Sejarah Pramuka Dunia yang Perlu Anda Ketahui

Sejarah Pramuka Dunia — Apakah Anda seorang anggota pramuka? Jika iya, pernahkah Anda mengetahui sejarah pramuka dunia?  Jika Anda belum tahu, jangan khawatir! Artikel ini akan mengulas sejarah pramuka dunia yang perlu anda ketahui.

Sejarah pramuka dunia adalah materi yang harus diketahui, dipahami dan dimengerti oleh seluruh anggota pramuka kelompok pembina dan pandega. Tapi meskipun begitu. Kelompok siaga dan penggalang juga harus mengetahui pula sejarah pramuka ini.

Sejarah Pramuka Dunia

Bapak Pramuka dunia adalah Baden Powell, di mana pada awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya inipun dibuat buku dengan judul Scouting For Boys.

Buku yang terinspirasi dari pengalaman Baden Powell inipun dengan cepat tersebar di Inggris dan begara-negara lain.  Lalu beberapa tahun kemudian berdirilah sebuah organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.

Tahun 1912 dengan bantuan adik perempuan Baden Powell yang bernama Agnes. Agnespun mendidirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides. Organisasi kepramukaan untuk wanita inipun lalu diteruskan oleh istri Baden Powell.

Pada tahun 1914 Baden Powell menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka. Sayangnya petunjuk kursus itu baru bisa terlaksana pada tahun 1919. Melalui sahabatnya yang bernama W.F de Bois Maclarren, Baden Powellpun akhirnya diberi sebidang tanah.

Sebidang tanah itu diberikan sahabatnya di Chingford. Hingga kemudian oleh Baden Powell sebidang tanah itu digunakannya sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park..

Empat tahun berselang, yakni tahun 1916 berdirilah kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.

Lalu tahun 1918 Baden Powell pun membentuk organisasi kepramukaan serupa dengan nama Rover Scout bagi anak-anak yang telah berusia 17 tahun.

Pada tahun 1920 dibentuklah Dewan Internasional dengan 9 orang anggota. Adapun Biro Sekretariatnya berada di London, Inggris. Namun pada tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dri London ke Ottawa Kanada. Pada tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia lalu dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.

Pada tahun 1920 sekitar 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin dari negara Inggris.

Lalu ada Kolonel J.S Nilson dari Inggris, Mayjen D.C Spry dari Kanada. Di mana pada tahun 1965 kedudukan Mayjen D.C Spry diganti oleh R.T Lundi pada tanggal 1 Mei 1968. Kemudian diganti lagi oleh Dr.Laszio Nagy sebagai sekjen.

Biro Kepramukaan Sedunia Putra sendiri memiliki lima kantor biro. Yakni di negara Kostarika, Mesir, Filipina, Swiss dan juga Nigeria. Sementara Biro Kepramukaan Sedunia Putri berada di di London dengan 5 kantor biro di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan juga Amerika Latin.

Sekitar tahun 1922 Baden Powellpun menerbitkan buku Rovering To Success yang berarti Mengembara Menuju Bahagia. Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai yang membawa kebahagiaan.

Namun sebelumnya, pada tahun 1920 mulai diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Baden Powell mengundang pramuka dari 27 negara. Di Jambore pertama inilah, Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia atau Bapak Pramuka Dunia, Chief Scout of The World.

Selanjutnya sejarah Jambore pun dilaksanakan di berbagai negara yang berbeda seperti Inggris, Kanada, Austria, Rusia, Filipina  hingga Jepang.

Riwayat Hidup Baden Powell

Dari sejarah kepramukkan dunia yang telah dijelaskan di atas, maka sudah bisa diketahui siapa pendiri pramuka. Ya, pencetus berdirinya Gerakan Pramuka sedunia adalah Lord Baden Powell.

Lord Baden Powell atau lebih dikenal dengan Baden Powell dilahirkan pada tanggal 22 Februari 1857 di kota London, Inggris. Nama asli Baden Powell sendiri adalah Robert Stepenshon Smyth.

Ayah Baden Powell adalah seorang Profesor Geometri di Universitas Oxford. Ayah Baden Powell telah meninggal saat Powell masih kecil. Berdirinya Gerakan Pramuka ini juga didasari oleh pengalaman-pengalaman Baden Powell semasa hidupnya.

Apa saja pengalaman-pengalaman Baden Powell selama ia hidup hingga bisa menginspirasinya membuat sebuah Gerakan Pramuka.

Di mana Gerakan Pramuka ini sudah sangat dikenal di berbagai dunia dan benar-benar membawa manfaat yang besar bagi pendidikan anak di usia muda hingga dewasa. Berbagai pengalaman itu adalah :

  1. Semenjak kecil, Baden Powell telah ditinggal mati ayahnya hingga ia dibesarkan dan dibina oleh ibunya.
  2. Ia berlatih keterampilan dari mulai berlayar, berenang, berkemah, olahraga dan kegiatan mandiri lainnya bersama saudara-saudaranya.
  3. Baden Powell memiliki kepribadian yang sangat menyenangkan. Ia sangat disukai oleh teman-temannya karena memiliki pribadi yang periang, cerds, pandai menggambar dan bermain musik.
  4. Saat besar, Baden Powell memiliki pengalaman berharga di India. Yakni sebagai Letnan Assisten atau pembantu Letnan pada resimen 13 Kavaleri yang berhasil mencari dan mengikuti jejak-jejak kuda yang hilang. Hingga kuda berhasil ditemukan di puncak gunung. Ia juga berhasil untuk melatih panca indra kepada temannya Kimball O’ Harra.
  5. Ia pernah dikepung oleh Bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari. Di mana selama dikepung ia benar-benar mengalami kesulitan mencari makan.
  6. Ia memiliki pengalaman dalam mengalahkan Kerajaaan Zulu di negara Afrika dan berhasil mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.

Segala pengalaman hidup Baden Powell inilah yang kemudian ia tulis dalam sebuah buku yang berjudul Aids to Scouting. Buku ini sebenarnya berisi petunjuk demi petunjuk yang ditujukan kepada tentara muda Inggris.

Buku itu diharapkan agar para tentara muda Inggris ini bisa melakukan tugas penyelidikan dengan baik ketika membaca bukunya tersebut.

Ya, buku Aids To Scouting karya Baden Powell ini bisa dikatakan sangat menarik bukan hanya kepada para pemuda namun juga bisa dibaca dan diaplikasikan oleh orang dewasa.

Bahkan, seorang pemimpin Boys Brigade di Inggris yang bernama Sirr William Smyth pun meminta Baden Powell untuk melatih anggota-anggotanya. Sirr William ini ingin anggota-anggotanya dilatih sesuai dengan cerita-cerita pengalaman Baden Powell  yang ada di dalam buku.

Hingga akhirnya dipanggillah 21 pemuda dari Boys Brigade dari berbagai daerah yang ada di Inggris untuk diajak berkemah. Bukan hanya berkemah, 21 pemuda ini dilatih selama 8 hari lamanya.

Lalu pada tahun 1901 Baden Powell meminta untuk pensiun dari tentara dengan pangkat terakhirnya sebagai Letnan Jenderal. Pada tahun 1929 ia mendapat Lord dari Raja George. Baden Powellpun meninggal pada tanggal 8 Januari 1941 di Kenya, Afrika. Ia meninggalkan seorang istri dan orang anak.

Ya, seperti itulah sejarah pramuka dunia yang bisa kami ulas. Semoga bermanfaat dan salam pramuka!

 

 

Info Kampus dan Sumber Referensi Kuliah Terlengkap Fanspage Academic Indonesia Group Fb Info Kampus Seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *