10 Keutamaan Al Qur’an yang Bisa Anda Dapatkan

924 views

Keutamaan Al Qur'an

Al-Qur’an merupakan kitab suci yang menjadi pegangan atau pedoman bagi umat Islam. Al-Qur’an juga merupakan kitab suci terakhir yang Allah turunkan kepada nabi serta rasul terakhir yaitu Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam. Al-Qur’an menjadi petunjuk bagi setiap umat muslim untuk menjalani kehidupan di dunia. Setiap muslim haruslah tahu keutamaan Al-Qur’an. Oleh karena itu kita harus benar-benar membaca serta mengamalkan isi dari Al-Qur’an.

Sebagai umat Islam kita harus mengimani setiap isi kandungan Al-Qur’an. Tanpa Al-Qur’an manusia seperti tidak punya petunjuk arah sehingga akan buta dalam menjalani hidup di dunia. Setan atau iblis selalu berusaha untuk menjerumuskan manusia ke dalam neraka. Mereka menggoda manusia agar selalu berbuat dosa saat di dunia. Jangan sampai kaum muslimin tidak bisa baca Al-Qur’an dan tidak mengetahui keutamaan Al-Qur’an.

Keutamaan Al-Qur’an Wajib Diketahui oleh Muslim

Muslim wajib mengetahui tentang keutamaan Al-Qur’an yang dimiliki oleh kitab suci Al-Qur’an. Kita tentu sudah paham jika Al-Qur’an merupakan wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam yang berisi firman-firman Allah. Di dalam Al-Qur’an terdapat 114 surat dan juga sekitar 1.027.000 huruf. Bisa dibayangkan Bagaimana pahala yang akan kita dapatkan jika kita mengkhatamkan Al-Qur’an secara rutin dan istiqomah.

Sudah ada banyak riwayat tentang keutamaan atau fadhilah dari mempelajari serta membaca Al-Qur’an. Berikut ini adalah beberapa fadhilah Al-Qur’an yang berasal dari banyak sumber.

1. Sebaik-baik Manusia yakni yang Mempelajari Al-Qur’an.

Keutamaan Al-Qur’an  pertama yang perlu diketahui oleh setiap muslim yang membaca Al-Qur’an adalah bahwa sesungguhnya sebaik-baik manusia di dunia ini adalah mereka yang mempelajari Al-Qur’an. Sudah banyak hadits yang menyebutkan tentang hal ini.

Apabila kita ingin menjadi manusia yang baik dan dianggap sebaik-baik manusia dihadapan Allah salah satu caranya adalah dengan banyak belajar tentang Al-Qur’an serta mengajarkannya. Selain itu penting sekali untuk setiap muslim mampu mengamalkan kandungan yang terdapat di dalam Al-Qur’an.

Tidak ada kerugian bagi setiap muslim yang mempelajari Al-Qur’an. Semakin kita banyak belajar tentang Al-Qur’an maka hidup kita akan semakin terarah. Al-Qur’an bukan hanya bermanfaat untuk menjadi pedoman hidup kita di dunia akan tetapi juga akan memberikan syafaat di hari kiamat.

2. Mendapat Keutamaan yang Banyak.

Mempelajari Kitabullah mampu memberikan kita begitu banyak keutamaan Al-Qur’an. Para ulama zaman dahulu lebih senang sibuk dengan Al-Qur’an dibandingkan dengan urusan dunia. Sibuk dengan Al-Qur’an juga menjadi salah satu ciri orang-orang Saleh yang dimuliakan oleh Allah. Ketika kita membaca setiap ayat yang terdapat di dalam Al-Qur’an itu artinya kita sedang berkomunikasi dengan Allah karena didalamnya terdapat firman-firman Allah. Bahkan muslim yang mencintai Al-Qur’an akan diberi keutamaan sehingga permohonannya lebih mudah dikabulkan oleh Allah.

Mempelajari Al-Qur’an artinya kita menyibukkan diri untuk bekal kita di akhirat. Di setiap kesibukan yang mengutamakan akhirat akan menjauhkan kita dari perbuatan sia-sia. Sehingga waktu yang kita miliki selama hidup di dunia akan lebih bermanfaat.

3. Satu Ayat dalam Al-Qur’an nilainya Lebih Baik daripada Membawa Pulang Satu Ekor Unta.

Keutamaan Al-Qur’an selanjutnya yang perlu Anda ketahui agar semakin mencintai Al-Qur’an adalah bahwa satu ayat yang terdapat di dalam Al-Qur’an memiliki nilai yang lebih baik daripada membawa pulang 1 ekor unta. Ibarat ini pernah disampaikan oleh Rasulullah kepada sahabat. Beliau menanyakan bagaimana perasaan sahabat apabila setiap hari pergi ke pasar lalu pulang dengan membawa 2 ekor unta yang terbaik. Para sahabat pun menjawab jika mereka tentu merasa sangat senang.

Sebenarnya pahala tersebut bisa didapatkan dengan mudah hanya dengan mempelajari ayat-ayat yang ada di dalam Al-Qur’an. Betapa mempelajari satu ayat dalam Al-Qur’an lebih membahagiakan dan lebih besar pahalanya dibandingkan 1 ekor unta terbaik.

Kita bisa membayangkan sendiri betapa jika kita membaca 1 halaman Al-Qur’an dan mempelajarinya tentu pahala yang kita dapatkan sangatlah banyak. Allah maha pemurah lagi maha kaya sehingga mudah bagi Allah untuk memberi pahala yang besar bagi hambanya yang taat dan senang mempelajari Al-Qur’an.

4. Ditemani oleh Para Malaikat Mulia

Keutamaan Al-Qur’an berikutnya yakni mereka yang senang membaca dan mempelajari Al-Qur’an selalu ditemani oleh para malaikat mulia yang senantiasa mencatat amal yang dikerjakan. Disebutkan dalam sebuah hadis jika Orang mampu membaca Al-Qur’an secara ahli nantinya akan berada dengan para malaikat yang memiliki kemuliaan. Selain itu bagi muslim yang masih terbata-bata ketika membaca Al-Qur’an dan terus berusaha mempelajarinya maka akan mendapatkan pahala sebanyak 2 kali.

Keutamaan membaca Al-Qur’an memang sangat luar biasa sehingga Allah tidak segan-segan melimpahkan pahala yang besar bagi siapa saja yang mencintainya.Kita tentu juga ingin mendapatkan pahala yang besar, oleh karena itu mempelajari Al-Qur’an sebaiknya dilakukan setiap hari agar pahalanya terus mengalir.

5. Salah Satu Amalan yang Dipuji oleh Rasulullah

Al-Qur’an memang begitu mulia sehingga Rasulullah memuji amalan membaca Al-Qur’an.kita diperbolehkan untuk iri hati akan tetapi iri hati yang diperbolehkan adalah hanya kepada para penghafal Al-Qur’an dan para pembaca Al-Qur’an yang selalu membaca siang dan malam hari serta orang-orang yang memiliki harta lalu menginfakkannya di siang dan malam hari.

Iri hati dalam hal ini diperbolehkan karena dengan begitu kita akan semakin semangat dan berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan. Al-Qur’an merupakan kitab suci yang mulia sehingga hanya orang-orang yang disucikan saja yang bisa membaca dan mempelajarinya. Bagi kita yang saat ini masih malas untuk membaca Al-Qur’an hendaknya merenungi kembali mengapa kita jauh dari Al-Qur’an.

6. Pembaca Al-Qur’an Diibaratkan Seperti Jeruk Manis

Begitu banyak Keutamaan Al-Qur’an yang perlu kita ketahui salah satunya adalah orang beriman yang membaca Al-Qur’an cara Istiqomah diibaratkan seperti buah jeruk manis yang harum dan menyenangkan.

Rasulullah pernah bersabda bahwa orang mukmin yang rutin membaca Al-Qur’an adalah diibaratkan seperti buah jeruk yang memiliki aroma harum serta manis rasanya. Sedangkan mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an diibaratkan seperti buah kurma yang memiliki rasa manis akan tetapi tidak berbau.

Sedangkan orang munafik diibaratkan seperti buah yang tidak memiliki aroma dan tidak memiliki rasa yang pahit. Perumpamaan ini memperjelas bahwa Al-Qur’an membuat seseorang memiliki lebih banyak keutamaan dibandingkan mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an.

Ketika kita sudah beriman kepada Allah dan menjalankan syariatnya maka kita diibaratkan seperti buah kurma yang manis akan tetapi tidak memiliki aroma yang menyenangkan. Untuk melengkapi keimanan kita maka membaca Al-Qur’an adalah amalan yang sangat penting. Kehidupan kita di dunia akan semakin terarah apabila mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkannya secara benar.

7. Oleh Allah Diangkat Derajatnya

Siapa yang tidak ingin mendapatkan derajat yang tinggi dihadapan Allah? Kita semua tentu ingin diangkat derajatnya oleh Allah.salah satu amalan yang sebaiknya jangan sampai kita tinggalkan adalah membaca Al-Qur’an karena dengan mempelajari serta mengamalkannya Allah akan mengangkat derajat kita. Al-Qur’an mampu menjadikan seseorang memiliki kedudukan yang tinggi dan bahkan Al-Qur’an juga mampu merendahkan derajat suatu kaum dengan Al-Qur’an.

Sudah banyak orang yang diangkat derajatnya oleh Allah karena membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Contohnya adalah para ulama yang dicintai oleh masyarakat dan mendapatkan kedudukan mulia dihadapan manusia bahkan di hadapan Allah.

Begitu juga dengan contoh orang-orang yang direndahkan derajatnya oleh Al-Qur’an sudah sangat banyak. Misalnya saja adalah para kaum yang menentang Al-Qur’an sehingga oleh Allah diberi azab yang pedih dan kisah mereka diabadikan di dalam Al-Qur’an.

8. Dinaungi Allah Di Hari Kiamat

Setiap muslim pasti ingin mendapatkan keutamaan Al-Qur’an di hari kiamat nanti. Hari kiamat merupakan hari akhir bagi semua kehidupan di bumi. Tidak ada yang akan selamat kecuali mereka yang mendapat naungan dari Allah. Namun terdapat tiga yang akan mendapat naungan dari Allah di hari kiamat nanti, apa saja itu?

Pertama yaitu Al-Qur’an. Allah akan beri naungan pada Al-Qur’an di hari kiamat nanti. Jadi setiap orang yang selalu membaca dan mengamalkan isi dari Al-Qur’an maka ia juga akan oleh Allah di hari akhir.

Kedua adalah amanat. Dalam hal ini orang yang selalu melaksanakan amanat akan mendapat naungan dari Allah.

Ketiga, yaitu silaturahmi. Orang yang selalu menyambung tali silaturahmi mendapat syafaat dari Allah serta keselamatan pada hari kiamat. sebaliknya jika seseorang memutus silaturahmi maka Allah juga akan memutus keselamatan untuknya.

Kesimpulannya, Al-Qur’an akan menaungi siapa saja yang senantiasa membaca dan mengamalkannya.

9. Ahli Quran Mendapat Kemuliaan di Hari Akhir

Ahli Al-Qur’an dalam hal ini yaitu orang yang hafal serta mengamalkan Al-Qur’an, maka ia akan mendapat kemuliaan di hari akhir. Pada hari kiamat nanti ahli Qur’an diperintahkan untuk  membaca Al-Qur’an dengan tartil seperti ketika hidup di dunia.

10. Mendapat Pahala 10 Kebaikan Pada Setiap Hurufnya

Begitu mulianya Al-Qur’an sampai siapa yang membacanya meskipun hanya satu huruf maka ia akan diberi pahala 10 kebaikan. Bacalah Al-Qur’an setiap hari meskipun hanya satu ayat saja. Satu ayat Al-Qur’an tentu sudah memberikan kita puluhan hingga ratusan pahala kebaikan. Membaca Al-Qur’an setiap kali akan atau sesudah melaksanakan salat fardu juga merupakan bentuk penyerahan diri kita kepada Allah.

Untuk mendapatkan keutamaan dari Al-Qur’an tentu setiap muslim harus selalu memuliakan Al-Qur’an. Sudah menjadi kewajiban setiap muslim untuk selalu memuliakan serta menjaga Al-Qur’an. Memuliakan Al-Qur’an termasuk menjaganya dari orang-orang yang sengaja melecehkannya. Saat ini banyak orang-orang yang justru dengan bangga melecehkan Al-Qur’an. Sebagai seorang muslim kita wajib menjaga Al-Qur’an dari orang-orang musyrik. Meskipun nyawa sebagai taruhannya.

6 Cara Memuliakan Al Qur’an

Mengimani / Tasdiq

Cara memuliakan Al-Qur’an yaitu dengan mengimani / membenarkan atau tasdiq. Mengimani kitab-kitab Allah atau Al-Qur’an merupakan salah satu rukun iman. Seorang muslim haruslah mengimani atau membenarkan setiap ayat yang ada di dalam Al-Qur’an. Tidak boleh ada keraguan sedikitpun di hati maupun pikiran kita terhadap apa yang Al-Qur’an sampaikan melalui ayat-ayatnya. “Di dalam Al-Qur’an tidak ada keraguan”, demikian yang dinyatakan pada surah Al-Baqarah ayat 2.

Membacanya Secara Baik dan Benar

Tidak boleh bagi setiap umat muslim membaca Al-Qur’an secara asal-asalan. Wajib hukumnya bagi kita untuk membaca Al-Qur’an secara baik dan benar. Allah memerintahkan kepada kita untuk membaca Al-Qur’an secara tartil. Tartil yaitu membaca Al-Qur’an dengan memperhatikan hukum tajwid, termasuk memperhatikan aturan waqaf. Karena Al-Qur’an menggunakan bahasa Arab, sedikit saja salah baca maka bisa merubah makna atau arti dari ayat yang dibaca.

Mempelajari Isi Al Qur’an

Umat Islam juga diwajibkan untuk mempelajari dan memahami isi dari setiap surat Al-Qur’an. Jadi tidak cukup hanya dengan membacanya saja. Mempelajari atau istilah arabnya mentadaburi isi Al-Qur’an dapat membuka pikiran dan hati kita pada risalah Allah yang turunkan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam tersebut. Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab agar manusia mau belajar dan berpikir.

Di dalam kitab suci Al-Qur’an terkandung banyak sekali ilmu serta pengetahuan. Bahkan orang-orang yang belum beragama Islam merasa takjub dengan apa yang ada di dalam Al-Qur’an. Banyak sekali para mualaf yang sebelumnya beragama non Islam kemudian menjadi Islam karena membaca Al-Qur’an. Al-Qur’an bukanlah buatan Nabi Muhammad atau manusia lainnya, tetapi ia adalah dari Allah, Tuhan semesta alam. Jadi memang benar salah satu keutamaan Al-Qur’an, bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang mempelajari Al-Qur’an.

Mengamalkan isi Al-Qur’an

Al-Qur’an diturunkan oleh Allah untuk seluruh manusia melalui Rasulullah adalah untuk menjadi petunjuk atau pedoman hidup manusia. Tidak hanya sekedar membaca dan memahami, tetapi kita juga harus tahu cara mengamalkan Al-Qur’an atau mengaplikasikan isi Al-Qur’an dalam kehidupan. Terdapat sebutan manusia Quran, maksudnya yaitu mereka yang yang senantiasa membaca, mempelajari, serta mengamalkan isi kandungan setiap ayat dari Al-Qur’an.

Dengan mengamalkan isi dari Al-Qur’an maka seseorang akan diberi keselamatan dunia dan akhirat. Nilai-nilai dalam setiap ayat Al-Qur’an mengandung kebaikan agar bisa hidup sebagai manusia seutuhnya sesuai fitrah Allah. Seseorang yang hidup berpedoman Al-Qur’an akan memperoleh banyak keutamaan Al-Qur’an. Sehingga dirinya dapat manfaat baik di dunia maupun di akhirat.

Menyampaikan atau Tabligh

Rasulullah pernah berpesan yang diriwayatkan oleh sebuah hadits shahih bahwa sebaik-baik dari kita yaitu yang mempelajari serta mengajarkan Al-Qur’an. Kita tahu bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi manusia. Allah juga memerintahkan kepada kita untuk mempelajari, kemudian mengajarkan Al-Qur’an kepada orang-orang yang belum mengerti ajaran yang ada dalam Al-Qur’an.

Kita perlu mencontoh Rasulullah soal ini. Beliau selalu mendakwahkan setiap ayat Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya. Meskipun banyak rintangan berat yang menghadang beliau. Seperti misalnya dilempar batu oleh kaum musyrikin, hingga dikejar-kejar dan akan dibunuh karena mendakwahkan ajaran Islam serta Al-Qur’an. Tetapi beliau tetap semangat untuk mengajarkan Al-Qur’an dari Allah kepada umat manusia.

Menghafalkan Al-Qur’an

Kaum muslimin juga dianjurkan untuk menghafalkan Al-Qur’an. Orang yang tidak memiliki hafalan Al-Qur’an diibaratkan seperti rumah yang roboh dindingnya. Al-Qur’an bisa menguatkan diri kita dari berbagai macam godaan duniawi. Tidak ada kata terlambat untuk menghafal Al-Qur’an asalkan didasari dengan niat yang kuat dan benar. Maka Allah akan mempermudah seseorang untuk menghafal Al-Qur’an.

Al-Qur’an sebagai kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada umat manusia hendaknya benar-benar dijadikan sebagai pedoman dan pegangan hidup di dunia. Dengan membaca, mempelajari dan mengamalkannya maka diri kita akan mendapatkan keutamaan Al-Qur’an. Tulisan artikel mengambil referensi dari website https://hidayatuna.com/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *