Virus Covid-19 Dapat Menginfeksi Kurang dari 1 Menit: Penelitian Terbaru

68 views

Virus Covid-19 dapat Menginfeksi Kurang dari 1 Menit - Penelitian Terbaru

Virus Covid-19 dapat Menginfeksi Kurang dari 1 Menit – Penelitian Terbaru (Pixabay.com)

Orang yang beresiko terpapar virus Covid-19 atau di Indonesia dikenal dengan Orang Dalam Pengawasan (ODP) adalah orang yang didefenisikan memiliki kontak erat dengan pasien positif. Namun tidak dijelaskan apakah kontak terkait tersebut sekali kontak ataukah terpapar selama kurun waktu tertentu.

Kenyataannya baru-baru ini Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat menemukan bahwa ada seorang petugas di negara bagian Vermont yang terinfeksi Covid-19. Awalnya ia diduga terpapar tanpa kontak langsung.

Melansir dari halaman LiveScience, kejadian ini berawal pada tanggal 28 Juli 2020. Ceritanya ada enam tahanan yang dipindahkan dari sebuah fasilitas penahanan ke penjara Vermont. Menurut penelitian yang dipulikasikan dalam CDC Journal Morbidity and Mortality Weekly Report, keenam orang tersebut tidak menunjukkan gejala apapun ketika dipindahkan.

Namun keenamnya selalu melakukan tes Covid-19 setiap hari dan semuanya dinyatakan positif satu hari kemudian. Bayangkan, baru satu hari dipindahkan saja sudah langsung dinyatakan positif Covid-19.

Virus Covid-19 Dapat Menginfeksi Kurang dari 1 Menit: Kronologi

Para peneliti lalu meneliti dengan melihat pola kontak para enam tahanan tersebut sehari sebelumnya. Temuan menarik ditemukan peneliti ketika mereka menemukan sebuah video yang menggambarkan seorang petugas ketika melakukan kontak dengan para tahanan, namun dengan jarak 1,8 meter.

Sepertinya bukti awal ini diremehkan oleh peneliti mengingat petugas tersebut disana kurang dari 15 menit ketika melakukan kontak dengan para tahanan. Sebelumnya, CDC dalam defenisinya mengenai kontak dekat (ODP) menerangkan bahwa salah satu ciri kontak dekat tersebut adalah orang yang memiliki kontak selama 15 menit.

Namun tak dinyana petugas itu pada tanggal 4 Agustus 2020  (satu minggu setelah konfirmasi positif Covid-19 pada keenam tahanan) menderita sejumlah gejala berupa kehilangan penciuman dan perasa, batuk, pilek, nafas berat, sakit kepala dan gejala lainnya. Setelah pemeriksaan, ia lalu dinyatakan positif Covid-19.

Virus Covid-19 Dapat Menginfeksi Kurang dari 1 Menit: Melihat Kembali

Para peneliti mencoba melihat kembali bagaimana pola interaksi petugas tersebut dengan orang lain melalui video di fasilitas penahanan.

Peneliti menemukan bahwa petugas itu tidak pernah kontak dekat dalam waktu lebih dari 15 menit. Namun ia bertemu dengan banyak orang dalam fasilitas penahanan, termasuk diantaranya petugas dan tahanan.

Rinciannya dalam video yang diteliti, petugas tersebut telah bertemu secara singkat 22 kali selama 8 jam. Ketika melakukan kontak, petugas tersebut bertemu dalam waktu 10 sampai 60 detik. Totalnya menurut peneliti adalah 17 menit.

Petugas tersebut juga memiliki kronologi yang tidak mencurigakan. Dalam penelitiannya, petugas itu selalu memakai masker dan kacamata meskipun narapidana yang ia temui tidak selalu memakai masker. Ia juga tidak bepergian keluar dari Vermont selama dua minggu sebelumnya.

Satu hal lagi adalah negara bagian Vermont termasuk daerah yang termasuk rendah penyebaran virusnya. Sehingga infeksi dari lingkungan tempat tinggalnya sangat tidak mungkin menurut peneliti. Hal ini mengingat dalam laporan tersebut, petugas tersebut tidak memiliki kontak riwayat lainnya.

Virus Covid-19 Dapat Menginfeksi Kurang dari 1 Menit: Interaksi dan Mobilitas

Namun dengan penemuan ini, cukup untuk membuktikan bahwa infeksi virus bisa lebih cepat dari yang diduga dengan cara interaksi secara berkala. Jadi meskipun anda mungkin bertemu dengan sebentar saja dalam waktu 10-60 detik sesuai penelitian, resikonya tetap ada dan semakin besar ketika jumlah pertemuannya sering.

Hal ini juga dapat menjawab mengapa di Indonesia penyebaran utamanya berada di daerah perkotaan. Daerah perkotaan adalah daerah dengan intensitas mobilitas dan aktivitas penduduknya tinggi. Jadi terlepas anda bertemu secara singkat, anda tetap harus waspada jika memang aktivitas interaksi anda sering.

 

Sumber:

Berita mengenai penelitian tersebut bisa dilihat disini, dan penelitian terkait bisa dilihat disini

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *