10 Tempat Wisata di Nias

15 Dilihat

Nias adalah salah satu kabupaten yang berada di Sumatera Utara. Pulau Nias dibagi menjadi 4, yakni Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, dan Kabupaten Nias Barat. Tempat wisata di Nias merupakan tempat liburan impian banyak orang.

Selain tempat wisata di Asahan,  tempat ini menyimpan banyak kesenian dan kebudayaan yang masih sangat terjaga.

Bukan hanya itu, bahkan Nias juga menyimpan berjuta-juta keindahan alam yang wajib dilestarikan oleh semua orang.

Daftar Tempat Wisata di Nias

Bahkan, beberapa tempat wisata di Nias diberi nama sebagai surga tersembunyi di Sumatera Utara. Ingin tahu daftar 10 tempat wisata di Nias ini? Tonton videonya sampai habis ya!

1.      Pantai Sorake

Pantai Sorake terletak di Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Objek wisata ini telah menjadi favorit jujugan para pengunjung yang ingin berlibur.

Seperti tempat wisata di Sabang, di sini, wisatawan bisa melihat ombak dengan ketinggian mencapai 30 meter berlomba-lomba untuk mencapai daratan. Berkat ombaknya, Pantai Sorake dijuluki sebagai spot berselancar  yang terbaik kedua di dunia setelah Hawaii.

Tempat ini juga menjadi Pantai yang seringkali dijadikan sebagai latihan oleh para penggemar surfing dari seluruh dunia.

Bukan hanya pemandangan ombaknya saja, tapi suasana asri di Pantai Sorake ini juga tak kalah cantiknya, dijamin kamu akan dimanjakan dengan keindahan alamnya.

2.      Pulau Asu

Pulau Asu sering dipanggil dengan sebutan “The Paradise on Earth” yang artinya “Surga bumi”. Penamaannya tentu karena diprakarsai oleh cantiknya panorama di sekelilingnya.

Berada di Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara menjadikannya sebagai destinasi wisata terindah yang berada di Pulau Nias.

Nuansa tentram dengan semilir angin yang membawa bau lautan akan menyambut para wisatawan yang mengunjunginya.

Di sepanjang garis pantai, pasir putih nan lembut akan menyentuh kaki para wisatawan. Seringkali, pinggiran pantai menjadi spot terbaik untuk bermain pasir atau melakukan olahraga voli.

Fasilitas di Pulau ini cukup memadai untuk memberikan keleluasaan kepada pengunjung agar menikmati liburan mereka, seperti lahan parkir, warung, pondokan, toilet umum, hingga penginapan.

Untuk bisa mengaksesnya, sobat bisa melewati jalur laut menggunakan kapal ke Pulau Asu. Tempat wisata di Nias ini buka setiap hari selama 24 jam, disini wisatawan hanya perlu membayar biaya kapal saja.

3.      Air Terjun Humogo

Air Terjun Humogo adalah objek wisata air terjun yang berada di Desa Fadoro, Gunung Sitoli. Tempat ini berada di ketinggian 440 mdpl dan dikelilingi oleh padatnya hutan kelapa yang membuat suasananya lebih sejuk.

Air terjun ini memiliki luas sekitar 3 hektar dan kerap kali didatangi oleh pelancong dari luar negeri karena keindahan sekitarnya yang menawan.

Bagi pengunjung yang ingin rekreasi ke air terjun ini, tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun karena gratis. Sedangkan jam operasinya yakni mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

4.      Pantai Pasir Merah

Pantai Pasir Merah dengan legenda yang terkenal di baliknya. Konon, warna merah dari pasir pantai ini berasal dari ular Haria, yakni naga versi masyarakat nias yang berhasil dibunuh oleh Satria Laowomaru di Goa Ular.

Terletak di Desa Ombolata, Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara. Kepopuleran pantai ini bahkan sudah terdengar hingga ke telinga orang-orang luar dengan sebutan “The Hidden Paradise” atau “Surga Tersembunyi”.

Nuansanya yang khas akan membantu merelaksasikan pikiran dari perkotaan. Sesampainya disini, pengunjung akan disuguhkan dengan panorama indah pantai yang berada 80 km dari Kota Gunungsitoli.

Selain itu, wisatawan dapat mengambil banyak foto di spot-spot instagramable dengan latar belakang yang menawan, dijamin feed sobat akan lebih estetik nantinya.

5.      Air Terjun Mondrowe

Air Terjun Mondrowe memiliki bukit tinggi yang penuh dengan batu karang menghiasi pinggirannya. Wisata air terjun ini merupakan air terjun tertinggi dan paling indah di Nias, yakni sekitar 18 meter.

Di kaki air terjun, terdapat danau yang sejuk dengan bongkahan-bongkahan kayu besar yang menghiasinya.

Berlokasi di Desa Mondrowe, Kecamatan Sidua Ori, Kabupaten Nias Selatan. Lokasinya cukup mudah dijangkau jika sobat berjalan dari Kota Gunungsitoli. Jarak tempuhnya hanya berkisar 2 jam saja.

Ketika mendekati lokasi, pengunjung harus menaiki anak tangga setinggi 10 meter dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Cukup ngeri tetapi pemandangannya menakjubkan.

Untuk menikmati kecantikannya, sebaiknya sobat mengunjungi air terjun ini saat musim hujan agar debit air yang jatuh lebih besar dan deras.

6.      Pantai Turedawola

Pantai Turedawola dengan ombaknya yang besar siap memberikan tantangan menegangkan bagi para peselancar. Letaknya berada di Desa Afulu, Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara.

Pengunjung bisa berselancar dengan ketinggian ombak hingga 5 meter dengan jarak sampai 200 meter. Deburan ombak inilah yang mampu memikat para surfer kelas dunia untuk datang menikmatinya.

Selain itu, terdapat cukup banyak fasilitas yang berguna untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, seperti toilet, jaringan telepon, warung makan, dan masih banyak lagi.

7.      Pantai Lagundri

Masih dengan wisata berselancar di pantai, Kepulauan Nias tak habis-habisnya menyediakan banyak keindahan alam pantainya.  Salah satunya adalah Pantai Lagundri.

Tepatnya berada di Desa Botohilitano, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Destinasi bahari ini menjadi salah satu pantai terbaik yang sudah sangat mendunia.

Menawarkan ombak dengan tingkat arus menantang di area lepas pantai pasir putih membuat pantai ini dijuluki sebagai spot surfing terbaik di Kepulauan Nias bahkan sudah banyak menerima wisatawan dari berbagai belahan Negara.

Untuk tiketnya, dibandrol dengan harga Rp10.000 sedangkan biaya selancar sebesar Rp150.000. Sedangkan jam bukanya dari pukul 08.20 hingga 18.20.

8.      Desa Bawomataluo

Desa Bawomataluo yang dikenal dengan karya megalitik dari Suku Nias dan terkenal karena wisata budayanya. Bahkan, sudah diresmikan sebagai warisan budaya dari Indonesia dalam World Heritage UNESCO sejak 2009.

Tempat wisata di Nias

Di desa ini, semua bangunan masih terlihat tradisional dengan nilai budaya yang sangat kental. Terletak di ketinggian 270 meter dari permukaan laut di Kecamatan Fanayama, Teluk dalam, Kabupaten Nias Selatan.

Penempatan desa ini sendiri berawal dari masyarakat yang ingin melindungi diri dari musuh pada masa penjajahan.

Disini, pengunjung bisa melihat berbagai jenis pertunjukan mulai dari “Hombo Batu” atau lompat batu. Lalu, ada juga Tari Fataele atau tari perang sebagai tarian untuk menyambut tamu kehormatan yang berkunjung ke desa ini.

9.      Museum Pusaka Nias

Museum Pusaka Nias menjadi wadah untuk melestarikan nilai-nilai budaya Nias. Wisatawan bisa menemukan berbagai koleksi benda-benda seperti seni, budaya, dan benda lain yang banyak mengandung nilai sejarah bagi masyarakat Nias.

Museum ini bertujuan agar pengunjung dapat dengan mudah menelusuri kehidupan yang terjadi di masa lampau, berkaitan dengan kebiasaan dan tujuan hidup masyarakat Nias “Ono Niha”.

Ada rumah adat dengan berbagai gaya, flora untuk obat tradisional yang digunakan pada waktu itu, dan fauna. Di tempat wisata di Nias ini juga ada sebuah perpustakaan dan audio visual.

Semuanya bertujuan untuk memfasilitasi tumbuhnya kecintaan terhadap kebudayaan suku Nias kepada masyarakat.

10.  Situs Megalitik Tetegewo

Terletak di Desa Tetegewo. Spot bersejarah ini terdiri dari berbagai bentuk batuan dengan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang bundar, menyerupai tugu, hingga berbentuk persegi.

Batu yang menyerupai tugu atau disebut dengan Batu Behu sendiri menandakan bahwa pernah ada sebuah pesta besar-besaran di kawasan ini yang diyakini oleh masyarakat sekitar.

Tempat wisata di Nias ini menyediakan banyak sejarah yang bisa dipelajari oleh para pengunjungnya dan membantu dalam menjaga kelestarian tempat tersebut agar terus terjaga dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *