27 Mei dalam Sebuah Paradoks

23 views
r3dsnot.blogspot.com
r3dsnot.blogspot.com

Setengah lima pagi aku kembali terjaga,
“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami dimatikan dan kepada-Nya kami akan kembali.”
Berat sekali untuk bangun,
Udara dingin meyelimuti seluruh ragaku,
Aku tak berdaya, aku malas untuk mengambil air wudhu,

Aku pun duduk dan merenung
Iya, aku membuat hukum baru,
Karena dingin, aku tidak usah sholat saja,….

Aku pun bangkit dari tempat tidurku
Aku mulai mengambil buku pelajaran SMP
Aku mulai membuka satu persatu lembaran pengetahuanku,

Namun hati ini masih gelisah, buat apa aku belajar jika tak kuamalkan?
Kutepis segala kegelisahanku yang semakin menjadi
“Ah untuk kali ini saja aku undur sholat Subuhku,”
Pasti umurku masih panjang!

Aku mencoba menenangkan diri sendiri,
Waktu berlalu tanpa terasa,
Aku merasa bosan,
Aku hidupkan musik kesukaanku Shaffix

“Sesal Saja Tiada Guna”
Seandainya waktu dapat kembali
Inginku memulai cerita sekali lagi
Awali putihnya lembaran hidup ini
Tanpa menodainya dengan warna-warni
Duniawi ?

*)
Segalanya memang mungkin terjadi
Tapi waktu yang berlari takkan berhenti
Bahkan kesempatan tuk berbaik hati
Hanya penyesalan yang terjadi berulang
Kali?

Reff:
Iringilah perbuatan buruk dengan yang baik
Niscaya pahala akan menghapus dosa
Dan berserah dirilah hanya kepada Allah
Sesungguhnya pintu maaf Allah semesta alam

Back to *)
Allah semesta alam

Aku pun kembali tenang,
Aku kan sudah berbuat baik banyak?
Pasti dah seimbang amalanku

Pasti juga Tuhan Akan mengampuniku walaupun aku mengundur solatku


Namun, keresahan semakin memuncak
“prak, prakkk, prakkk”
Tipe recorder rusak lagi, gumamku.
Aku pukul keras-keras tipenya
Perlahan suaranya pun membaik dan aku bisa mendengarkan lagu itu dengan baik lagi

Waktu menunjukkan pukul 05.56
Aku pun semakin membesarkan suara tipeku
Namun, tiba-tiba saja suara gemuruh seperti pesawat lebih hebat terdengar,
Aku pun semakin keras memukul tipe recorderku yang sudah berusia tua.

militernews.net
militernews.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *