengemas kisah dengan cara yang unik.

2. Trik menulis feature yang menarik dengan alur yang lebih variatif

Alur yang maju lebih mudah ditebak oleh pembaca, buatlah alur yang maju mundur atau flashback. Ingat, feature bukanlah berita yang harus menggunakan prinsip pyramida terbalik.

3. Trik menulis feature yang menarik dengan mengangkat sisi-sisi humanis

Mengangkat sisi-sisi humanis dibutuhkan oleh si penulis feature untuk menarik empati dan simpati para pembacanya. Bagaimana pembaca merasa terinspirasi dari sosok yang kita tulis nanti.

4. Trik menulis feature yang menarik dengan penggambaran bahasa yang detail dan mendalam

Jika kalian ingin menulis feature dengan mengangkat peristiwa, tempat atau makanan yang unik, gambarlah peristiwa tersebut dengan bahasa yang detail dan mendalam. Karena jika tulisan itu berhasil membuat pembaca tertarik dan  penasaran, pembaca akan mencari tahu latar belakang tulisan yang kita anggap unik tersebut.

Jika kita sudah mengetahui trik menulis feature agar terlihat menarik, maka mulailah latihan menulis feature dengan memperhatikan teknik-teknik penulisannya. Teknik penulisan ini agar tulisan feature kita lebih menarik.

Struktur penulisan feature:

contoh feature
edtaylor.org

1. Judul

Judul tidak melulu harus mewakili apa yang tersirat seluruhnya dari isi feature kita yang terpenting memuat inti dari tulisan kita. Buatlah judul semenarik dan sebombastis mungkin

2. Paragraf pembuka (Lead)

Lead adalah paragraf pembuka sebelum masuk pada inti apa yang kita tuliskan di dalam feature. Buatlah paragraf  dengan bahasa yang sangat menarik perhatian pembaca.

Gunakan bahasa yang bisa menggugah emosi pembaca, membuat pembaca penasaran dan bertanya-tanya, mengungkapkan fakta yang sensasional atau sebagainya.

Biasanya jika paragraf pembuka kita sudah menraik, maka pembaca akan semakin tertarik dan penasaran dengan tulisan kita.

Nah, paragraf pembuka di sini dibagi menjadi tiga jenis. Simak contoh-contoh feature di bawah ini;

  • Contoh Feature Paragraf Pembuka Deskripsi

Paragraf pembuka deskripsi adalah paragfraf yang mendeksripsikan suatu tokoh ataupun menggambarkan suatu peristiwa yang terjadi.

Misalnya: Lelaki yang duduk terpekur itu berusia empat puluhan, dengan kacamata melekat di wajahnya, masih menerawang atap-atap rumah yang kian lapuk dengan tatapan kosong.

  • Contoh Feature Paragraf Pembuka Kutipan

Paragraf pembuka kutipan bisa diawali dengan  mengutip dari ucapan-ucapan tokoh terkenal. Gunakanlah kalimat kutipan yang menggugah emosi.

Misalnya: “Lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan!”, kutipan Soe Hok Gie masih mengakar hebat di dalam jiwa Farid Aminullah. Tak ingin ia menjadi sosok pemimpin yang hipokrit.

  • Contoh Feature Paragraf Pembukaan dengan Pertanyaan

Paragraf pembukaan dengan melemparkan kalimat pertanyaan seolah ingin menyapa pembaca dengan melibatkannya untuk menjawab.

Misalnya: Pekerjaan petani selalu lebih diidentikkan dengan sosok laki-laki. Benarkah demikian? Padahal banyak perempuan yang berjuang di bidang pangan. Sumiatun salah satunya.

3. Badan Tulisan atau Isi

Jika sudah masuk ke inti tulisan, kita harus menuliskan alur yan sistemastis, jangan berbelit-belit! Usahakan tulisan kita bukan hanya berisi informasi belaka, tapi juga diselingi deskripsi suasana, karakter sosok yang kita sampaikan atau hal-hal ringan lainnya.

4. Penutup

Penutup adalah paragraf yang memberi kesan terakhir maupun kesimpulan dari apa yang kita tulis. Sebagus apapun judul atau tulisan kita, jika kita tidak bisa menutup tulisan kita dengan semenarik mungkin, maka akan terasa hambar di belakangnya.

Ada beberapa jenis penutup:

  • Contoh Feature Penutup Penyentak

Penutup penyetak memberikan kesan mengejutkan di akhir tulisan.

Misalnya: Feature yang kita tulis menceritakan tentang perjuangan seorang anak yang mencari ayahnya yang telah lama menghilang, dan ternyata perjuangan ia mencari ayahnya sia-sia karena ayahnya telah lama meninggal dunia.

  • Contoh Feature Penutup Klimaks

Penutup klimaks digunakan jika alur yang kita tuliskan adalah meggunakan alur sebab akibat atau kronologis. Jadi isi tulisan kita sudah dapat ditebak di akhir kalimat.

Misalnya: Hingga akhirnya mereka hidup bahagia dengan saling menghargai dan tidak ada lagi caci di ke duanya

  • Contoh Feature Penutup Menggantung

Penutup mengggantung sangat disarankan untuk membuat pembaca semakin penasaran. Penutup ini bisa digunakan untuk hal-hal yang sifatnya belum selesai.

Sebagai contoh: Ya, Tumini adalah salah satu dari sekian sosok perempuan yang gigih dalam melawan budaya patriarki yang masih membumi. Namun, apakah perjuangan Tumini ini mampu membawa transformasi?

Kalau tadi mengenai trik rahasia dalam teknik  menulis feature agar lebih menarik, lalu bagaimana cara untuk mencari bahan-bahan untuk dijadikan sumber tulisan? Jangan khawatir, agar tulisan kita lebih hidup dan bervariasi, kita bisa mencari bahan dengan berbagai sumber.

Sumber yang kita cari bisa dengan mewawancrai narasumber utama atau narasumber tambahan seperti keluarga, tetangga atau teman dekatnya. Bisa juga denga menggunakan dokumentasi gambar, ataupun tambahan karya-karyanya untuk menguatkan sosok yang kita tuliskan. Bisa juga kita tuliskan suasana lingkungan, kondisi sosial ataupun situasi masyarakat sekitar di lingkungan narasumber.

Jadi bagaimana? Tidak sulit bukan menulis feature? Hal yang terpenting adalah kumpulkan niat sebanyak mungkin, dan jangan pernah berpikir bahwa kemampuan menulis adalah sebuah bakat. Karena pada hakikatnya bakat bisa diciptakan jika kita mempunyai keinginan yang kuat.

Selamat mencoba!

Saya, manusia dengan mimpi sejuta karya

5 thoughts on “25 Contoh Feature berbagai Tema (Dilengkapi Panduan Cara Menulis Feature yang Baik)

  1. Jenis tulisan feature ini merupakan jenis tulisan yang asyik buat diterapkan di mana saja. Dulu pertama kali saya belajar menulis feature dari dosen saya dengan judul bukunya “Menulis Feature” dan “Jurnalisme Sastra”> Salam kenal mba… 🙂 Trims, tulisan ini mengingatkan kembali.

  2. menulis feature tetap membutuhkan bahan berupa fakta.. fakta ini bisa diambil dari berita yang ada di media entah cetak maupun online.. nah, menjadi pertanyaan adalah bagaimana menjalin isi berita yang satu dengan yang lain menjadi satu feature yang menarik di baca..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *