Contoh Resensi Novel Fiksi Laskar Pelangi, Perahu Kertas dan 5 cm

2.201 views

Contoh Resensi Novel — Pernahkah kalian membaca sebuah novel? Jika kalian tertarik pada sebuah novel karena isi ceritanya yang menarik, tentu sempat terbesit di benak kalian untuk mengulas novel tersebut. Kegiatan mengulas novel tersebut disebut dengan resensi novel.

Sebelum Anda melanjutkan artikel mengenai Contoh Resensi Novel, Anda juga bisa menyimak tulisan-tulisan sebelumnya bertajuk Contoh Resensi Buku Pengetahuan

resensi novel
pixabay.com

Novel adalah jenis karya sastra. Meresensi sebuah novel membutuhkan keilmuwan tentang dunia sastra dan memahami seluk beluk novel secara utuh.

Para penulis yang hendak menerjunkan diri pada resensi novel, perlu membekali diri dengan banyak membaca referensi kesusastrraan dan novel. Pasalnya, contoh resensi novel bukan sekedar mengambil ringkasan isi novel saja, melainkan berupaya mengaitkan dengan bedah sekaligus kritik novel secara umum. Misalnya Contoh Resensi Novel Hujan Tere Liye.

Pengertian Resensi Novel

resensi novel terbaru
pixabay.com

Sebelum membahas contoh resensi novel, ada baiknya kita memahami apa definisi dari resensi. Beberapa definisi resensi :

  1. Resensi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Resensi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan pertimbangan atau pembahasan tentang ulasan buku. Sedangkan kata “mengulas” itu sendiri memberikan penjelasan dan komentar, menafsirkan, memberikan penjelasan, menguraikan pendapat, mempelajari (menyelidiki). Singkatnya, kata “ulasan” mempunyai makna komentar, tafsiran, dan kupasan.

2. Poerwadarminta (dalam Romli, 2003:75)

Menurut WJS. Poerwadarminta berpendapat resensi merupakan pertimbangan atau perbincangan tentang sebuah buku. Perbincangan ini meliputi penilaian terhadap kelebihan atau kekurangan buku tersebut.

Apakah buku tersebut menarik atau tidaknya. Lalu menelusuri tema dan isi buku, memberikan kritikan, dan memberi arahan kepada khalayak. tentang perlu tidaknya buku tersebut dibaca, dipunyai dan dibeli.

Biasanya ulasan atau resensi buku tersebut dimuat di surat kabar atau majalah. Surat kabar atau majalah memberikan ruang khusus tentang resensi buku. Kolom resensi di surat kabar atau majalah berfungsi memberikan apresiasi kepada para penulis serta upaya untuk memperkaya kesusateraan Indonesia.

  1. Buku Bahasa dan Sastra Indonesia (ditulis Euis Sulastri dkk)

Buku Bahasa dan Sastra Indonesia (ditulis Euis Sulastri dkk) menjelaskan resensi berasal dari bahasa Belanda,  ‘resentie’ yang artinya suatu kupasan atau pembahasan.

Jadi, definisi resensi adalah suatu kupasan atau pembahasan tentang buku, drama, atau film. Publikasi hasil resensi melalui media massa, seperti koran, media elektronik dan majalah.

Kesimpulan resensi novel adalah kegiatan mengupas atau membahas sebuah karya sastra novel dengan pertimbangan, penafsiran, mengkritik dan mengomentari isi novel tersebut.

Tujuan Resensi Novel

contoh resensi novel singkat
pixabay.com

Bagi para pembaca, meresensi novel adalah sebuah kegiatan untuk mengetahui gambaran umum sebuah novel. Sementara bagi para penulis, meresensi karya sastra apalagi novel merupakan hal wajib sebab di dalamnya terdapat banyak pengetahuan yang luas..

Contoh resensi novel menjadi sarana bagi para penulis untuk menggali keilmuwan kesusastraannya. Seringnya, hasil dari resensi suatu novel tersebut dijadikan pijakan/acuan bagi para penulis untuk membuat karya novel lainnya yang lebih baik.

Namun secara umum tujuan meresensi novel sebagai berikut :

  1. Untuk membantu pembaca mengetahui gambaran umum dari novel.
  2. Untuk menjadi dasar penilaian tentang kelebihan dan kelemahan novel.
  3. Untuk mengetahui latar belakang dan alasan novel tersebut diterbitkan.
  4. Untuk menguji kualitas novel. Novel tersebut dibandingkan dengan tema novel sejenis lainnya.
  5. Sarana memberi masukan kepada penulis novel. Berupa kritik dan saran terhadap isi keseluruhan novel. Masukan dan kritikan diharapkan mampu menjadi bahan bagi penulis novel untuk membuat karya yang lebih baik lagi.

Manfaat Resensi

contoh resensi novel terbaru
pixabay.com

Penulisan resensi tentu banyak memberikan manfaat bagi pembaca, peresensi atau penulis resensi dan penulis novel. Penjabarannya sebagai berikut :

  1. Untuk menjadi sebuah bahan pertimbangan dan referensi para pembaca yang sedang membutuhkan novel tersebut. Muatan amanat dan nilai-nilai universal kehidupan dari novel dapat menjadi pembelajaran bagi pembaca.
  2. Bagi penulis, resensi bisa menjadi suatu tambahan nilai ekonomi. Penulis resensi mendapat fee dari novel yang telah diresensinya. Biasanya, penulis resensi meresensi novel baru, tulisan resensi dikirimkan ke majalah atau Koran.
  3. Bagi penulis novel, resensi bisa menjadi sarana promosi novel tersebut. Pasalnya, hasil resensi akan dipulikasikan di blog, media elektronik, atau media cetak. Secara langsung, resensi novel yang ditulis peresensi mempromosikan novel dan penulis novel tersebut.
  4. Bagi penulis, meresensi menjadi sebuah sarana  pengembang kreativitas penulis lainnya untuk menghasilkan sebuah karya – karya yang lebih baik lagi.

Jenis-jenis Contoh Resensi Novel

jenis dan contoh resensi novel
pixabay.com

Adapun jenis-jenis contoh resensi novel meliputi :

Resensi Informatif

Suatu resensi yang menekankan sisi informasi dari suatu novel. Resensi jenis ini menyampaikan isi novel secara singkat dan umum dari keseluruhan isi novel. Contoh: Judul Resensi “Memaknai Makna Mantra Man Jadda Wa Jadda” Resensi terhadap Novel Negeri Lima Menara karya A. Fuadi .

Resensi Deskriptif

Pembahsan secara deskriptif tiap bahasan dan bab-bab novel. Penyampaian pembahasan bersifat detil. Contoh: Judul Resensi “ Jalan Cahaya: Ketulusan Cinta Ilahi “ Resensi terhadap Novel Catatan Hati Seorang Istri karya Asma Nadia.

Resensi Kritis

Hal ini merupakan tingkat resensi tertinggi. Resensi kritis novel menempatkan peresensi sebagai kritikus novel. Secara gamblang dan objektif menguliti keseluruhan isi novel. Resensi jenis ini menggunakan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Contoh: Judul “Nilai Feminisme terhadap Novel Saman Karya Ayu Utami.”

Unsur-unsur Resensi Novel

unsur-unsur membuat cerpen
pixabay.com

Merujuk pada pendapat Daniel Samad (1997: 7-8) menyebutkan unsur-unsur resensi meliputi :

Membuat Judul Resensi

Buatlah judul resensi yang menarik dan mewakili seluruh isi tulisan.Penulisan judul bisa di awal tulisan atau akhir tulisan. Judul bersifat bebas. Judul justru lebih mudah ditulis sesudah tulisan resensi selesai. Sebab, judul akan lebih tepat atau menjiwai ketika tulisan telah selesai.

Coba Bandingkan dengan cerpen, lihat di artikel Unsur-unsur Cerpen

Menyusun Data Buku

Untuk mengawali menulis resensi tahap awal dengan menyusun data buku terlebih dahulu. Data buku biasanya disusun sebagai berikut:

  1. Judul buku

Jika buku itu termasuk buku hasil terjemahan tuliskan pula judul aslinya setelah penulisan judul terjemahan.

  1. Pengarang

Selain pengarang tuliskan pula tim dari pengarang. Tim ini meliputi penerjemah, editor, atau penyunting seperti yang tertera pada buku.

  1. Penerbit
  2. Tahun terbit beserta cetakannya. Edisi cetakan ke berapa
  3. Tebal buku
  4. Harga buku

Membuat Pembukaan

Dalam bab pembukaan sistematika penulisan resensi sebagai berikut :

Pertama, langkah awal ketika meresensi. Pertama-tama buatlah uraian tentang latar belakang pengarang. Cantumkan asal-usul pengarang, riwayat pendidikan, riwayat hidup singkat, buah karya yang pernah dibuat dan pencapaian prestasi pengarang.

Kedua, membandingkan novel resensi dengan novel pengarang lainnya. Ulasan perbandingan novel ersebut mengetengahkan kekhasan pengarang. Dalam artian, misal kecenderungan pengarang dalam menulis novel bertemakan sosial, tentu novel-novel tema sosial menjadi standar kriteria penilaian untuk mengulas antara novel resensi dengan novel lain milik pengarang.

Perbandingan antar karya novel pengarang mengungkap sisi keunikan novel. Misal novel sejenis tema sosial, dicari keunikan masing-masing novel. Selanjutnya, penjabaran kemudian ulasan berupa kritikan dan kelemahan novel.

Ketiga, tuliskan pujian terhadap kelebihan novel. Ulasan positif terkait dengan isi novel. Biasanya ulasan positif ini terletak pada gaa bahasa, pemilihan tema novel, dan alur cerita novel.

Keempat, memberikan kesan terhadap novel. Setelah mengulas novel, tugas meresensi selanjutnya adalah memberikan kesan novel tersebut. Perlu diingat, misalkan novel resensi mempunyai banyak kritikan dan kelemahan, namun seyogyanya peresensi tetap merekomendasikan novel tersebut dibaca oleh para khalayak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *