Pengalaman Alifa Kuliah di Mesir Universitas Al Azhar

Pengalaman Alifa Kuliah di Mesir Universitas Al Azhar

Pengalaman Alifa Kuliah di Mesir

Sebagai salah satu universitas terbaik di Mesir sekaligus di dunia, nama Al-Azhar barang kali sudah tidak asing lagi di telinga kita. Dimulai dari sejarah berdirinya sampai sumbangsihnya dalam membangun peradaban Islam di dunia, menjadikan Al-Azhar memiliki kridibelitas tersendiri. Banyak dari alumni  yang kuliah di Mesir Al-Azhar menjadi pionir dan mengukir sejarah pembangunan. Baik dalam bidang agama, maupun politik.

Di Indonesia sendiri kita banyak mendengar nama Al-Azhar melalui tokoh-tokoh nasional yang sering muncul di layar kaca. Di antara tokoh-tokoh tersebut ada yang aktif dalam bidang politik di antaranya adalah Tuan Guru Bajang. Adalagi yang aktif dalam bidang dakwah seperti Ust. Abdus Shomad.

Sedangkan dalam bidang sosial dan akademik kita mengenal Habib Prof. Quraisyihab, KH Musthofa Bisri. Bahkan ada juga yang sampai menjadi presiden kita yaitu KH. Abdur Rahman Wahid atau yang sering kita panggil dengan sebutan Gusdur. Masih banyak lagi jebolan universitar ini yang kiprahnya diakui bangsa bahkan dunia.

Semua tokoh ini merupakan alumni Al-Azhar yang pernah kuliah di Mesir dan senantiasa mengabdi untuk menyebarkan manhaj Azhari di bidangnya masing-masing. Kuliah di Azhar memang cenderung gampang-gampang susah. Karena harus melalui banyak tes dan persyaratan yang lumayan banyak. Tapi tidak usah hawatir, Al-Azhar selalu membuka peluang seluas-luasnya untuk pelajar asing yang ingin belajar di sana.

Sejarah Universitas Al-Azhar

Kuliah di Mesir 2019

Al-Azhar dibangun pada tahun 932 oleh khalifah bani fatimiyyah yang saat itu menguasai Kairo. Kekhalifahan ini termasuk kekhalifahan yang cukup lama bertahan. Khalifah Fatimiyyah memerintah kurang lebih 400 tahun lamanya. Maka tidak heran jika peninggalannya dianggap bersejarah dan memiliki nilai yang sangat penting.

Pada Awalnya Azhar merupakan wadah untuk menyebarkan paham syiah yang kebetulan dianut oleh bani fatimiyyah. Sehingga pola ajar yang diberikan saat itu bukanlah pola ajar terstruktuf dan administratif seperti sekarang. Melainkan sistem doktrinisasi melalui talaqqi (yaitu sistem mendengarkan dan menyimak apa yang disampaikan oleh pengajar). Hal ini ditujukan agar perkembangan paham mereka lebih cepat menyebar dan diterima.

Taukah kalian kalau ternyata Al-Azhar sebenarnya adalah Masjid (Jami) bukan tempat perkuliahan (Jamiah)? Dahulu kala masjid digunakan tidak hanya untuk beribadah saja melainkan juga untuk menjadi pusat pembelajaran ilmu-ilmu Islam. Sehingga banyak digelar pertemuan-pertemuan akademik untuk mengkaji berbagai Ilmu. Adapun Ilmu yang dikaji lebih condong kepada Ilmu-ilmu agama. atau kitab-kitab klasik karya ulama-ulama Timur Tengah.

Seperti ilmu manthiq dengan kitab Sulamul munauraq, Ilmu Ushul Fiqh dengan kitab Al-Waraqat, Ghayatul Wushul, Ilmu tasir, Tafsir dan masih banyak lagi. Pelajaran-pelajaran ini diajarkan oleh ulama-ulama sepuh Al-Azhar yang kiprahnya tidak perlu diragukan lagi. Dan digelar di ruangan-ruangan dalam masjid yang disebut sebagai Ruwaq Azhar.

Seiring perkembangan masa, banyak perubahan-perubahan yang dilakukan. Akhirnya Al-Azhar membuka kelas-kelas resmi sebagai sebuah institusi pendidikan. Materi pelajaran yang diajarkannya pun juga tidak lagi hanya seputar ilmu-ilmu agama, melainkan juga tentang sains, ekonami, kedoteran dan ilmu-ilmu umum lainnya.

Kiranya dengan diubahnya Al-Azhar dari lembaga pendidikan yang tidak resmi menjadi lembaga pendidikan yang terstruktur dan resmi menjadikan banyak masyarakat berbondong-bondong masuk dan belajar di sana. Nilai plusnya adalah Al-Azhar semakin mencakup banyak pengetahuan, diterima banyak kalangan, dan kiranya mampu bersaing dalam membangun peradaban dunia.

Jangan dikira mahasiswa Al-Azhar identik dengan gamis, baju kurung, dan cadar ya. Mahasiswanya sangat beragam. Yang laki-laki tidak hanya diperbolehkan memakai baju gamis atau jubah saja, melainkan juga diperbolehkan memakai celana jeans dan kemeja biasa. Sedangkan yang perempuan juga tidak hanya memakai gamis dan cadar, tetapi juga diperbolehkan menggunakan rok dan blus, bahkan celana dan kaos panjang.

Realita ini mungkin berbanding lurus jika kita melihat mahasiswa-mahasiswa di universitas-universitas lain di Timur tengah. Seperti Sudan misalnya, yang mana mahasiswanya diwajibkan menggunakan gamis lebar, atau di Yaman yang mahasiswanya diwajibkan memakai cadar. Sedangkan di Tunisia justru kebalikannya, banyak yang tidak memakai jilbab. Jadi tidak heran jika Azhar semakin kesini dianggap sebagai kiblat moderatisme dunia.

Ideologi moderat ini nyatanya tidak hanya tercermin dari gaya busana saja. Jika teman-teman berkesempatan menggali lebih dalam kultur budaya yang berkembang di Azhar, maka kalian akan menemukan bahwa moderatisme dalam Azhar sudah ditanamkan sejak zaman pembaharuan oleh Mohammad Abduh. Hal ini ditandai dengan dibukanya kelas-kelas agar lebih banyak menampung mahasiswa baik laki-laki maupun perempuan. Dan merubah ideologi syiah yang terbawa oleh bani Fatimiyyah menjadi Sunni Ahlus sunnah waljamaah.

Peran Al-Azhar sebagai universitas dan masjid untuk menimba ilmu menjadikan Azhar selalu menyeimbangkan pembelajaran yang diberikan. Bukan hanya sebagai pusat pembelajaran Ilmu-ilmu agama, Azhar juga menjadi rujukan mahasiswa asing dari seluruh dunia untuk mengkaji dan mendalami ilmu-ilmu kedokteran, salah satunya adalah penjurusan spesialis gigi. Banyak sekali mahasiswa asing terutama dari asia yang mengambil kuliah kedokteran gigi di Azhar. Alasannya selain biaya administrasinya yang lebih murah, pendalaman yang diberikan juga lebih maksimal.

Satu hal yang sangat penting, bahwa universitas Al-Azhar tidak pernah memungut biaya semester bagi mahasiswanya yang mempelajari ilmu-ilmu agama. Mahasiswa hanya perlu membayar uang administrasi pertahun yang cukup murah sekitar 200 ribu rupiah saja. Dan selebihnya uang dialokasikan untuk membeli buku pelajaran. Untuk biaya hidup di Mesir juga tidak terlalu mahal.

Kira-kita mahasiswa hanya cukup mengantongi uang satu juta rupiah saja per bulan untuk membayar sewa rumah plus makan selama sebulan. Lebih-lebih jika para mahasiwa ini mendapatkan tunjangan hidup dari kampus atau luar kampus. Bisa-bisa bukan hanya tidak usah minta kiriman dari rumah, tapi juga bisa nabung untuk biaya hidup masa depan.

Beasisiwa atau tunjangan hidup ini banyak sekali diberikan oleh lembaga resmi baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satunya adalah tunjangan dari kampus sendiri berupa uang tunai dan tempat tinggal. Bahkan mahasiswa yang beruntung mendapatkan beasiswa ini akan mendapatkan keringangan atau diskon saat membayar administrasi tahunan kampus dan saat membeli buku.

Para pelajar pun juga tidak perlu khawatir lagi soal biaya makan dan minum, asrama yang dimiliki sudah memfasilitasi sarapan dan makan malam lengkap dengan camilan dan susu. Sedangkan uang tunjangannya sekitar 500 rb bagi yang tinggal di asrama dan 700 rb bagi yang tinggal di luar asrama.

Selain tujangan yang diberikan kampus, para mahasiswa kerap kali mendapatkan beasiswa dari luar Mesir. Tunjangan ini diberikan oleh negara Kwait melalui lembaga badan pengelola zakat (Beit az-Zakat). Biasanya para mahasiswa sangat antusias belajar demi mendapatkan tunjangan satu ini, kenapa? Karena selain nilai tunjangan yang lumayan besar yaitu 20 dinar perbulan, prosesnya pun juga sangat cepat. Jadi kalo sudah berhasil, biasanya tidak sampai satu bulan uang sudah cair. Maklum, kantong mahasiswa kadang selalu kritis.

Untuk tunjangan satu ini para mahasiwa harus berusaha sedikit lebih keras. Karena syarat diterimanya kita harus memiliki nilai paling tidak Baik Sekali (jayyid jiddan) atu luar biasa (mumtaz). Kita juga harus konsisten menjaga prestasi jika tidak mau biaya hidup kita terputus. Tidak heran jika beberapa mahasiswa sampai mengadakan syukuran karena sudah resmi menjadi penerima beasiswa BZ ini.

Dan masih banyak lagi tunjangan-tunjangan yang bisa di dapat oleh mahasiswa baik dari personal guru atau masyayikh, ataupun dari lembaga resmi di luar Azhar. Yang terpenting untuk masalah tunjangan hidup masyarakat mesir dikenal sebagai masyarakat yang sangat dermawan kepada para penuntut ilmu. Sehingga untuk soal biaya hidup mahasiswa Mesir tidak perlu hawatir lagi.

3 Fakta Unik Universitas Al-AzharPengalaman Kuliah di Mesir

Selain menjadi salah satu universitas tertua di dunia, Al-Azhar juga dikenal dengan motode belajar mengajarnya yang berbeda dari yang lain. Lalu apa saja keunikan yang dimilikinya? Mari kita simak bersama-sama.

1. Al-Azhar Tidak Pernah Menerapkan Absensi

Kuliah di Mesir Al Azhar

Bagi seorang mahasiswa masuk kuliah dan mengikuti pelajaran barang kali adalah hal yang wajib. Karena akan sangat mempengaruhi nilai mata kuliah itu sendiri. Hal ini ternyata tidak berlaku untuk Azhar. Para mahasiswanya bisa dengan bebas mengikuti atau tidak mengikuti mata kuliah setiap harinya.

Entah apa sebenarnya motif dan tujuan kebijakan ini, yang pasti dengan begitu Azhar telah mengajarkan kepada para mahasiswanya untuk tidak pernah tanggung-tanggung dalam menuntut Ilmu. Alias dalam bahasa klisenya, para mahasiswanya diajarkan ikhlas. Artinya jika mau masuk ya masuk saja, tidak karena apapun, melainkan karena kesadaran bahwa kewajiban kita sebagai pelajar adalah belajar itu sendiri.

Walaupun demikian, Azhar tidak bisa dianggap enteng. Walaupun Absensi tidak diperlakukan, akan tetapi saat masa ujian datang para mahasiswa diwajibkan paham dan hafal apa yang sudah dipelajari. Dan itu tidak tanggung-tanggung, satu mapel saja bisa sampai dua buku yang masing-masing bukunya terdiri dari ratusan halaman.

Jadi bagi para mahasiswa yang tidak pernah masuk dan mengikuti mata kuliah, tidak masalah asalkan dia mampu memahami betul dan menghafal apa yang disampaikan oleh dosen baik yang tertulis dalam buku ataupun catatan dosen itu sendiri. Karena terkadang dosen tidak hanya terpacu pada buku pelajaran saja, melainkan mengeksplorasi berdasarkan ilmu dan pengalaman yang dimilikinya. Dan itu semua selalu diujikan.

Sampai-sampai ada ungkapan, bahwa Al-Azhar merupakan universtas tertua di dunia, tapi juga bisa menjadikan para mahasiswanya tidak lulus-lulus sampai menua. Walaupun hanya sebagai candaan, realitanya masih banyak mahasiswa Al-Azhar yang melampau batas umur wajar. Alias sudah sangat dewasa untuk ukuran pelajar setarta satu. Entah apa yang menyebabkan, tapi dipercaya bahwa kuliah di Al-azhar juga banyak dipengaruhi oleh faktor hoki atau barakah. Siap-siap mengadu nasib saja untuk kuliah di sana.

2. Tidak Menggunakan Periode Semester

Kuliah di Mesir Ilmu Hadits dan Al Quran

Kuliah di Al-Azhar tidak menggunakan sistem semester seperti perkuliahan-perkuliahan biasanya. Mereka menerapkan sistem termin. Dalam satu tahun para mahasiswa akan menjalani dua masa pembelajaran yaitu termin satu dan termin dua. Dalam masing-masing termin ini akan diajarkan mata perkuliahan yang berbeda-beda. Hitunglah jika dalam satu tahun ada 17 mata kuliah, maka masing-masing termin mahasiswa akan mengikuti kuliah 7-10 mata pelajaran. Namun biasanya mahasiswa akan lebih banyak mendapat mata kuliah di termin dua.

Mungkin sekilas nampak sama dengan sistem semester yang diterapkan oleh kebanyakan universitas. Akan tetapi dalam sistem termin  kita tidak akan bisa melihat hasil ujian kita lulus atau tidaknya di masing-masing periode setengah tahun. Seperti yang sering kita jumpai pada sistem semester. Jika satu semester ini tidak lulus, maka tidak bisa melanjutkan ke periode setangah tahun berikutnya. Alias mengulang semester sebelumnya.

Untuk di Azhar kita hanya bisa melihat nilai atau hasil ujian saat akhir tahun. Yaitu saat nilai sudah dikumpulkan dan diakumulasikan. Maka bagi mahasiswa yang tidak lulus lebih dari dua mata kuliah dia harus menunggu satu tahun lagi untuk mengikuti ujian ulang. Sangat diperlukan banyak kesabaran.

Namun akhir-akhir ini Azhar banyak menerapkan kebijakan baru untuk menjadikan para mahasiswanya lebih disiplin lagi. Mulai dari kebijakan DO bagi yang tidak lulus dua kali berturut-turut sampai cara berpakaian yang harus casual dan sopan saat mengikuti ujian. Yaitu memakai kemeja dan celana panjang bagi laki-laki. Untuk perempuan sampai sekarang belum ada kebijakan baru yang secara signifikan diterapkan kecuali pola ajar dan mata kuliah yang semakin moderat.

3. Satu Kelas Bisa Diisi Ratusan Mahasiswa

Kuliah di MesirJika kalian termasuk calon-calon mahasiswa baru yang tertarik untuk kuliah di Al-Azhar, kaliah harus siap-siap dikagetkan dengan kondisi kelas yang penuh dan riuh sesaat sebelum dosen datang. Ramenya ini tidak tanggung-tanggung, kebayangkan jika ada 300 mahasiswa berkumpul jadi satu ruangan dan tidak ada kordinasi. Apalagi kalo cewek pasti lebih banyak lagi yang diobrolin.

Ini adalah fakta yang terbilang unik. Jika kita baca sejarahnya lagi, bahwa salah satu tujuan diubahnya Al-Azhar jadoel menjadi Azhar yang kompetitif adalah agar bisa diterima dan merangkul banyak kalangan. Ya, itu memang terwujud bahkan mahasiswanya sampai sekarang terhitung mencapai ratusan ribu. Terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, ideologi, dan budaya yang berbeda-beda.

Untuk penjurusan sendiri, banyak mahasiswa yang lebih memilih untuk mendalami agama katimbang ilmu-ilmu umum. Hal ini bisa dilihat dari kuantitas mahasiswa yang berbanding 60:40 yang mempelajari ilmu agama dan umum. Barang kali selain karena faktor ekonomi, yang mana Azhar menggratiskan biaya kuliah jurusan ilmu syariat dan agama. Tetapi juga karena ketertarikan mahasiswanya untuk menggali lebih dalam peninggalan sejarah kemajuan peradaban bangsa Arab melalui buku-buku yang diajarkan.

Al-Azhar sendiri memiliki jurusan ilmu-ilmu agama yang banyak digandrungi oleh sebagian besar mahasiwa asing. Jurusan ini dibagi menjadi beberapa fakultas. Di antaranya fakultas Dirasah Islamiyah, Ushuluddin, dan Syariah Islamiyah. Untuk Usuluddin sendiri dibagi lagi menjadi beberapa penjurusan di antaranya adalah Tafsir dan ilmu-ilmu Al-Quran, Hadist, Aqidah dan Falsafah.

Sedangkan untuk jurusan ilmu-ilmu umum dan sains Azhar memiliki banyak sekali jurusan yang juga digemari oleh sebagian mahasiswa asing. Diantaranya adalah kedokteran gigi, psikologi, apoteker, dan arsitektur. Dan masih banyak lagi fakultas-fakultas yang tidak bisa saya sebutkan semuanya. Pada intinya Al-Azhar sampai sekarang selalu memegang teguh moderatisme dan ideologi sunninya. Hal ini selalu nampak dalam kultur budaya serta metode belajar mengajar yang diterapkan di sana.

Untuk kampus Al-Azhar sendiri tidak hanya berada di Kairo. Sampai sekarang Al-Azhar sudah memiliki puluhan cabang yang tersebar di seleruh negeri. Dari pedesaan sampai perkotaan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kesini Al-Azhar semakin digandrungi dan diakui oleh masyarakat lokal maupun internasioanal.

Demikian beberapa fakta dan sejarah Al-Azhar yang barang kali bisa dijadikan referensi bagi kalian yang hendak melanjutkan studi ke sana.

 

Alifa Majmuah

Kuliah di Unniversitas Al Azhar Mesir

Jurusan Ilmu Hadits dan Ilmu Quran

7 Fakta Menarik Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Jogja

7 Fakta Menarik Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Jogja

Universitas Nahdlatul Ulama UNU Jogja

Negara yang mayoritas masyarakatnya penganut agama Islam seperti Indonesia, sudah sewajarnya memiliki banyak Perguruan Tinggi Islam. Mulai dari Perguruan Tinggi Swasta, hingga Perguruan Tinggi Negeri. Semuanya tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia.

Perguruan Tinggi Islam khususnya Perguruan Tinggi Islam Swasta yang ada di Indonesia, kita tahu di antaranya yang menyelenggarakan adalah organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah. Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan telah banyak mendirikan Perguruan Tinggi hingga level Universitas. Universitas Muhammadiyah ada hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia.

Selain Muhammadiyah, organisasi kemasyarakatan yang juga terdapat di Indonesia, yaitu Nahdlatul Ulama atau biasa disingkat dengan NU, juga merintis perguruan tinggi-perguruan tinggi sebagai upaya pengembangan pendidikan. Pengembangan pendidikan yang dimaksud di sini tentu pengembangan pendidikan hingga ke level perguruan tinggi atau Universitas.

Sama halnya denngan Muhammadiyah, perguruan tinggi yang dirintis oleh Nahdlatul Ulama juga tersebar di kota-kota besar, dan daerah basis Nahdlatul Ulama seperti di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Belakangan ini, tepatnya pada tahun 2017 Nahdlatul Ulama melalui Pengurus Wilayah NU Yogyakarta baru saja mendirikan Universitas yang diberi nama Universitas Nahdlatul Ulama atau disingkat UNU, yang akan dibahas pada tulisan ini.

Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki jamaah sebanyak 40% dari total umat Islam di Indonesia. Mengenal NU, berarti sekaligus mengetahui akar NU sebagai organisasi kemasyarakatan yang tidak bisa dilepaskan dari akar tradisi pesantren. Akar budaya dan tradisi pesantren kini dinilai sudah sangat kuat yang dapat menjamin kelangsungan pembentukan watak disiplin, kerja keras, sikap saling percaya dan menghargai.

Pembentukan watak-watak tersebut, salah satunya juga perlu terus didorong dengan upaya-upaya pengembangan pendidikan. Ikhtiar pengembangan pendidikan tersebut dibuktikan NU dengan mendirikan Perguruan Tinggi, salah satunya Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Melalui ikhtiar-ikhtiar pengmebangan pendidikan seperti halnya mendirikan kampus UNU, berarti NU juga terus mengupayakan untuk memajukan peradaban Indonesia.

Mengapa NU dipandang mampu menyelenggarakan perguruan tinggi? Jawaban atas pertanyaan ini dapat merujuk kepada pernyataan Zamakhsyari Dhofier, dalam bukunya “TRADISI PESANTREN: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia”.

Di dalam buku tersebut dijelaskan, bahwa pada periode sekarang tradisi pesantren sudah memiliki pemikir-pemikir yang cakap yang menguasai berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mampu membimbing serta mengawal arah proses perubahan kemana pendidikan pesantren harus berkembang. Ketajaman pemikiran mereka telah dapat memberikan berbagai pilihan strategis yang dapat membimbing para pemangku Tradisi Pesantren untuk mengambil peranan lebih besar dalam pembangunan Peradaban Indonesia Modern.

Berangkat dari pandangan Zamkhsyari di atas, kita dapat memaknai bahwa menyelenggarakan perguruan tinggi bagi NU merupakan pengembangan arah proses perubahan yang menuju kemajuan peradaban. Tentu pertamakali yang ingin diangkat adalah Peradaban Indonesia Modern dalam makna modern yang positif. Dengan demikian, NU memiliki alasan yang benar dalam hal melakukan ikhtiar pengembangan-pengembangan khususnya dalam dunia pendidikan.

Kembali pada topik pembahasan kita, yaitu kampus UNU. Kampus yang terletak di Jalan Lowanu No.47, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta ini, diresmikan pertama kali oleh Menteri Negara Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir pada Jumat, 10 Maret 2017.

Acara peresmian yang dihadiri Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj, saat itu juga sekaligus melantik rektor pertama UNU, yaitu Prof Purwo Santoso. Prof Purwo Santoso sendiri, dalam struktur PWNU DIY merupakan wakil ketua bidang Kajian Strategis dan Perguruan Tinggi yang juga merupakan guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tentu sangatlah menarik dan penting untuk diketahui bagaimana awal mula atau latar belakang NU dapat mendirikan perguruan tinggi. Awal mula atau latar belakang UNU Yogyakarta bisa berdiri tentunya melalui proses diskusi panjang. Hal ini diungkapkan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY Prof Nizar Ali, di mana pernyataan ini juga diliput mejadi laporan berita di laman Republika, pada 10 Maret 2019.

Adapun mengenai desain atau konsep UNU Yogyakarta, juga menurut Prof Nizar Ali, UNU dirancang agar bisa mengajarkan Ahlussunah waljamaah yang merupakan faham yang selama ini dianut oleh para jamaah NU untuk dapat diajarkan kepada mahasiswa dengan leading sector-nya adalah dengan mengadakan Fakultas Dirasah Islamiyah.

Selain Fakultas Dirasah Islamiyah, di UNU juga terdapat beberapa Fakultas lain meliputi Fakultas Ilmu Pendidikan dengan jurusan; Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Teknologi Informasi dengan jurusan; Teknologi Informatika, Teknik Komputer, dan Teknik Elektro, Fakultas Ekonomi dengan jurusan; Manajemen dan Akuntansi, Fakultas Industri Halal dengan jurusan; Farmasi dan Teknologi Hasil Pertanian dan Agribisnis.

Fakta-fakta Menarik Kampus UNU Jogja

Logo UNU Jogja

Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berikhtiar membangun peradaban Indonesia, UNU menoreh fakta-fakta menarik sejak awal mula berdiri. Apa saja fakta-fakta menarik itu?

  1. Sambutan Sultan

Sebagai Perguruan Tinggi dengan leading sector Dirasah Islamiyah, ditambah beberapa Fakultas yang dimiliki UNU, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur DIY KGPA Pakualam X berharap UNU Yogya memiliki karakter khusus yang tidak dimiliki perguruan tinggi lain di Yogyakarta. Dengan pendidikan di UNU diharapkan lahir generasi yang cerdas dan bertakwa.

Apa yang disampaiakan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam menyambut kehadiran UNU di Yogyakarta tentu bukan isapan jempol belaka. NU, sebagai organisasi kemasyarakatan yang mengemban ikhtiar membangun peradaban melalui jalur pendidikan tentu dirasa mampu melaksanakan pendidikan dengan baik ke depannya. Mengingat kondisi positif akar tradisi NU sebagaimana dijelaskan di atas, merujuk Zamakhsary, khususnya dalam ranah intelektual NU dirasa sudah sangat mapan sehingga siap membentuk peradaban Indonesia lebih berkarakter sesuai ajaran Islam.

  1. Pemilik Fakultas Dirasah Islamiyah kedua Setelah UIN Jakarta

Dirasah Islamiyah merupakan fakultas yang baru ada dua di Indonesia. Yang pertama di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan yang kedua ada di UNU Yogyakarta. Fakultas Dirasah Islamiyyah ini menggunakan kurikulum Al-azhar Mesir. Nah, didalam Fakultas Dirasah Islamiyah ini ada Program Study Islam Indisipliner (SII). Dan baru di UNU Yogyakarta program study SII ini menempati S1, selama ini SII hanya ada di tingkat S2 dan S3.

Fakultas ini (Darasah Islamiyah) menjadi ruh yang diharapkan dapat mewarnai seluruh fakultas dan program study di UNU Yogyakarta sebagai Universitas kader. Fakultas Darasah Islamiya sendiri terdiri atas tiga basis keilmuan, yaitu Fakultas ini berbasis keilmuan pesantren dan akan merujuk pada Islam Nusantara.

Kedua Intensionalisasi, yaitu pengembangan dalam segi penguasaan bahasa meliputi bahasa Inggris. Pola pengembagan bahasa Inggris ini dimaksudkan agar para kader yang belajar di Fakultas Dirasah Islamiyah mampu menawarkan khazanah-khazanah keilmuan pesantren ke dunia luar. Dan terakhir, yang ketiga adalah pengkaderan dalam menjembatani ilmu-ilmu pesantren dengan ilmu-ilmu yang sudah ada di perguruan tinggi.

Dengan adanya fakta demikian, berarti kehadiran UNU yang mengadakan Fakultas Dirasah Islamiyah, telah berkontribusi menambah atau memperluas ketersediaan keilmuan Dirasah Islamiyah untuk diakses oleh para mahasiswa yang sebelumnya hanya ada di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

  1. Memiliki Sistem Tersendiri yang Khas

Perguruan Tinggi atau Universitas di manapun, pada umumnya menggunakan sistem kredit semester (SKS) dalam menjalankan program pengajaran materi keilmuan kepada para mahasiswanya. Namun sistem yang diterapkan di UNU memiliki perbedaan dengan sistem yang dipakai oleh kampus-kampus pada umumnya. Bagaimana sistem yang diterapkan di UNU?

Sistem Pembelajaran di Universitas Nahdlatul Ulama ini berbeda dari universitas lainnya di Indonesia. Jika di universitas lain menggunakan sistem kredit semester atau biasa disingkat SKS, maka UNU Yogyakarta Hadir menggunakan sistem pembelajaran blok. sistem perkuliahan Blok Tuntas, suatu model intensifikasi pembelajaran vokasional, yang diarahkan untuk menuntaskan seluruh proses satuan mata kuliah dalam durasi waktu tertentu.

Dengan sistem ini, maka mata kuliah dengan beban 3 SKS, misalnya, diselesaikan dalam 13 hari non-stop, kemudian dilanjutkan mata kuliah lain dengan waktu tertentu pula hingga tuntas, dan begitu seterusnya. Sistem blok ini biasa dipakai di fakultas kedokteran.

  1. Sistem Boarding School

Mahasiswa yang mengambil Fakultas Dirasah Islamiyah ini akan tinggal di boarding university dan dibekali dengan kemampuan metodologis ilmu-ilmu pesantren untuk melakukan analisis. Ketika lulus, para kader akan didistribusikan ke Pengurus Cabang NU, Majelis Wakil Cabang NU di berbagai daerah untuk memperkuat kajian keislaman dan mencetak kader-kader syuriah NU ke depan.

Sistem Boarding School dalam tradisi pendidikan NU ini tentu sudah tidak asing dan sudah menjadi kebiasaan dalam hal konsep penyelenggaraan pendidikan. Begitu halnya dalam mengadakan Perguruan Tinggi, UNU tetap mengadopsi tradisi pendidikan pesantren yang telah mengakar sejak lama yang diterapkan dan telah menjadi tradisi.

  1. Kampus Pilihan Para Tokoh Untuk Mengadakan Kajian

Kampus tentu dipahami sebagai lembaga pendidikan, tempat di mana transfer keilmuan dalam berbagai bidang dijalankan di dalamnya. Kampus mejadi tempat yang strategis sebagai tempat mendiskusikan berbagai diskursus, dan tempat yang representative untuk menggelar berbagai kajian untuk memproduksi khazanah khususnya khazanah keislaman. Begitupun dengan kampus UNU. Kehadiran UNU menambah jaringan intelektualisme islam di Indonesia, untuk menopang tumbuhnya peradaban Indonesia.

Kewibawaan UNU dalam segi intelektual ditunjukkan dengan seringnya para tokoh memilih UNU sebagai tempat mengadakan kajian. Di antaranya pada bulan Oktober tahun 2017, Gus Ulil Abshar Abdalla, yang terenal sering melakukan kajian melalui online, menjadikan UNU sebagai tempat kopdar ngaji kitab Ihya ‘Ulumuddin.

Selain itu pada bulan yang sama, sejarahwan sekaligus tokoh NU Agus Sunyoto mengadakan bedah buku karangannya “Fatwa dan Resolusi Jihad NU” juga di kampus UNU. Kehadiran serta aktivitas semua tokoh-tokoh tersebut adalah dalam rangka memperkaya wacana atau memperluas khazanah keilmuan Islam.

  1. Jas Almamater Berwarna Hijau

Perguruan Tinggi di manapun tentu memiliki jas sebagai identitas dari masing-masing lembaga. Kita menyebutnya jas almamater. Jas almamater yang dimiliki setiap perguruan tinggi memakai warna-warna tersendiri. Setiap perguruan tinggi memilik warna jas almamater sendiri.

Bagaimana dengan jas almamater yang digunakan UNU sebagai jas resmi mahasiswa? cukup sederhana menjelaskannya. Jika kita masuk ke kampus UNU, kita akan melihat mahasiswa yang mengenakan jas almamter. Apa warna jas almamter UNU? Ya, tepat sekali! Almamater mahasiswa menggunakan warna hijau merujuk warna khas NU yang juga menggunakan simbol warna hijau.

  1. Karakter Rektor yang Kesantrian

Sedikit mengenal sosok Rektor UNU, Prof Purwo. Kali ini mengenal prof Purwo dari segi keteladanan yang penulis ketahui, atau penulis saksikan langsung dalam kesempatan bertemu dengan Prof Purwa dalam suatu acara. Sekali lagi fakta ini penulis langsung yang menyaksikannya sendiri. Dalam kesempatan hadir di acara seminar, penulis menyaksikan betapa sifat kesantrian rektor tetap melekat. Pada menjelang seminar akan dimulai, Rektor Prof Purwo turut menata kursi-kursi yang digunakan untuk peserta seminar. Sungguh pemandangan yang jarang dalam hal keteladanan hari ini.

Prof Purwo selaku Rektor UNU, yang juga merupakan Dosen Besar Universitas Gajah  Mada (UGM) dalam pandangan penulis tentu sosok yang bersahaja. Sekalipun tingat keilmuan beliau tinggi, serta status beliau juga sebagai rector, namun beliau tidak segan-segan melakukan pekerjaan yang mestinya dikerjakan oleh pegawai bidang prasarana UNU. Namun begitulah faktanya, karakter yang melekat pada diri Prof Purwo menunjukkan teladan yang baik.

Biaya Pendidikan

Sebagai pembahasan akhir, disini akan dibahas mengenai biaya pendidikan di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Sebagai Universitas Swasta, dalam operasional program pendidikannya tentu mematok biaya-biaya yang dibebankan kepada setiap mahasiswa yang kuliah di UNU Yogyakarta. Di bawah ini dirinci biaya-biaya pendidikan meliputi beberapa item dari seluruh fakultas yang terdapat di UNU.

Namun, sebagai informasi tambahan, selain biaya reguler, Universitas Nahdlatul Ulama juga menyediakan banyak beasiswa bagi santri berprestasi kurang mampu. Jadi jalur prestasi ini yang memungkinkan memberikan kesempatan bagi mahasiswa kurang mampu, namun memiliki motivasi dan prestasi tinggi dalam menempuh bidang keilmuan untuk dapat kuliah.

Adapun biaya pendidikan di Univeritas Nahdlatul Ulama Yogyakarta meliputi uang gedung, SPP, dan Orientasi. Secara rinci, biaya setiap Fakultas:

  1. Fakultas Pendidikan dan Dirasah Islamiyah (Uang gedung= Rp 3.000.000, SPP= Rp 2.000.000, Orientasi= Rp 500.000);
  2. Fakultas Teknik (Uang gedung= Rp 4.000.000, SPP= Rp 3.000.000, Orientasi= Rp 500.000)
  3. Ekonomi (Uang gedung= Rp 4.000.000, SPP= Rp 2.000.000, Orientasi= Rp 500.000)
  4. Industri Halal (Uang gedung= Rp 5.000.000, SPP= Rp 3.000.000, Orientasi= Rp 500.000.

Demikian beberapa informasi serta fakta-fakta mengenai kampus UNU Yogyakarta. Informasi berisi ulasan perguruan tinggi ini sebagai tambahan pengetahuan bagi masyarakat sebagai tambahan opsi dalam memilih perguruan tinggi. Atau minimal sebagai informasi untuk diketahui masyarakat bahwa di Indonesia telah semakin banyak perguruan tinggi yang berdiri.

Salah satunya di Yogyakarta telah bertambah Perguruan Tinggi, yaitu Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) yang dibahas pada kesempatan ini. Dengan semakin bertambahnya perguruan tinggi di Indonesia, akan membantu proses pencerdasaan masyarakat. Dengan adanya pendidikan, masyarakat secara perlahan akan tercerahkan oleh cahaya ilmu yang dipelajari. Dengan demikian proses memajukan peradaban Indonesia menuju peradaban yang modern, serta peradaban sebagaimana yang dicita-citakan bangsa ini akan segera dapat tercapai.

Upaya untuk menuju cita-cita tersebut perlu dilakukan dengan upaya sungguh-sungguh seperti yang diupayakan organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam ikhtiarnya masing-masing (Muhammadiyah dan NU) mengembangkan pendidikan atau menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas untuk dapat diakses oleh masyarakat secara luas. Sekali lagi hal ini sebagai upaya atau ikhtiar membangun peradaban.

Sebagai tambahan referensi dan info pendaftaran lebih lengkap, anda dapat mengunjungi pmb.unu-jogja.ac.id.

18 Daftar Universitas Swasta di Yogyakarta Terakreditasi A

18 Daftar Universitas Swasta di Yogyakarta Terakreditasi A

Daftar Universitas Swasta di Yogyakarta Terakreditasi A Terbaik

ACADEMIC INDONESIA — Bagi para orang tua atau siswa yang baru lulus sekolah pasti mengalami kendala dalam mencari universitas yang terbaik. Jenis universitas ada 2 yaitu swasta dan negeri. Ada juga yang memiliki tingkatan berbeda-beda seperti Terakreditasi A, B atau C bahkan ada yang belum terakreditasi.

Jika kalian belum menemukan rekomendasi universitas terbaik di Yogyakarta bisa simak ulasan di bawah ini terlebih dahulu, selebihnya Anda bisa mendapatakan Informasi mengenai tips belajar di Yogyakarta, melalui website partner kami di Kosngosan.

.

Pengertian Universitas Swasta

Universitas swasta merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi swasta yang ada di Indonesia. Kedudukannya diatur dalam UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Perguruan tinggi swasta adalah salah satu jenis perguruan tinggi yang didirikan dan/atau diselenggarakan oleh masyarakat dengan jalan membentuk badan penyelenggara yang berbadan hukum dengan berprinsip nirlaba, contohnya disini adalah berbentuk yayasan.

Kemudian apakah perbedaannya dengan perguruan tinggi negeri? Perbedaannya dengan perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta adalah suatu perguruan tinggi yang tidak didirikan oleh pemerintah atau negara.

Perguruan tinggi swasta yang dimaksud di sini bisa berbentuk Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut, atau bahkan Universitas.

Pengertian Akreditasi A

Sebelum pembahasan lebih jauh, kita harus tahu terlebih dahulu apa saja yang dapat dinilai dalam akreditasi. Merujuk dari website Filosofi Remaja, ada beberapa point yang dinilai:

  1. Kurikulum di setiap program pendidikan/ program studi yang tersedia
  2. Jumlah tenaga pendidik/ dosen
  3. Keadaan mahasiswa (ada banyak penilaian di sini, mulai dari kualitas dan kuantitas)
  4. Koordinasi dalam pelaksanaan pendidikan
  5. Sarana dan prasarana pendidikan yang disediakan yayasan
  6. Manajemen administrasi akademik, kepegawaian, keuangan dan juga rumah tangga perguruan tinggi

Jika kita perhatikan indikator-indikator apa saja yang dapat dinilai dalam proses akreditasi. Ternyata akreditasi merupakan suatu hal yang signifikan untuk menentukan apakah suatu perguruan tinggi itu tergolong unggulan atau tidak, bagus atau tidak.

Nah agar kalian tahu dan paham tentang akreditasi, maka akan sedikit saya jelaskan tentang bobot skor yang dicapai dalam akreditasi dalam perguruan tinggi. Agar kalian bisa menentukan dan menilai perguruan tinggi yang akan dipilih.

Berikut ini adalah matriks skor nilai dalam akreditasi, untuk yang memiliki bobot nilai dibawah standart (C), ini artinya perguruan tinggi tersebut tidak / belum terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ini artinya kualitas dari perguruan tinggi tersebut masih belum layak untuk dibuka.

  • Akreditasi A dengan bobot nilai 361 – 400
  • Akreditasi B dengan bobot nilai 301 – 360
  • Akreditasi C dengan bobot nilai 201 – 300

Kelebihan Universitas Swasta Dibanding Universitas Negeri

Kalian perlu mengetahui khususnya untuk para calon mahasiswa, semua perguruan tinggi yang ada di Indonesia itu, baik itu PTN maupun PTS. Kedua hal tersebut sama-sama memiliki kelebihan juga kekurangan.

Jadi, sesungguhnya tidak ada yang disebut sebagai mahasiswa yang terbuang atau apapun itu sebutannya karena kalian masuk perguruan tinggi swasta. Kalian percaya atau tidak itu urusan belakangan, maka dari itu simak penjelasan di bawah ini dengan seksama.

Faktanya banyak sekali kita temukan di Indonesia perguruan tinggi swasta yang memiliki kualitas sangat bagus dibanding perguruan tinggi negeri yang ada. Baik itu dari segi kualitas perguruan tinggi maupun SDM (Mahasiswa/ Dosen).Berikut ini adalah kelebihan dari PTS:

  1. Menyediakan Kuota Lebih Banyak dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

Ya ini sangat berbeda dengan PTN. PTS menyediakan lebih banyak kuota untuk menerima mahasiswa baru. Kalau pun dalam satu kelas, kuotanya sudah penuh. Biasanya PTS akan membuka kelas baru. Namun, hal yang harus kalian ketahui adalah meskipun PTS membuat kelas baru, PTS akan tetap memperhatikan kualitasnya.

Kemudian muncul pertanyaan, kenapa sih PTS menyediakan lebih banyak kuota daripada PTN? Jawabannya sesungguhnya sangat mudah banget. PTS lebih banyak menyediakan kuota penerimaan mahasiswa baru karena untuk menjawab permintaan dari kalian yang ingin berkuliah.

Coba bayangkan saja jika PTS memiliki kuota yang sama sedikitnya dengan PTN, pasti yang terjadi banyak dari kalian yang malah tidak mau berkuliah ?

  1. Fleksibel Terhadap Sebuah Perubahan

Perlu kalian tahu ya, PTN biasanya dinaungi oleh beberapa kementerian. Namun yang paling populer atau yang paling diketahui, PTN dinaungi oleh Kemenristekdikti atau biasanya disebut Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi.

Nah, memang biasanya PTN lebih sulit untuk menerima suatu perubahan atau tambahan-tambahan. Karena apa? Karena kemenristekdikti atau kementerian yang lain mempunyai aturan/ UU yg lebih ketat. Selain itu juga, dengan adanya birokrasi yang panjang, bisa menjadi alasan kenapa PTN kurang fleksibel terhadap perubahan.

  1. Waktu Pendaftaran Lebih Lama Dibandingkan Dengan PTN

Nah, kalau kalian tidak kebagian kuota untuk berkuliah di PTN, tenang saja ya, biasanya PTS memiliki durasi yang lebih lama dalam membuka waktu pendaftarannya. Tak hanya itu saja, beberapa PTS lebih dahulu membuka jadwal pendaftaran mahasiswa baru dibandingkan dengan pembukaan jadwal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Karena ketersediaan waktu yang cukup lama dalam pendaftaran mahasiswa baru, inilah kemudian yang menjadi suatu peluang untuk kalian. Selain hal tersebut, dengan jadwal pendaftaran yang cukup lama, kalian juga mempunyai banyak waktu untuk mencari informasi tentang PTS dan juga jurusan yang akan kalian daftar.

  1. Jadwal Kuliah yang Fleksibel

Berbicara saat ini, banyak sekali ternyata PTS yang memberikan kalian kebebasan untuk mengatur jadwal kuliah. Biasanya PTS lebih banyak memberikan kesempatan untuk para pekerja yang ingin berkuliah. PTS akan menyediakan dua kelas dengan ketersediaan waktu yang berbeda yakni kelas reguler dan kelas paralel.

Kelas reguler ialah kelas yang tersedia dimana kalian akan melakukan aktivitas kuliah dari Senin sampai Jumat di jam pagi sampai dengan siang. Untuk kelas paralel, biasanya perkuliahan dilaksanakan di hari Senin sampai dengan Jumat, dari sore sd malam.

Ada juga kelas paralel yang perkuliahannya dilaksanakan di hari Sabtu dan Minggu. Jika kalian ingin kuliah sambil bekerja, PTS lah yang akan memberikan banyak sekali kesempatan dalam hal mengatur waktu kalian.

  1. Fasilitas yang Relatif Lebih Bagus

Mungkin banyak dari kalian yang mengeluhkan jika beberapa PTS memiliki biaya pendidikan yang cukup mahal/ tinggi. Namun, kalian harus lihat juga, apakah fasilitas yang disediakan oleh PTS lengkap atau tidak.

Biasanya, mayoritas dari PTS yang ada memiliki gedung yang lebih modern. Bukan hanya itu saja, fasilitasnya di beberapa PTS lebih bagus dibandingkan dengan PTN. Dengan ketersediaan fasilitas yang bagus ini lah, akan bisa menunjang keperluan kalian dalam proses belajar di perguruan tinggi.

  1. Kualitas Lulusan PTS & Swasta yang Dapat Bersaing

Memang ada yang bilang lulusan PTS tidak bisa bersaing dengan lulusan PTN. Jika kalian berpikir bahwa lulusan PTS lebih sulit memperoleh pekerjaan dibandingkan dengan lulusan PTN, penilaian kalian salah besar. Jika kalian berbicara tentang cepat-cepetan mendapatkan pekerjaan, hal itu bukanlah karena perguruan tingginya, namun kemampuan dari masing-masing individu.

Kalau dari pengalaman saya pribadi, banyak sekali teman-teman saya yang dulu berkuliah di PTS justru memperoleh pekerjaan lebih cepat dan ada juga beberapa teman saya yang dulu sempat berkuliah di PTS memperoleh pekerjaan di perusahaan yang bonafit. Oleh sebab itu, pendidikan di PTS juga bisa bersaing di dalam dunia kerja.

Tips Memilih Universitas Swasta di Yogyakarta

Setelah beberapa penjelasan di atas, di bawah ini ada berbagi tips dan trik untuk memilih PTS yang berkualitas. Apa saja tips-tips yang dimaksud? Check this out!!

  1. Lokasi Perguruan Tinggi

Kalian harus memastikan, apakah di sekitar daerah tempat tinggal kalian atau di provinsi domisili kalian saat ini ada PTS yang berkualitas atau tidak. Jika tidak ada, baru kalian bisa mencari PTS lain di luar daerah atau bahkan di luar pulau.

Kenapa seperti itu? Karena ini menyangkut biaya yang nantinya akan kalian keluarkan untuk bisa melanjutkan studi ke PTS. Contohnya saja Uang Kuliah Tunggal (UKT)/ SPP, biaya hidup, biaya kos, dan lain-lain.

  1. Mencari Akreditasi Perguruan Tinggi

Bagaimana caranya bisa mengetahui PTS itu berkualitas atau tidak?

Sama halnya  seperti di PTN, PTS juga memiliki akreditasi! Kemudian apa hubungannya dengan akreditasi itu apa?

Secara real, akreditasi akan menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih perguruan tinggi. Akreditasi adalah salah satu upaya pemerintah untuk membuat standar mutu sebuah perguruan tinggi, semakin bagus akreditasi suatu perguruan tinggi swasta maupun perguruan tinggi negeri tentu citra dan lulusan yang dihasilkan juga memiliki kualitas. Bisa kita ibaratkan sebuah mobil, semakin bagus kualitas mobil tersebut tentunya mempunyai kualitas yang bagus juga.

  1. Peringkat Perguruan Tinggi

Selain dalam hal akreditasi, peringkat PTS itu juga menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan. Sebab dirasa kurang begitu penting, peringkat dari suatu perguruan tinggi seringkali diabaikan oleh para calon mahasiswa. Padahal, sebagaimana yang sudah disinggung di atas, semakin tinggi peringkat dari perguruan tinggi tersebut, tentu kualitasnya juga akan semakin bagus.

Lalu, untuk bisa mengetahui peringkat PTS itu darimana? Sekarang ini, banyak sekali lembaga-lembaga yang memberikan peringkat untuk perguruan tinggi baik itu nasional maupun internasional. Misalnya Kemenristekdikti, Webometrics, 4ICU dan masih banyak yg lainnya.

  1. Harus Tahu Akreditasi Program Studi yang Akan Kalian Pilih

Akreditasi itu bisa diketahui dari dua hal ya. Selain akreditasi Institusi ataupun perguruan tinggi, ada juga yang disebut akreditasi jurusan (program studi).

Akreditasi program studi ini juga tak kalah penting dari poin-poin sebelumnya. Jadi kalian juga harus memastikan ya, akreditasi dari program studi yang akan kalian pilih.

  1. Usia Perguruan Tinggi

Mungkin untuk sebagian orang, usia dari PTS itu tidak begitu penting untuk dijadikan sebagai tolak ukur. Tetapi hal ini jangan dipandang sebelah mata, logikanya semakin tua usia suatu PTS dapat disimpulkan bahwa PTS tersebut mempunyai citra yang baik di mata masyarakat.

  1. Kiprah Lulusan dari Perguruan Tinggi

Kiprah para alumni PTS tujuan kalian juga harus menjadi dipertimbangkan, kalau perguruan tinggi kalian mempunyai banyak alumni yang kece-kece, hampir dapat dipastikan calon perguruan tinggi kalian memiliki kualitas yang baik.

Tidak hanya itu saja, alumni yang memiliki kualitas yang baik bisa kalian jadikan sebagai jaringan setelah lulus nanti.

  1. Kelengkapan Fasilitas Perguruan Tinggi

Lokasi perguruan tinggi sudah, akreditasi perguruan tinggi, peringkat perguruan tinggi, akreditasi program studi sampai dengan kiprah alumni juga sudah.

Ya waktunya membahas kelengkapan fasilitas perguruan tinggi. Kelengkapan fasilitas perguruan tinggi juga bisa menjadi suatu bahan pertimbangan kalian dalam memilih sebuah PTS.

Tidak lucu & dan menggembirakan juga kan, jika misalkan kalian berkuliah di program studi tapi PTS itu tidak memiliki fasilitas lab kedokteran yang cukup memadai.

  1. Sarana Pengembangan Diri

Masa-masa kuliah itu tidak hanya masa-masa untuk mengejar nilai akademis aja ya. Namun juga waktunya kalian mengeksplor dirimu seluas-luasnya. Akan sangat bagus sekali jika PTS yang akan menjadi tujuanmu punya sarana pengembangan diri seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang mumpuni.

  1. Besaran Biaya Kuliah

Nah, ini yang akan menjadi hal yang tidak kalah penting dan tidak terpisahkan dari kualitas PTS adalah mengenai biaya kuliah. Seperti yang kita ketahui bahwa banyak orang yang menganggap biaya kuliah di PTS itu sangat mahal.

Padahal nggak semua PTS memiliki biaya kuliah yang lebih mahal daripada di PTN, lho. Ada juga kok, PTS yang biaya kuliahnya lebih murah dibandingkan PTN. Terlebih lagi jika kesempatan beasiswa juga terbuka lebar untuk para mahasiswa di PTS.

Kalian juga harus meriset sedalam-dalamnya tentang biaya kuliah dari PTS yang akan kalian tuju. Ingat jangan sampai kali males mencari informasi.

  1. Rekomendasi Mahasiswa Dan Alumni

Jika kalian sudah melakukan 9 hal yang dibahas di atas, tapi kalian masih butuh pertimbangan lagi. Jangan sungkan untuk menemukan PTS yang akan kalian tuju dari mahasiswa dan juga kakak-kakak alumni dari PTS tujuan.

Pengalaman dari para alumni yang benar-benar sudah pernah merasakan bagaimana dinamika yang terjadi di perkuliahan di PTS tersebut, tentunya akan memberikan kalian banyak pelajaran tentang kehidupan di perguruan tinggi.

Daftar Universitas Swasta Di Jogja

Nah, sekarang waktunya kalian mengetahui perguruan tinggi mana saja yang tersedia di kota pelajar. Hemat saya, sebagai salah satu kota pelajar di Indonesia pastinya kualitas perguruan tingginya terjamin. Selain pertimbangan kualitas, pertimbangan nama kota pelajar juga harus dipikirkan untuk masa depan kalian.

Berikut ini beberapa nama perguruan tinggi di Jogja yang saya rekomendasikan untuk kalian, simak baik-baik ya.

  1. Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta
  2. Universitas Alma Ata, Bantul
  3. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Sleman
  4. Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY), Yogyakarta
  5. Universitas Gunung Kidul (UGK), Gunung Kidul
  6. Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman
  7. Universitas Janabadra (UJB), Yogyakarta
  8. Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Yogyakarta
  9. Universitas Kristen Immanuel (UKRIM), Sleman
  10. Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Bantul *Sebelumnya bernama Universitas Wangsa Manggala.
  11. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul
  12. Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Bantul
  13. 13.Universitas Proklamasi 45 (UP45), Sleman
  14. Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO), Sleman
  15. Universitas Sanata Dharma (USD), Sleman
  16. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Yogyakarta
  17. Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Sleman
  18. Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY), Yogyakarta

Untuk mendapatkan info lebih lanjut dan lengkapnya. Kalian bisa mengunjungi situs perguruan tinggi di atas. Di sana juga tersedia kontak person yang dapat kalian gunakan untuk melontarkan berbagai pertanyaan. Atau bahkan kalian bisa juga langsung mengunjungi kampusnya.

Demikian informasi yang bisa saya bagi. Semoga kalian tidak salah pilih perguruan tinggi ya. Selamat belajar dan tentukan masa depan terbaikmu bersama perguruan tinggi swasta di kota pelajar Yogyakarta.

 

10 Universitas Terbaik di Jogja yang Sebaiknya Anda Ketahui (Versi Dikti)

10 Universitas Terbaik di Jogja yang Sebaiknya Anda Ketahui (Versi Dikti)

10 Universitas Terbaik di Jogja — Yogyakarta ternyata tak hanya dikenal sebagai tempat wisata dan kota budaya. Provinsi dengan luas 3,133 km² ini juga dikenal dengan istilah “Kota Pelajar” dan “Kota Pendidikan “. Mengapa disebut “Kota Pendidikan”?

Ikuti juga Universitas Terbaik di Indonesia. Mana tujuan kuliah Anda?

universitas terbaik di jogja
wonderfuljogja.tk

Ya, sebab banyaknya tokoh-tokoh pendidikan Indonesia yang lahir dan tumbuh di kota ini sebut saja Ki Hadjar Dewantoro, K.H. Ahmad Dahlan,  Abdul Malik Fadjar, Anies Baswedan, dan masih banyak tokoh-tokoh pendidikan nasional lainnya yang tumbuh di Yogyakarta.

Adapun sebutan “Kota Pelajar”juga bukan tanpa alasan, banyak kampus-kampus berdiri di kota ini. Kualitas kampusnyapun tidak bisa diragukan lagi.

Bahkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan perguruan tinggi tertua di Indonesia.

Adapun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yaitu Universitas Islam Indonesia (UII)  juga perguruan tinggi swasta tertua Indonesia yang berada di kota ini.

Namun bukan hanya karena terdapat kampus tertua di Indonesia, tetapi di Yogyakarta masih banyak perguruan-perguruan tinggi lainnya. Setidaknya, terdapat 110 perguruan tinggi yang tersebar di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Baik itu perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Dari 110 perguruan tinggi tersebut, ada 5 universitas negeri di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Unversitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Institut Seni Indonesia (ISI), dan yang baru dua tahun menjadi perguruan tinggi negeri, Univesitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran.

Selain kelima universitas negeri tersebut, masih ada  17 universitas swasta, 4 institut swasta, 41 sekolah tinggi, 10 politeknik, dan 33 akademi.

Tidak salah jika Yogyakarta mendapat istilah “Kota Pendidikan” dan “Kota Pelajar”? Dilihat dari banyaknya cendekiawan yang lahir di kota ini dan adanya ratusan kampus yang terakreditasi. Selain itu, kualitas pendidikannya yang sudah teruji, fasilitas pendidikan yang sangat mumpuni, serta lulusan dengan berbagai ahli kompetensi.

Bagi kalian yang akan kuliah di Yogyakarta, pilihlah kampus yang paling kalian minati, terlebih bila ada kampus yang memiliki pembicara seminar pendidikan tentunya lebih bagus. Banyaknya kampus di Yogyakarta, akan membuat kalian bingung jika tidak ditentukan sejak dini. Di sini saya akan mengulas tentang 10 universitas terbaik di Jogja.

10 Universitas Terbaik di Jogja Versi Dikti

Artikel ini berguna untuk kalian dalam memilih kampus sesuai apa yang kalian minati.  Sesuai Surat Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 492.A/M/Kp/Vii/2015 tentang Klasifikasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi di Indonesia tahun 2015.

Dalam surat keputusan tersebut, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI) melakukan pemeringkatan terhadap 3320 perguruan tinggi di Indonesia berdasarkan kriteria:

  1. Kualitas SDM;
  2. Kualitas Manajemen;
  3. Kualitas Kegiatan Mahasiswa dan;
  4. Kualitas Penelitian dan Publikasi Ilmiah

Maka dipilihlah 10 universitas terbaik di Provinsi D.I.Y. sebagai berikut :

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

bulaksumur UGM Universitas Gajah Mada
residence.ugm.ac.id

Inilah Universitas Terbaik di Dunia. Perdalam wawasan cita-cita Anda

Peringkat pertama dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Universitas Gadjah Mada (UGM). UGM merupakan Perguruan Tinggi Negara (PTN) tertua di Indonesia.

Didirikan oleh presiden pertama Indonesia Ir.Soekarno pada tanggal 19 Desember 1949. UGM merupakan universitas yang berperan sebagai pengemban Pancasila dan universitas pembina di Indonesia.  UGM terletak di Jalan Bulaksumur, Yogyakarta.

Terdapat 18 fakultas di universitas ini, yaitu :

  1. Fakultas Biologi
  2. Fakultas Ekonomika dan Bisnis
  3. Fakultas Ilmu Budaya
  4. Fakultas Farmasi
  5. Fakultas Filsafat
  6. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
  7. Fakultas Geografi
  8. Fakultas Hukum
  9. Fakultas Kedokteran
  10. Fakultas Kedokteran Gigi
  11. Fakultas Kedokteran Hewan
  12. Fakultas Psikologi
  13. Fakultas Kehutanan
  14. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  15. Fakultas Pertanian
  16. Fakultas Peternakan
  17. Fakultas Teknik
  18. Fakultas Teknik Pertanian.

Tenaga pengajar UGM sangat berkualitas, bergelar doktor dan profesor dari universitas terkenal di luar negeri. Kurikum yang diajarkan juga selalu mengalami perkembangan. Sarana dan prasarana di UGM pun sangat lengkap dan memadai.

Visi UGM sendiri adalah menjadi  pelopor perguruan tinggi nasional berkelas dunia yang unggul dan inovatif. Mengabdi pada kepentingan bangsa dan kemanusiaan dijiwai nila-nilai budaya bangsa berdasarkan Pancasila.

2. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Universitas Negeri Yogyakarta
fila174.blogspot.com

Peringkat kedua dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). UNY didirikan pada tanggal 21 Mei 1964.  UNY merupakan perkembangan dari Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Yogyakarta yang terletak di Jalan Colombo no.1.

Terdapat 7 fakultas di universitas ini, di antara lain :

  1. Fakultas Pendidikan Keolahragaan
  2. Fakultas Ilmu Pendidikan
  3. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  4. Fakultas Ilmu Sosial
  5. Fakultas Bahasa dan Seni
  6. Fakultas Teknik
  7. Fakultas Ekonomi

UNY siap menuju World Class University terbukti dengan hadirnya tenaga pengajar berkualifikasi S2 dan S3, pegawai yang profesional, terdapat pusat komputer, sarana olahraga berstandar internasional, dan laboratorium penelitian yang sudah modern.

Visi UNY sendiri adalah menjadi universitas kependidikan kelas dunia berlandaskan ketakwaan, kemandirian, dan kecendikiaan. UNY mendapat julukan The Green Campus sebab lingkungannya yang begitu asri dan kondusif.

3. Universitas Sanata Dharma (USD)

Kampus Sanata Dharma
usd.ac.id

Peringkat ketiga dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Universitas Sanata Dharma (USD). USD adalah universitas Katholik yang terletak di Jalan Mrican Tromolpos no.29 Yogyakarta. USD didirikan oleh Prof. M. Yamin pada tahun 1950. Terdapat 7 Fakultas di universitas ini yaitu :

  1. Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  2. Fakultas Ekonomi
  3. Fakultas Sastra
  4. Fakultas Sains dan Teknologi
  5. Fakultas Farmasi
  6. Fakultas Psikologi
  7. Fakultas Teologi

Saat ini USD telah berkembang menjadi universitas yang berusaha untuk memajukan sistem pendidikan guru. Selain itu, USD juga ingin berpartisipasi dalam memperlus wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi. USD memiliki visi menjadi penggali kebenaran yang unggul dan humanis demi terwujudnya masyarakat yang semakin bermartabat.

4. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

kampus UMY
umy.ac.id

Peringkat ke-empat dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). UMY berada di Jalan Lingkar Selatan , Kasihan, Bantul.  UMY didirikan oleh Profesor Dr.Kahar Muzaki pada tanggal 1 Maret 1981. Terdapat 6 fakultas di universitas ini di antaranya :

  1. Fakultas Teknik
  2. Fakultas Agama Islam
  3. Fakultas Kedokteran
  4. Fakultas Pertanian
  5. Fakultas Hukum
  6. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

UMY ingin menghasilkan lulusan yang memiliki integritas kepribadian dan moralitas yang Islami dalam konteks kehidupan individual maupun sosial.  Adapun visi UMY sendiri adalah menjadi universitas yang unggul dalam hal pengembangan ilmu dan teknologi dengan berlandaskan nilai-nilai Islam untuk kemaslahatan ummat.

5. Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI)

Kampus ISI Yogyakarta
alifahaiyatama.blogspot.com

Peringkat ke-lima dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Institut Seni Indonesia atau lebih dikenal dengan ISI didirikan pada tanggal 30 Mei 1984.

ISI diresmikan oleh Prof.Dr. Nugroho Notosusanto yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.  ISI terletak di Jl. Parangtritis Km.6, kel.Panggungharjo, Sewon, Bantul.

Terdapat 3 fakultas di ISI, yaitu :

  1. Fakultas Seni Pertunjukan
  2. Fakultas Seni Rupa
  3. Fakultas Seni Media Rekam.

Tujuan didirikannya ISI adalah ingin menyelenggarakan bidang pengkajian, penciptaan, dan penyajian seni yang unggul. Berwawasan kebangsaan, untuk memperkaya nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan falsafah Pancasila.

Tidak  jauh dari tujuan didirikannya, ISI Yogyakarta sendiri memiliki visi menjadi pelopor perguruan tinggi seni nasional yang unggul, kreatif, dan inovatif berdasar Pancasila.

6. Universitas Islam Indonesia (UII)

Kampus UII Jogja
widhiyanovatiar.blogspot.com

Peringkat ke-enam dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Universitas Islam Indonesia (UII).  UII ini adalah perguruan tinggi swasta tertua di Indonesia. UII didirikan pada tanggal 8 Juli 1945. Dahulunya UII bernama Sekolah Tinggi Islam (STI) hingga tiga tahun berselang, nama STI ini berubah menjadi Universitas Islam Indonesia.

UII terletak di berbagai tempat di Yogyakarta. Namun kampus utama UII berada di Jl. Kaliurang KM 14,5 kabupaten Sleman, Yogyakarta. Fakultas Ekonomi berada di Jl.Ringroad Utara, Condongcatur. Fakultas Hukum di Jl.Taman Siswa, dan kampus lainnya tersebar di Jl. Demangan, Sleman dan Jl. Teuku Cik Dik Tiro.

Terdapat   9 fakultas di universitas ini yaitu :

  1. Fakultas Hukum
  2. Fakultas Ilmu Agama Islam
  3. Fakultas Kedokteran
  4. Fakultas Psikologi dan Ilmu Budaya
  5. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
  6. Fakultas Teknologi Industri
  7. Fakultas Ekonomi
  8. Fakultas International Program
  9. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

UII memiliki pondok pesantren, masjid, perpustakaan, gelanggang, dan masih banyak sarana serta prasarana yang menunjang mahasiswa. Visi dari UII sendiri adalah terwujudnya Universitas Islam Indonesia sebagai rahmatan lil alamin.

Memiliki komitmen pada kesempurnaan dan risalah Islamiyah di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat dan dakwah Islamiyah.

7. Institut Sains dan Teknologi AKPRIND

kampus akprind Jogja
infoterbaru-pts.blogspot.com

Peringkat ke-tujuh dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Institut Sains dan Teknologi AKPRIND. AKPRIND berdiri pada tanggal 12 Mei 1972 yang diresmikan oleh Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII.

Sama halnya UII, kampus AKPRIND tersebar di berbagai wilayah Yogyakarta. Ada yang di Klitren, Gondokusuman, ada yang di Jl. Kalisahak No. 28 komplek Balapan Tromol dan ada yang di Jl. Dewa Nyoman Oka No.32, Kotabaru.

Terdapat 3 fakultas di AKPRIND yaitu :

  1. Fakultas Teknologi Industri
  2. Fakultas Sains Terapan
  3. Fakultas Mineral

AKPRIND mengupayakan lulusan sesuai dengan kebutuhan tenaga sains dan teknologi yang profesional untuk menunjang industrialisasi dan rekayasa industri di masyarakat. Sesuai dengan visi AKPRIND sendiri yakni menjadi institut yang favorit dan unggul di bidang sains dan teknologi secara nasional.

8. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY)

kampus atma jaya jogja
uajy.ac.id

Peringkat ke-delapan dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). UAJY didirikan pada tanggal 27 September 1965.

UAJY merupakan perguruan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katholik.  UAJY memiliki kampus empat gedung yang letaknya saling terpisah di Jl. Babarsari, kecuali kampus I, letaknya di Jl.Mrican Baru No.28 Yogyakarta.

UAJY memiliki 6 fakultas di antaranya :

  1. Fakultas Teknobiologi
  2. Fakultas Ekonomi
  3. Fakultas Hukum,
  4. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  5. Fakultas Teknik
  6. Fakultas Teknologi Industri

UAJY bertujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global. Sesuai visinya, UAJY berupaya menjadi Komunitas Atma Jaya Yogyakarta yang berjiwa unggul, inklusif, dan humanis.

Selain itu, UAJY ingin untuk mampu turut serta memberi sumbangan pada kualitas kehidupan yang lebih baik melalui pelayanan dalam cahaya kebenaran.

9. Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)

kampus unisa jogja
kabar-rumah-sakit.com

Peringkat ke-sembilan dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Universitas Aisyiyah. Sebelum menjadi Universitas Aisyiyah dahulunya univesitas ini bernama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Aisyiyah.  Pada tanggal 10 Maret 2016 mulai berubah bentuk menjadi universitas.

Universitas Aisyiyah Yogyakarta atau disingkat UNISA ini mulai berdiri pada tanggal 10 Juli 1963. UNISA berada di Jalan Ringroad Barat No.63, Nogotirto, Gamping, Sleman. Didirikannya UNISA diawali dari berdirinya Sekolah Bidan Aisyiyah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah.

Terdapat 14 program pendidikan di UNISA yaitu :

  1. Pendidikan bidan
  2. Ilmu keperawaan
  3. Profesi keperawatan
  4. Ilmu komunikasi
  5. Psikologi
  6. Administrasi publik
  7. Bioteknologi
  8. Arsitektur
  9. Akuntansi
  10. Manajemen
  11. D4 Analisis Kesehatan
  12. D3 Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi
  13. D3 Kebidanan,
  14. Fisioterapi

Universitas Aisyiyah sendiri memiliki visi untuk menjadi universitas berwawasan kesehatan, pilihan dan unggul berdasarkan nilai-nilai Islam. Selain itu, Aisyiyah memiliki tujuan untuk berkiprah di tengah-tengah masyarakat dalam rangka mencapai cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa.

Cita-cita itu dilandasi dengan niat luhur dan atas dorongan serta motivasi Allah yang termuat dalam Surat Al-Mujadalah ayat 11. Artinya “Allah akan meninggikan derajat orang-orang mukmin dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan.”

10. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AMIKOM

Kampus Stimik Amikom Jogja
jaixray.blogspot.com

Peringkat ke-sepuluh dari 10 universitas terbaik di Jogja versi DIKTI adalah Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AMIKOM. AMIKOM adalah salah satu perguruan tinggi swasta yang bediri pada tanggal 29 Desember 1992.

AMIKOM merupakan perpaduan dari akademi manajemen informatika dan komputer. Kampus terpadu AMIKOM terletak di Jl. Ring Road Utara, Condongcatur, Sleman.

Saat ini AMIKOM memiliki 5 program studi yaitu :

  1. D3 Manajemen Informatika
  2. D3 Teknik Informatika
  3. S1 Teknik Informatika
  4. S1 Sistem Informasi
  5. S2 Magister Teknik Informatika.

Tujuan berdirinya AMIKOM adalah ingin membentuk tenaga ahli siap pakai yang menguasai teknologi informasi, berakhlak mulia, mampu bersikap dan bekerja secara profesional, berguna bagi masyarakat.

Meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, mencetak tenaga terampil yang siap menerapkan kemampuan dalam penguasaan teknologi untuk mendukung pembangunan nasional.

Visi AMIKOM sendiri adalah menjadi sekolah tinggi kelas dunia yang unggul dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi yang berbasis entrepreneursip.

10 daftar perguruan tinggi terbaik yang ditulis di atas adalah menurut versi DIKTI tahun 2015 yang coba dikembangkan oleh penulis. Adapun versi 4ICU tahun 2013, 10 universitas terbaik di Jogja adalah :

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
  2. Universitas Islam Indonesia (UII)
  3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
  4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
  5. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
  6. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY)
  7. Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW)
  8. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga
  9. Universitas Sanatha Dharma (USD)
  10. Intitut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta

Tidak ada maksud apapun yang sifatnya mengkomparasikan perguruan tinggi satu dengan lainnya. Semua memiliki keunggulan masing-masing di bidangnya. Selain DIKTI, masih ada banyak lembaga penelitian yang memiliki penilaian berbeda dari DIKTI.

Bagi kalian yang bingung ingin meneruskan pendidikan di perguruan tinggi mana, semoga artikel ini bisa menjadi jawaban Anda. Anda pun bisa mencari sumber informasi pendidikan di Bolmut Post, apapun tentang pendidikan terutama di wilayah Sulawesi Utara.

10 Universitas Terbaik di Italia; Menggali Jejak Sejarah Universitas Tertua di Dunia

10 Universitas Terbaik di Italia; Menggali Jejak Sejarah Universitas Tertua di Dunia

Universitas Terbaik di Italia
Pixabay.com

UNIVERSITAS TERBAIK DI ITALIA — Siapa yang tidak kenal Italia? Pusat peradaban Eropa di abad pertengahan ini sangat menentukan perannya baik di bidang keagamaan, sosial, politik dan sebagainya. Tak kurang-kurang banyak ilmuwan maupun para “jenius” lahir di negeri ini.

Galileo Galilei, Leonardo da Vinci, Michelangelo sampai Guglielmo Marconi merupakan bukti nyata negeri ini punya kontribusi penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Dari zaman Renaissance sampai jaman Now masih banyak kontribusi para ilmuwan dari negeri Romawi ini.

Bicara soal pendidikannya, sebenarnya negara ini tetap dapat mempertahankan reputasinya sebagai salah satu negara dengan tingkat pendidikan terbaik di Eropa. Banyak universitas tua berdiri di negeri ini, bahkan konon negeri ini merupakan salah satu cikal bakal pendidikan tinggi akademis di masanya.

Cocok bagi Anda yang ingin berkuliah dengan nuansa era dahulu dengan perpaduan modern. Jika bicara beasiswanya, biasanya mahasiswa yang berkuliah di negara ini mengandalkan beasiswa Uni Eropa (Erasmus Mundus). Meskipun begitu, ada juga kok beasiswa yang ditawarkan dari pihak universitas.

Universitas Terbaik di Italia

liburan ke Italia
Pixabay.com

Pengen tahu universitas mana saja yang terbaik di Italia? Monggo, di bawah ini ada reviewnya versi Webometrics dan sejumlah situs lain.

1. Università di Bologna

Universitas Terbaik di Italia Università di Bologna
https://thedailybelter.com/2016/08/02/glasgow-university-receive-430000-business-course-applications-due-to-old-firm-reunion/

Inilah universitas yang disebut-sebut paling tua di dunia. Berdiri sejak era Kekaisaran Romawi dan sampai hari ini masih menjadi salah satu universitas berpengaruh di Eropa bagian selatan. Sekaligus berperan dalam setiap era pemerintahan di negeri Romawi ini.

Asal usul universitas ini sudah ada sejak tahun 1088. Bahkan inilah perguruan tinggi pertama di dunia yang menggunakan kata “universitas” sebagai nama institusinya. Lokasinya ada di kota Bologna, pusat pemerintahan alias ibukota regione Emilia-Romagna, Italia bagian tengah.

Meskipun secara formal universitas ini baru diresmikan tahun 1158 oleh Raja Frederick I Barbarossa, namun sejarawan lebih banyak merujuk pembangunan awal universitas ini pada tahun 1088.

Alasannya meski universitas ini dari segi de jure baru diresmikan tahun 1158, namun pengajarannya secara de facto sudah dimulai di tahun 1088. Sehingga menjadikan universitas ini sebagai universitas tertua di dunia dari segi operasionalnya hingga sekarang. Artinya secara umum universitas ini sudah 1000 tahun lebih berdiri!

Konon di universitas ini pula istilah macam “almamater”, “professor” dan sebagainya muncul. Begitupula dengan sistem perguruan tingginya yang sudah mengenal dimana mahasiswa membayar langsung kepada dosen atau professornya sebagai imbalan atas ilmu yang diberikan.

Saat ini ada sekitar 82.000 mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi ini. Terdapat 11 sekolah (di universitas ini istilah fakultas diganti dengan sekolah, Red) yang terdiri atas keilmuan hukum, ekonomi, politik, psikologi, sains, teknik, agrikultur dan lain sebagainya.

Universitas ini di tahun 2017 dinobatkan sebagai universitas paling prestisius di Eropa selatan oleh lembaga kolaborasi La Repubblica dan CENSIS. Sedangkan menurut QS World Academic Rankings menempatkan universitas ini di posisi 182 dunia di tahun 2017. Oke ya?

 Karena ini adalah universitas tertua di dunia, tidak heran banyak alumninya berkecimpung di berbagai bidang. Sejumlah alumninya yang terkenal adalah Paus Alexander VI, Innosentius IX, Gregorius XIII, Gregorius XV (Semuanya adalah Paus dari berbagai zaman), Nicolaus Copernicus (penemu teori Heliosentris), Guglielmo Marconi (penemu radio), Giorgio Armani (desainer busana terkemuka), Umberto Eco (sastrawan dan pakar semiotika) sampai pencipta mobil sport khas Italia, Enzo Ferrari. Widih!

2. Università degli Studi di Roma La Sapienza

Universitas Terbaik di Italia Università degli Studi di Roma La Sapienza
http://opinioni-master.it/master/master-diritto-dellambiente-roma-lasapienza/

Jika tadi kita berkenalan dengan universitas tertua di dunia, yang satu ini adalah universitas terbesar di Eropa dari segi jumlah mahasiswanya. Sekaligus salah satu yang tertua di Eropa. Penasaran?

Perguruan tinggi ini masih erat kaitannya dengan Kepausan umat Kristen Katholik yang berpusat di Vatikan. Didirikan oleh Paus Bonifasius VIII pada tahun 1303 melalui surat perintahnya dalam bahasa Latin “In Supremae praemenentia Dignitatis”. Berdiri di pusat ibukota Italia saat ini, Roma.

Pada saat itu penyebutan perguruan tinggi ini belum memakai kata “universitas”, melainkan “studium”. Jurusannya pun terbilang klasik macam perguruan tinggi lainnya di Eropa yang didirikan pada abad pertengahan. Meliputi hukum, kedokteran, filsafat, dan teologi.

Meskipun awalnya didirikan oleh Kepausan Vatikan, namun pada tahun 1870 universitas ini lepas dari persatuannya dengan Gereja Katholik Roma. Kepengurusannya lalu diserahkan pada pemerintah Italia hingga kini.

Saat ini universitas ini memiliki lebih dari 112.000 mahasiswa. Bayangkan! Sangat cocok bagi anda yang menginginkan kondisi kampus dengan mahasiswa yang heterogen. Punya delapan fakultas yang terdiri atas sains, kedokteran, teknik, ilmu alam, humaniora, ekonomi dan lain sebagainya.

Jurusan paling oke di universitas ini adalah teknik, sains, humaniora dan ilmu alam yang memiliki sejumlah penelitian yang terbilang top di Eropa. Sangat direkomendasikan bagi anda pecinta ilmu sains dan kemanusiaan.

Alumninya kebanyakan adalah pebisnis, ahli sains dan politisi. Beberapa gelar Nobel sudah diraih oleh alumninya dari berbagai bidang. Sejumlah nama alumni yang terkenal antara lain Maria Montessori (pakar pendidikan), Federica Mogherini (salah satu pejabat Uni Eropa yang cukup dikenal di Asia), dan Antonio Tajani (ketua parlemen Uni Eropa).

3. Università degli Studi di Milano

Universitas Terbaik di Italia Università degli Studi di Milano
http://paroleinpentola.blogspot.co.id/2015/06/universita-degli-studi-di-milano-ca.html

Sekarang kita ke pusat kota mode di Italia, yaitu kota Milan. Konon banyak juga pelajar Indonesia yang belajar di kota ini. Selain faktor dua klub sepakbola yang masyhur disana (AC Milan dan Inter Milan). Lumayan lho bisa kuliah sambil nonton bola. Hehehe…

Dibandingkan dengan dua universitas beken negeri Romawi di atas, universitas ini baru berdiri di abad modern. Berdiri pada tahun 1924 atau sehabis Perang Dunia I. Sejatinya universitas ini merupakan penggabungan dua institusi pendidikan tinggi yang terlebih dahulu berdiri.

Dua institusi itu bernama Accademia Scientifico-Letteraria atau akademi ilmu sastra yang berdiri tahun 1861 dan Instituti Clinci di Perfezionamento atau institut spesialisasi klinik yang berdiri pada tahun 1906.

Ada kabar baik bagi anda yang berminat melanjutkan pada keilmuan politik, sosiologi, hukum dan filsafat. Sebab universitas ini menonjol di bidang tersebut versi lembaga ANVUR. Selain itu universitas ini juga selalu masuk jajaran tertinggi pada jurusan ekonomi, statistika, ilmu bumi, sejarah dan ilmu arkeologi. Sepertinya universitas ini sangat cocok bagi anda dari lulusan SMA jurusan IPS.

Mahasiswa yang berkuliah disini ada sekitar 59.000 mahasiswa. Penulis sebenarnya cukup heran dengan universitas beken di negeri Romawi ini yang jumlah mahasiswanya ora umum alias banyak banget. Hehehe,.. Punya 9 sekolah setara fakultas yang menaungi keilmuan hukum, kedokteran, veteriner, agrikultur, olahraga, linguistik, farmasi, sains, dan humaniora.

Lembaga survei The Leiden Rankings menempatkan universitas ini sebagai yang terbaik di Italia. Alumninya kebanyakan adalah pebisnis dan politisi. Satu nama yang cukup terkenal yaitu Silvio Berlusconi, mantan Perdana Menteri Italia dan pemilik klub AC Milan. Siapa Milanisti yang tidak kenal nama ini? Hayoo…

4. Università degli Studi di Padova

Universitas Terbaik di Italia Università degli Studi di Padova
http://www.university1press.com/2017/09/universita-degli-studi-di-padova.html

Dari kota mode kita ke kota tertua di utara Italia, yaitu kota Padua atau bisa juga disebut Padova. Konon Galileo Galilei hidup dan tinggal di kota ini sampai meninggalnya. Bahkan ia juga pernah mengajar di perguruan tinggi ini. Masa sih?…

Berdiri di tahun 1222, universitas ini didirikan oleh para professor yang meninggalkan universitas Bologna. Loh, kenapa mereka meninggalkan universitas tertua di dunia itu? Mereka ternyata meninggalkan universitas Bologna dikarenakan untuk mencari model “kebebasan akademis”. Dari sinilah universitas ini berdiri dan menjelma menjadi salah satu universitas terbesar di Italia.

Universitas ini dihuni oleh sekitar 60.000 mahasiswa dengan berbagai jurusan yang terbagi atas tujuh sekolah. Mulai dari hukum, ekonomi, teknik, humaniora dan ilmu sosial, kedokteran, sains dan psikologi. Menjadikannya universitas ini sebagai salah satu yang terbesar di Italia sekaligus salah satu yang terbaik di Italia versi beberapa lembaga pemeringkat.

Universitas ini sebenarnya terkenal akan jurusan hukumnya dikarenakan ketika awal berdiri, universitas ini menaungi keilmuan baik hukum publik maupun hukum kanon gereja (Katholik). Keilmuan lain yang unik disini adalah anatomi tubuh, salah satu yang tertua di Eropa karena mereka membuka jurusan tersebut sejak tahun 1959.

Penemu teori heliosentris, Nicolaus Copernicus merupakan salah satu alumninya yang terkenal. Nah Galileo Galilei memang bukan alumni universitas ini, tetapi ia justru pernah mengajar di universitas ini. Kebanyakan alumninya berprofesi sebagai seni, politisi dan ilmuwan saintis.

5. Università di Pisa

Universitas Terbaik di Italia Università di Pisa
http://www.branditaliamagazine.com/item/event/618

Perguruan tinggi yang satu ini letaknya di Italia Tengah, tepatnya di Commune di Pisa atau kota Pisa. Kota yang ada menara miringnya yang terkenal itu? Betul, di kota ini kamu bukan hanya bisa kuliah, tapi juga berwisata di menara yang ikonik itu.

Universitas ini juga terbilang ikonik di negeri Romawi. Betapa tidak, universitas ini berdiri di tahun 1343. Tuh kan, universitas yang (lagi-lagi) tua, hehehe… Sudah berdiri sejak abad ke 11 dan awalnya memainkan peranan sebagai universitas yang membidangi ilmu hukum dan pengembangan ekonomi kala itu.

Seperti kebanyakan universitas tua lainnya di Italia, awalnya universitas ini didirikan oleh Gereja Katholik Roma yang saat itu dipimpin oleh Paus Klementius VI dan Pisa Republica yang waktu itu memerintah wilayah Pisa ini. Dikatakan ikonik selain karena tua, universitas ini juga memiliki taman bernama Orto Botanico yang sudah cukup lama berdiri sejak 1544. Salah satu “taman akademis” tertua di Eropa.

Jumlah mahasiswa di universitas ini juga tidak kalah banyak, yaitu sekitar 46.000 mahasiswa. Keilmuannya terbilang lengkap, namun sepertinya universitas ini memiliki spesialisasi di bidang kedokteran.

Ini dikarenakan universitas ini memiliki tiga departemen kedokteran yang berbeda, terdiri atas pengembangan teknologi kedokteran, molekular dan penanganan medis serta klinis dan eksperimental kedokteran. Itu belum termasuk kedokteran hewan a.k.a veteriner yang termasuk keilmuan langka di tanah air. Bisa jadi referensi bagi anda yang menyukai bidang medis dan kedokteran dengan keilmuan lebih spesifik.

Tercatat ada tiga gelar Nobel yang diraih alumninya. Kebanyakan alumninya adalah politisi dari negeri Romawi ini. Namun banyak alumninya yang sukses menjadi ilmuwan saintis maupun matematikawan.

6. Università degli Studi di Napoli Federico II

Universitas Terbaik di Italia Kampus
https://www.youtube.com/watch?v=KcDlrD3xuD0

Bagi pecinta sepakbola mungkin sudah tidak asing dengan universitas ini. Yap, universitas ini berdiri di kota yang sama dengan klub sepakbola Napoli yang terkenal itu. Sama-sama berdiri di kota yang memiliki bangunan dan pantai yang Indah di Barat Italia.

Universitas ini didirikan pada tahun 1224 dan konon merupakan universitas non-agama alias sekuler paling tua di dunia. Sesuai namanya, perguruan tinggi ini didirikan oleh kaisar Frederick II dari kekaisaran Suci Romawi. Kaisar Frederick II mendirikan universitas ini awalnya untuk membantu administrasi negara dari tenaga akademisi dan professional.

Karena diperuntukkan untuk tenaga professional non agama alias pemerintahan inilah lalu bisa dikatakan inilah perguruan tinggi pertama non-agama di dunia. Terpisah antara pengaruh agama, namun lebih dekat pengaruhnya pada politik terutama bidang pemerintahan. Jika di Indonesia mungkin bisa disamakan dengan Sekolah Tinggi Negara Ilmu Pemerintahan/IPDN dan semacamnya.

Ada 78.000 mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi ini. Menjadikan universitas ini terbesar ketiga di Italia dari jumlah mahasiswanya. Memiliki 13 fakultas pertanian, arsitektur, ekonomi, kedokteran, kedokteran hewan, farmasi, sosiologi, filsafat, matematika, ekonomi, hukum dan sebagainya.

Nah, bagi yang sedang mencari jurusan teknik sipil universitas ini bisa menjadi pilihan tepat. Karena termasuk dalam seratus universitas terbaik di jurusan tersebut versi QS World Academic Rankings.

Selain itu jurusan segala cabang sains, informatika dan hukum juga salah satu yang terbaik di Eropa. Terlebih perusahaan komputer terkemuka Apple memiliki proyek penting di universitas ini, so bisa menjadi pilhan menarik bagi anda pecinta informatika dan komputer.

Meskipun universitas ini dicap “sekuler tertua”, kenyataannya universitas ini pernah melahirkan seorang teolog Gereja Katholik Roma terkemuka, yaitu St. Thomas Aquinas. Bagi anda umat Nasrani pasti kenal siapa dia. Kebanyakan alumninya banyak bekerja sebagai dokter, ilmuwan saintis, dan teknokrat.

7. Politecnico di Milan

Universitas Kampus Terbaik di Italia
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Politecnico_di_Milano_Bovisa_3.jpg

Jika dibandingkan dengan universitas Milan di atas, ternyata perguruan tinggi yang satu ini lebih tua lagi. Bahkan universitas tertua di kota mode di Italia ini.

Berdiri pada tahun 1863 universitas ini sudah bisa ditebak dari namanya. Yap, sebuah universitas politeknik yang lebih mengedepankan keilmuan teknik dan sains. Didirikan oleh sekretaris kementrian pendidikan Italia kala itu, Francesco Brioschi. Nama awalnya juga tidak jauh berbeda dengan yang sekarang kita lihat, yaitu Instituto Tecnico Superiore.

Mirip seperti Universitas Stanford, politeknik ini awalnya juga dibangun atas dasar kebutuhan industri. Utamanya teknik industri dan sipil. Lambat laun banyak keilmuan yang akhirnya dikembangkan disini.

Ada sekitar 42.000 mahasiswa yang berkuliah disini. Oh ya asal tahu saja bahwa politeknik ini adalah yang terbesar di Italia. Memiliki 12 departemen yang meliputi keilmuan cabang sains seperti fisika, kimia, dan energi) lalu cabang keilmuan teknik (aeronautika, arsitektur, mekanika, teknik sipil dsb), matematika dan desain.

Bagi anda yang menyukai bidang desain grafis, visual, fashion dan interior ada kabar bagus. Karena politeknik ini sudah menyediakan jurusan  bahkan dijadikan fakultas tersendiri tersebut mulai dari tingkat D3, S1 sampai program Pascasarjananya sejak tahun 2000. Pilihan menarik yang juga jarang ditemui di tanah air. Terlebih menurut QS World Academic Rankings, politeknik ini menduduki peringkat 7 dunia untuk bidang desain.

Alumninya telah berhasil meraih satu gelar Nobel atas nama Giulio Natta di bidang kimia. Kebanyakan alumninya justru berkecimpung sebagai desainer meskipun banyak jurusan cabang sains dan teknik di politeknik ini. Menarik ya?

8. Università degli Studi di Torino

Nah kalau universitas ini pasti dikenali oleh para Juventini atau pendukung La Vecchia Signora a.k.a. Juventus, hehehe. Yap, universitas ini berdiri di kota Turin, sebelah barat daya Italia. Rumah bagi klub terkemuka di Italia itu.

Universitas ini juga salah satu yang tertua di Italia. Ternyata, universitas yang berdiri di tahun 1404 ini didirikan oleh salah satu keluarga bangsawan tertua di Italia. Didirikan oleh Pangeran Ludovico dari Savoia atau keluarga bangsawan Savoy. By the way, keluarga ini keturunannya masih ada lho sampai sekarang, meskipun tidak lagi memerintah.

Meskipun begitu, universitas ini bukan lagi milik keluarga tersebut. Melainkan milik publik atau dikelola oleh negara. Universitas ini banyak memainkan peranan penting dalam sejarah perpolitikan Italia sejak berdirinya. Sempat juga menjadi referensi banyak pemikir positivistik Italia yang terkenal melahirkan penelitian model survey itu pada abad 18.

Ada sekitar 67.000 mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi ini. Memiliki 13 fakultas berbeda dengan keilmuan meliputi hukum, agrikultur, ekonomi, bahasa, kedokteran, edukasi, sastra dan filsafat, farmasi, politik, teknik dan sebagainya.

Uniknya universitas ini memiliki jurusan mengenai studi China kontemporer. Salah satu yang unik dan mungkin menjadikan pembeda dengan universitas lainnya di Italia. Mereka juga memiliki sekolah yang khusus membahas isu-isu strategis atau yang lebih dikenal dengan interfaculty (menggabungkan beberapa keilmuan untuk dijadikan kajian besar, Red).

Meskipun alumninya telah meraih gelar Nobel di bidang kedokteran, namun nyatanya universitas ini justru lebih menonjol ilmu non eksaktanya. Tokoh seperti Antonio Gramsci (pendiri partai Komunis Italia, penggagas hegemoni), Umberto Eco (tokoh Semiotika) sampai Giorgio Chiellini (pemain sepakbola) pernah kuliah disini lho. Sangat cocok bagi anda yang ingin melanjutkan studi di bidang politik, sosial, seni maupun penulis berjiwa aktivis. Hehehe…

9. Università degli Studi di Firenze

Kalau universitas yang satu ini berdiri di kota Florence, Wilayah Tuscany atau Italia bagian tengah. Kota yang merupakan salah satu peradaban Eropa di abad pertengahan. Namun universitas ini juga punya sejarah dengan kota Pisa lho.

Universitas ini didirikan tahun 1321 oleh pemerintah Republik Florentine yang pada masa itu dikuasai oleh keluarga bangsawan Medici. Beberapa tahun kemudian perguruan tinggi yang awalnya sebuah studium ini diakui oleh kepausan Vatikan yang waktu itu dipimpin oleh Paus Klementius VI.

Namun pada tahun 1471, studium ini dipindahkan ke kota Pisa ketika Pangeran Lorenzo dari Keluarga Medici mengontrol wilayah ini. Namun singkat cerita pada tahun 1859, studium yang sudah berubah namanya menjadi institut ini lalu berubah nama seperti yang sekarang kita lihat.

Ada lebih dari 50.000 mahasiswa yang berkuliah disini. Perguruan tinggi ini memiliki 12 sekolah yang terdiri atas ilmu agrikultur, arsitektur, seni, edukasi, teknik, hukum, kedokteran, sains, politik, ilmu sosial dan sebagainya.

Universitas ini terdepan dalam penelitian alam dan geologi. Sangat cocok bagi anda yang ingin jadi prakirawan cuaca maupun kondisi alam. Mengingat jurusan ini juga jarang terdengar namun dibutuhkan di tanah air. Mereka selalu aktif dalam pengembangan dan penelitian teknologi tingkat Uni Eropa.

Soal alumninya, tercatat dua paus Gereja Katholik Roma (Nicholas V dan Pius II), satu presiden (Sandro Pertini), dan dua perdana menteri Italia merupakan alumni universitas ini. Alumninya sendiri kebanyakan adalah politikus dan arsitek. Cocok bagi anda yang ingin menggeluti kedua bidang tersebut.

10. Università di Genova

Sepertinya pusat pendidikan di negeri Romawi ini banyak terkonsentrasi di wilayah utara dan tengah. Universitas yang satu ini berdiri tegak di kota pelabuhan Genoa, sebuah kota di wilayah Liguria sebelah barat laut Italia.

Didirikan oleh 1471, universitas ini sebenarnya sudah ada sejak abad ke 13. Namun resmi berdiri ketika pemimpin umat Katholik Roma yaitu Paus Sixtus IV mengeluarkan sebuah surat untuk mendirikan universitas ini. Keilmuan awalnya adalah kedokteran, teologi dan seni.

Pada tahun 1595, universitas ini lalu dikelola oleh salah satu ordo religius Gereja Katholik Roma, yaitu Serikat Yesus atau yang lebih dikenal dengan nama Jesuit. Namun seiring berjalannya waktu, universitas ini lalu dikelola oleh pemerintah.

Ada sekitar 40.000 lebih mahasiswa yang berkuliah di sini. Jika dibandingkan universitas lain di atas, universitas ini jauh lebih sedikit namun tetap saja banyak untuk ukuran mahasiswa luar negeri. Memiliki lima sekolah dengan keilmuan kedokteran, hukum, ilmu sosial, humaniora dan sebuah sekolah teknik (politeknik).

Meskipun jurusan kedokterannya lebih tua jika dibandingkan dengan jurusan teknik komputer, namun kenyataannya politekniknya lebih menonjol dari segi prestasi dan penelitiannya. Termasuk salah satu yang terbaik di Eropa dan Italia di bidang mesin dan komputer versi Microsoft Academic Research. Cocok bagi anda yang ingin menggeluti bidang tersebut.

Alumninya kebanyakan berprofesi di bidang politik dan industri. Tercatat satu Paus (Benediktus XV), dan satu presiden Italia (Sandro Pertini). Pewaris industri Vespa, yaitu Enrico Piaggio juga berkuliah disini lho…

Kpan Belajar di Universitas Terbaik di Italia?

Sepertinya negara ini lebih cocok bagi anda yang ingin menggeluti bidang kedokteran, arsitektur dan teknik. Mengingat ketiga jurusan ini selalu tersedia di negara ini dan tentunya sudah terbukti melahirkan banyak ahli di ketiga bidang tersebut.

Namun bagi anda yang ingin menggeluti bidang seni, sosial, humaniora dan keagamaan (Katholik) juga mendapat tempat tersendiri. Kenyataannya negeri ini malah masyhur karena seniman, penulis, dan tentunya filosof-nya. Hehehe….

 

Berkelana dengan Angsa Putih di 10 Universitas Terbaik Finlandia

Berkelana dengan Angsa Putih di 10 Universitas Terbaik Finlandia

Universitas Terbaik Finlandia — Secara teknis, bangsa Finlandia sebenarnya masih berkerabat dekat dengan bangsa Swedia yang letaknya cuma di sebelah barat negara itu. Malah mereka pernah dalam satu kekuasaan yang sama, yaitu kerajaan Swedia. Dengan kata lain, mereka punya darah bangsa Viking walaupun sudah berbeda secara kultur, budaya dan bahasa.

kuliah di negeri angsa putih universitas terbaik di finlandia

Hanya ada dua kata dan satu nama yang familier di telinga penulis tentang Finlandia. Dua kata itu adalah “Nokia” dan “Linux”, serta satu nama itu adalah Martti Ahtisaari. Hehehe, siapa yang tidak tahu Nokia? Semua tahu merek handphone yang belakangan mulai bangkit lagi ini berasal dari negara ini.

Saya bahkan masih mempunyai handphone merk ini. Sangat awet! (Ingat ini bukan promosi, hanya sekedar intermezzo saja, hehehe)

Linux? Yap, sistem operasi kode terbuka yang pernah saya pelajar ketika SMK. Bahkan sampai saat ini penulis masih meng-update beberapa versinya. Saingan Windows dan Apple ini juga berasal dari negara ini. Bisa dikatakan, inilah negerinya para teknokrat komputer.

Kalau Martti Ahtisaari? Nah dia sendiri adalah salah satu tokoh sentral perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah RI soal kembalinya Aceh ke pangkuan ibu pertiwi. Ya, bisa dikatakan kita berhutang banyak pada beliau.

Bagi saya tanpa dua kata dan satu nama ini, mungkin penulis tidak akan pernah tahu di mana dan apa itu Finlandia.

Bagaimana soal pendidikan? Tak usah ditanya, saya hanya menyajikan data saja biar ndak pada penasaran. Hehehe, menurut survei yang dilakukan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) di tahun 2006 menobatkan Finlandia sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, terutama dalam hal tingkat membaca buku.

Itu belum termasuk biaya pendidikannya. Ya, negara ini lebih ekstrem daripada Jerman untuk urusan ini, Gratis!. Bahkan untuk mahasiswa asing, banyak keuntungan yang tidak bisa didapat jika kita kuliah di negara lain. Mulai dari biaya hidup sampai potongan biaya untuk urusan sepele seperti transportasi, makan dan sebagainya.

Pemerintah Finlandia memang banyak mengalokasikan pendapatan negaranya untuk pendidikan alias Education First. Tak heran orang-orang di sana kebanyakan punya pendidikan tinggi setara S1 dan S2.

Selain itu dari segi tingkat korupsi, negara ini adalah yang paling rendah tingkat korupsinya menurut lembaga Transparency International. Bayangkan, pendidikannya benar-benar mencerminkan perilakunya!.

Meskipun dalam hal ekonomi mereka sedikit lebih lambat jika dibandingkan negara Eropa lainnya, tetap saja negara ini sangat stabil mengingat tingkat korupsinya yang rendah dan didukung mutu pendidikan yang baik.

Tak salah bahkan mungkin kita harus belajar banyak tentang sistem pendidikan di sana. Kita tentu mendambakan sebuah sistem pendidikan yang benar-benar mencerminkan perilakunya. Bukan malah pendidikan yang digunakan untuk saling menjegal, menjatuhkan apalagi buat gengsi-gengsian. Tapi benar-benar bermanfaat dan baik bagi sesama dan semua orang.

Sistem pendidikannya benar-benar mencerminkan perilakunya, itulah Finlandia

10 Universitas Terbaik di Finlandia

Nah, menarik kan sekelumit cerita dan fakta yang ada di Finlandia?, Yap inilah 10 universitas di Finlandia yang bisa menjadi rekomendasi kuliah anda apabila anda berminat untuk belajar ke sana.

1. University of Helsinki (Helsingin Yliopisto)

universitas terbaik di finlandia University of Helsinki
helsinki.fi

Sejauh ini hanya ada beberapa universitas dunia yang memiliki julukan 3T, yaitu Terbaik, Terbesar, dan Tertua. Hehehe, Universitas Helsinki termasuk salah satunya. Yap, inilah universitas terbaik, terbesar dan tertua di negeri Angsa Putih ini.

Berdiri pada tahun 1640, sebenarnya universitas ini masih ada campur tangan kekaisaran Swedia saat pendiriannya. Pendirinya adalah Ratu Christina dari Swedia. Ya, waktu itu memang wilayah Eropa Utara masih didominasi kerajaan Swedia, termasuk Finlandia.

Awalnya universitas yang berdiri di ibukota Finlandia ini namanya adalah Åbo Kungliga Academy. Universitas ini didirikan terutama untuk kepentingan gereja. Jadi jurusannya seputar teologi, hukum, filsafat, sains dan semacamnya. Mirip-mirip dengan universitas tua di Eropa pada umumnya.

Ada sekitar 35.000 mahasiswa yang menimba ilmu di perguruan tinggi ini. Saat ini universitas ini memiliki 11 fakultas yang menaungi bidang seni, hukum, kedokteran, ilmu sosial, biologi, sains, kedokteran, agrikultur dan semacamnya.

Uniknya di universitas ini fakultas biologi dan farmasi justru berdiri terpisah dari fakultas sains. Berbeda dengan fakultas sains di tanah air yang cenderung menaungi keduanya. Namun dengan begitu jurusan biologi dan farmasi di universitas ini jadi lebih spesifik dan jurusannya lebih ke penerapannya (applied sciences).

Menurut Academic Ranking of World Universities (ARWU) menempatkan universitas ini di peringkat 56 dunia. Kompetitif sekali ya?, selain itu universitas ini dikenal di Eropa sebagai salah satu universitas yang banyak sekali sumbangannya bagi perkembangan teknologi modern.

Alumninya sendiri telah berhasil menggondol 5 gelar Nobel dari bidang yang berbeda. Rata-rata alumninya adalah politisi, dan matematikawan ternama dunia. Pilihan menarik bagi anda yang tertarik dengan keilmuan yang menurut penulis “keilmuan ruwet” tersebut. Hehehe, bagus lho…

2. Aalto University (Aalto Yliopisto)

universitas terbaik di finlandia Aalto University
adsttc.com

Umur universitas ini sebenarnya masih sangat muda. Meskipun begitu, universitas ini punya sejarah panjang. Loh gimana sih ceritanya? Hehehe, jadi begini ceritanya.

Universitas ini awalnya merupakan sebuah gabungan dari tiga perguruan tinggi lain di kota Espoo dan Helsinki. Ketiga universitas yang digabung ini semuanya adalah universitas tua. Antara lain Helsinki University of Technology yang berdiri sejak tahun 1849, Helsinki School of Economy yang berdiri tahun 1904, serta University of Art and Design Helsinki yang berdiri 1871.

Nah pada tahun 2010 silam, ketiga perguruan tinggi tua tersebut melebur menjadi satu seperti yang kita lihat saat ini. Waktu itu menteri keuangan Finlandia, Anne Brunila memandang bahwa di negara Angsa Putih tersebut sudah terlalu banyak institusi perguruan tinggi.

Ia lalu mengusulkan untuk mengadakan merger beberapa perguruan tinggi tersebut. Hingga pada akhirnya ketiga universitas tua di kota Espoo dan Helsinki itu digabung menjadi satu. Ow begitu ceritanya, hehehe…

Nama universitas ini sendiri mengambil dari seorang arsitektur bin nama orang yang terkenal di sana, Alvar Aalto. Orientasi utama perguruan tinggi ini adalah entrepreneurship. Pilihan tepat bagi anda yang ingin menjadi pengusaha atau CEO.

Mahasiswa yang berkuliah di sini sekitar 20.000 orang. Untuk ukuran Finlandia mungkin jumlah segitu sudah termasuk besar. Mengingat universitas Helsinki saja cuma 10.000 lebih banyak alias 30.000 mahasiswa.

Memiliki 6 sekolah atau school yang terdiri atas seni dan desain arsitektur, teknologi kimia, bisnis, teknik kelistrikan, teknik, dan sains. Minus ilmu sosial, murni keilmuan dan cabang dari ilmu sains dan seni tentunya.

Alumninya telah meraih satu gelar Nobel. Kebanyakan alumninya adalah desainer dan pengusaha dari berbagai bidang. Cocok memang jika anda berkuliah di sini dan ingin jadi pengusaha.

3. Oulu University (Oulun Yliopisto)

Universitas ini berdiri tegak di kota Oulu. Letaknya ada di Finlandia bagian utara, tepatnya di wilayah Ostrobothnia Utara. Kalau tidak salah, di sinilah pabrik Nokia berdiri. Salah satu perguruan tinggi terbesar di negeri Angsa Putih ini.

Universitas ini berdiri pada tahun 1919. Didirikan oleh perkumpulan sekolah yang ada di kota Oulu ini, Oulu College Academy. Universitas ini terkenal akan bentuk laboratorium tanamannya atau sering disebut botanical garden.

Bentuknya mirip dengan Piramida di Mesir, namun terbuat dari kaca. Unik ya? Bangunan gedung universitas ini juga mengadopsi gaya ramah lingkungan. Cocok bagi anda yang ingin berkuliah sembari menikmati sejuknya alam di sekitarnya. Damai rasanya kuliah di sini, hehehe….

Universitas ini memiliki 15.000 mahasiswa. Selain itu perguruan tinggi ini memiliki 6 fakultas yang meliputi teknologi, sains, humaniora, kedokteran, pendidikan, dan bisnis. Untuk jurusan kedokteran, cabangnya bisa dikatakan sangat lengkap. Mulai dari biomedis, klinis, kedokteran gigi, maupun diagnosa. Cocok bagi anda yang ingin jadi dokter.

Namun, universitas ini justru terkenal karena fakultas teknologinya. Kenapa? Universitas ini menyediakan jurusan yang lebih spesifik ke arah telekomunikasi dan teknologi industri. Cocok juga bagi anda yang ingin belajar masalah pertelekomunikasian kita yang masih menemui banyak kendala. Hmm…

Alumninya juga tidak jauh-jauh dari bidang telekomunikasi. Satu gelar Nobel diraih oleh alumninya yang saya sebut di awal, Martti Ahtisaari. Selain itu banyak juga penulis dan musisi Finlandia yang berasal dari universitas ini.

4. University of Turku (Turun Yliopisto)

Nah kalau universitas yang satu ini berdiri di sebuah kota tua. Berdiri di kota Turku, letaknya di sebelah selatan Finlandia. Perguruan tinggi ini juga menyandang status sebagai universitas terbesar kedua di Finlandia.

Meskipun secara resmi universitas ini berdiri pada tahun 1920, nyatanya secara de facto universitas ini sudah ada sejak tahun 1640. Waktu itu namanya adalah The Royal Academy of Turku.

Namun pada tahun 1827, universitas ini dipindahkan ke ibukota Helsinki karena kebakaran hebat yang melanda kota Turku. Nah, barulah pada tahun 1920 universitas ini didirikan kembali di kota Turku dan menganut sistem pendidikan modern.

Saat ini ada tujuh fakultas yang menaungi universitas ini. Antara lain bidang hukum, sains dan matematika, ilmu sosial, kedokteran, humaniora, pendidikan dan ekonomi. Menurut saya, ada dua jurusan yang menarik perhatian saya.

Di sini anda bisa mempelajari studi Asia. Cukup menarik karena biasanya jurusan tersebut hanya ada di negara-negara yang punya hubungan langsung dengan Asia (penjajah maupun hubungan bilateral secara langsung maksudnya, Red) macam Jerman, Belanda, dan lain sebagainya.

Selain studi Asia, ada kabar gembira bagi anda yang kesulitan mencari jurusan yang terkait dengan keilmuan tata boga. Universitas ini menyediakan jurusan tersebut. Salah satu jurusan yang (anehnya) sangat jarang ditemui di tanah air.

Buat yang doyan makan juga boleh nambah menu. Hehehe… Syukur-syukur bisa mengembangkan teknologi maupun keragaman pangan di tanah air. Berkelas kan? Oh ya, mahasiswa yang berkuliah di sini sekitar 20.000 orang.

Alumninya sendiri kebanyakan adalah politisi di negeri Angsa Putih ini. Bahkan dua di antaranya adalah Presiden Finlandia sendiri.

5. University of Jyväskylä (Jyväskylän Yliopisto)

universitas terbaik di finlandia University of Jyväskylä
wikimedia.org

Sesuai namanya, universitas ini berdiri di kota Jyväskylä. Posisinya jika dilihat dari peta terletak di Finlandia bagian tengah. Salah satu universitas ternama di negeri Angsa Putih ini.

Universitas ini berdiri pada tahun 1863 dengan nama Teacher Seminary. Dari namanya, orientasi utama perguruan tinggi ini sudah bisa ditebak. Aye, sekolah keguruan yang di Indonesia biasa disebut dengan sekolah pendidikan guru atau SPG (ingat ini bukan sales ya maksudnya, hihihi) pada era 1970an. Jadi keilmuannya lebih ke pendidikan murni dan sangat direkomendasikan bagi anda yang ingin menjadi guru maupun calon pendidik.

Ada sekitar 24.000 mahasiswa yang berkuliah di sini. Perguruan tinggi ini memiliki enam fakultas yang terdiri dari keilmuan humaniora dan ilmu sosial, teknologi informasi, edukasi dan psikologi, olahraga dan ilmu kesehatan, sains dan matematika dan satu fakultas bisnis dan ekonomi.

Satu yang menarik di sini adanya jurusan olahraga. Cocok bagi anda yang ingin menjadi guru olahraga, mengingat jurusan ini lagi-lagi sangat jarang ditemui di tanah air. Direkomendasikan juga bagi yang berminat melanjutkan S2 atau yang ingin menjadi dosen. Karena universitas ini merupakan rujukan utama di sana bagi para pendidik dan dosen.

Alumninya pun tidak jauh-jauh dari dunia pendidikan. Aalvar Aalto seorang arsitek ternama di Finlandia yang namaya diabadikan menjadi nama universitas di sana (Universitas Aalto) sebenarnya merupakan alumni perguruan tinggi ini.

6. Tampere University of Technology (Tampereen Teknillinen Yliopisto)

universitas terbaik di finlandia Tampere University of Technology
tut.fi

Kita sekarang ke kota Tampere, lokasinya ada di sebelah selatan negara Angsa Putih ini. Salah satu kota terpadat di Finlandia, serta pusat industri di sana.

Universitas ini sendiri berdiri pada tahun 1960 dengan nama Yhteiskunnallinen Korkeakoulu (Dijamin susah sekali bacanya, hihihi). Waktu itu kota Tampere sesudah Perang Dunia ke II menjelma menjadi kota industri yang sangat penting bagi Finlandia.

Jadi perlu adanya universitas yang arahnya ditujukan pada teknik dan industri. Maka dari itu, universitas ini berdiri sembari mendukung perkembangan bisnis dan industri di kota tersebut. Satu lagi kembaran Stanford dari Finlandia. Hehehe…

Universitas ini memiliki empat fakultas yang terdiri atas teknik, ekonomi, sains dan bisnis. Ingat, dari nama perguruan tinggi ini sebenarnya sudah ketahuan orientasinya. Yap, lebih mengutamakan teknik. Pilihan tepat bagi anda yang ingin studi mengenai berbagai teknik dalam industri. Oh ya hampir lupa, universitas ini dihuni oleh sekitar 9.000 mahasiswa.

Menurut Times Higher Education (THE), universitas ini ada di peringkat 11 terbaik di dunia dalam hal kolaborasi dengan industri. Selain itu menurut QS World Academic Rankings, universitas ini berada di peringkat 50 dunia sebagai universitas termuda terbaik. Sudah muda, mendunia pula. Hehehe…

Alumninya sendiri kebanyakan adalah businessman di bidang teknologi maupun komunikasi. CEO Nokia dan sejumlah petinggi perusahaan di Finlandia merupakan alumni universitas berbasis teknik ini.

7. University of Tampere (Tampereen Yliopisto)

universitas terbaik di finlandia University of Tampere
marihe.eu

Universitas ini sebenarnya masih satu kota sama universitas di atas. Lebih tua malah, dan orientasinya lebih ke ilmu sosial. Jadinya kayak pasangan hidup yang saling melengkapi gitu. Modus baper nih, hehe…

Awalnya universitas ini bernama Civic College (kayak merk mobil, hehehe…) atau dalam bahasa Suomi (Finlandia) disebut sebagai Kansalaiskorkeakoulu. Berdiri di ibu kota Finlandia, Helsinki pada tahun 1925.

Namun pada tahun 1960, universitas ini dipindahkan ke kota Tampere. Sejak saat itulah namanya juga berubah seperti yang sekarang kita lihat. Jadinya kota Tampere punya dua universitas yang saling melengkapi itu tadi, yang satu orientasinya teknologi, satunya lagi ilmu sosial.

Universitas ini memiliki sekitar 20.000 mahasiswa. Sistemnya mirip dengan kebanyakan universitas di AS yang menggunakan sebutan sekolah atau school. Ada sembilan sekolah di sini, mulai dari sosial dan humaniora, media dan komunikasi, kedokteran, manajemen, pendidikan, teknologi biomedis, teknologi informasi dan lain sebagainya.

Kalau yang satu ini lebih direkomendasikan bagi teman-teman yang ingin belajar ilmu sosial maupun cabangnya seperti komunikasi, manajemen, bahasa dan sebagainya. Namun bagi anda yang ingin belajar masalah kesehatan, di sini tersedia jurusan biomedis yang lagi-lagi jarang terdengar di tanah air.

Alumninya sendiri merupakan politisi di negeri Angsa Putih ini. Bahkan satu Perdana Menterinya bernama Jyrki Katainen adalah alumni universitas ini.

8. University of Eastern Finland (Itä-Suomen Yliopisto)

universitas terbaik di finlandia University of Eastern Finland
sykoy.fi

Sesuai namanya, universitas ini letaknya ada di sebelah timur Finlandia. Tepatnya ada di tiga kota berbeda, yaitu Joensuu, Kuopio dan Savonlinna. Salah satu universitas yang usianya relatif masih sangat muda.

Baru berdiri di tahun 2010, universitas ini hasil dari penggabungan dua universitas berbeda. Universitas yang dimaksud adalah Universitas Joensuu yang berdiri di kota Joensuu, serta Universitas Kuopio yang berdiri di kota Kuopio.

Orientasi perguruan tinggi ini juga unik, lebih kepada tantangan global. Tantangan global yang dimaksud adalah gaya hidup, sosialita masyarakat, budaya dan perubahan lingkungan. Hal inilah yang membuat universitas ini berbeda dan cocok bagi anda yang memang menyukai fenomena global yang serba dinamis.

Ada sekitar 15.000 mahasiswa yang berkuliah di sini. Memiliki empat fakultas berbeda yang membidangi filsafat, sains dan kehutanan, ilmu kesehatan, serta ilmu sosial dan bisnis. Nah satu lagi jurusan langka namun sangat dibutuhkan di tanah air, yaitu kehutanan.

Apalagi bagi anda pecinta alam bisa menjadi referensi kuliah apabila anda berminat untuk belajar di sini. Fokus lingkungan yang diusung cocok bagi anda yang ingin mempelajari ilmu kesehatan, kedokteran, lingkungan maupun ilmu alam.

Menurut QS World Academic Rankings, universitas ini ada di peringkat 46 dunia universitas termuda terbaik. Hebat ya? satu lagi universitas muda dan mendunia dari negeri Angsa Putih ini. Hehehe.. Alumninya sendiri kebanyakan adalah ahli lingkungan, kesehatan dan lain sebagainya.

9. Åbo Akademi University (Åbo Akademi)

universitas terbaik di finlandia Åbo Akademi University
wikimedia.org

Kembali ke kota tua Turku, ada satu lagi universitas di sana. Sama seperti Universitas Helsinki, universitas ini punya hubungan dengan Swedia. Uniknya, saking lekatnya sama Swedia universitas ini bahasa pengantarnya bukan Finlandia, tapi Swedia. Lah kok bisa?

Ketika saya baca tentang sejarah universitas ini dari beberapa sumber memang seperti itu adanya. Perguruan tinggi yang berdiri di tahun 1918 ini menggunakan bahasa Swedia sebagai pengantarnya bukan karena tidak nasionalis. Asal tahu saja, kota Turku ini ada sebagian kecil masyarakatnya menjadikan bahasa Swedia sebagai salah satu bahasa lokal selain bahasa Finlandia sebagai bahasa persatuan.

Selain itu bagi orang Swedia sendiri, kota Turku ini nama lainnya kota Åbo. Karena kota ini didirikan pengaruh kerajaan Swedia waktu itu, maka tidak heran kota ini lekat sekali dengan budaya Swedianya. Jadi tidak heran bila universitas ini juga menggunakan bahasa Swedia sebagai bahasa pengantar kuliahnya karena faktor kedekatan yang rumit ini. Begitu…

Jika dibandingkan universitas lain di Finlandia, mahasiswa di sini lebih kecil jumlahnya. Sekitar 7.000 mahasiswa saja. Terdapat empat fakultas yang menaungi ilmu sosial, seni, humaniora, pendidikan, ilmu kesejahteraan, sains, teknik, psikologi, teologi, bisnis dan ekonomi.

Satu yang menarik ada jurusan ilmu kesejahteraan. Di Indonesia biasa dikenal dengan ilmu kesejahteraan sosial, jurusan yang termasuk langka atau jarang terdengar di tanah air.

Alumninya sendiri kebanyakan merupakan penulis dan saintis di negeri Angsa Putih ini. Ada juga yang menjadi teolog, kebanyakan pendeta Kristen Protestan aliran Lutheran yang kebetulan dianut oleh sebagian besar rakyat Finlandia.

10. Lappeenranta University of Technology (Lappeenrannan Teknillinen Yliopisto)

universitas terbaik di finlandia Lappeenranta University of Technology
panoramio.com

Universitas ini berdiri di sebelah tenggara negeri Angsa Putih ini. Hanya saja, berdiri di sebuah kota yang terkenal akan danaunya, danau Saimaa namanya. Sekaligus kota yang berbatasan langsung dengan Rusia di sebelah timurnya. Jadi jika anda kuliah di sini, bisa lihat langsung perbatasan Finlandia dan Rusia. Menarik ya?

Universitas ini sendiri berdiri sejak tahun 1969. Awalnya bernama Lappeenrannan Teknillinen Korkeakoulu, sehingga hingga sekarang orientasinya masih sama yaitu teknologi. Hanya saja universitas ini lebih kepada pengembangan teknologi hijau dan terbarukan. Satu lagi perguruan tinggi berbasis lingkungan alias Green Campus.

Bahkan, universitas ini memiliki sertifikat Environmental Management System alias sistem manajemen lingkungan dari lembaga World Wide Fund for Nature (WWF). Tahukan WWF? Yang lambangnya bergambar Panda itu? Aye, bisa dikatakan kampus ini merupakan kampus ramah lingkungan. Cocok bagi anda yang ingin belajar masalah lingkungan dan alam.

Ada tiga sekolah alias school di perguruan tinggi ini. Antara lain meliputi teknologi, bisnis dan teknik. Untuk teknik sendiri lebih khusus pada teknik lingkungan beserta cabang keilmuannya. Jadi benar-benar sekolah yang sempurna bagi anda pecinta lingkungan yang ingin berkontribusi bagi alam. Hehehe…

Oh ya di sini yang berkuliah jauh lebih kecil lagi jumlah mahasiswanya. Hanya sekitar 5.000 orang saja, namun cocok bagi anda yang menginginkan sebuah universitas yang tidak terlalu padat.

Rata-rata alumninya juga tidak jauh-jauh dari tiga bidang tersebut. Paling banyak adalah businessman, maupun teknokrat dan penggerak di bidang lingkungan hidup.

***

Cukup lengkap ya jurusan studi yang ada di Finlandia. Dalam hal orientasi teknologi, hampir mirip dengan Jerman. Namun orientasi lingkungan hidupnya menjadi pembeda di negara Angsa Putih ini.

Saya pikir perlu bagi anda yang ingin belajar tentang lingkungan hidup untuk berkuliah di sini. Mengingat isu yang satu ini cukup menyita perhatian kita di kala hutan Kalimantan semakin tidak ramah buat hewan-hewan di sana. Syukur-syukur bisa memperbaiki lingkungan di tanah air kita yang makin kotor.