Langkah-Langkah Tepat Menggunakan Pembalut Luka

1 min read

Langkah-Langkah Tepat Menggunakan Pembalut Luka

Langkah-Langkah Tepat Menggunakan Pembalut Luka

Terluka akibat pekerjaan atau aktivitas sehari-hari merupakan hal yang wajar. Pertolongan pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan luka tersebut dari debu supaya proses penyembuhan bisa berlangsung secara optimal. Selanjutnya Anda disarankan untuk menggunakan pembalut luka supaya luka cepat teratasi. Penggunaan pembalut untuk luka tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada metode dasar yang perlu diterapkan supaya pembalut untuk luka bisa efektif.

4 Langkah Menggunakan Pembalut Luka

Membalut luka merupakan hal yang dilakukan ketika terdapat bagian kulit yang robek. Terdapat beberapa metode yang mendasari pembalutan suatu luka. Apa saja metode tersebut? Berikut langkah-langkah tepat yang perlu Anda pelajari dalam membalut luka.

  1. Menjaga luka

Beberapa produk untuk membalut luka memiliki tujuan penggunaan yang berbeda. Hansaplast contohnya menyediakan plester roll dan plester yang telah dilengkapi dengan kasa. Hal utama yang perlu diketahui adalah menutup luka Anda menggunakan kasa. Berdasarkan hal tersebut, jika Anda menggunakan plester roll jangan lupa untuk menutupi luka dengan kasa biasa terlebih dulu. Apabila telah tersedia plester dengan kasa seperti plester Hansaplast, maka Anda tidak perlu menyiapkan kasa.

  1. Membersihkan luka

Sebelum menggunakan pembalut luka, Anda harus membersihkan luka terlebih dulu. Pastikan sebelum membilas luka Anda tidak dipenuhi dengan debu. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisasi pertumbuhan bakteri yang menyebabkan infeksi. Anda bisa membersihkan luka dengan air mengalir saja atau menggunakan disinfektan. Selanjutnya, keringkan bagian yang telah dicuci menggunakan handuk atau tisu kering dengan menepuk secara perlahan. Jika perlu Anda bisa menambahkan disinfektan tambahan seperti povidon iodin untuk mencegah infeksi walaupun telah dicuci.

  1. Tidak membalut terlalu erat

Membalut luka sebaiknya tidak dilakukan dengan menempelkan plester terlalu kencang. Beberapa orang menganggapnya sebagai salah satu cara untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Nyatanya hal tersebut malah membuat kulit semakin rusak dan membuat nyeri. Bahkan membalut luka terlalu erat akan membuat aliran darah terganggu. Tempelkan pembalut luka dengan lembut. Pastikan pembalut dapat menempel tetapi tetap menyediakan ruang di bagian kulit yang terluka.

  1. Mengganti pembalut secara rutin

Apabila luka Anda termasuk parah, maka gantilah pembalut secara rutin. Pembalut lama tidak akan efektif lagi jika terlalu lama menempel. Anda perlu mengganti pembalut supaya penyembuhan luka tetap berlangsung secara optimal. Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan beberapa pembalut untuk luka. Anda bisa mendapatkan Hansaplast yang menyediakan banyak pembalut untuk luka dalam satu bungkusnya. Saat mengganti pembalut luka, jangan lupa untuk membersihkan kulit terlebih dulu dari residu pembalut tersebut.

Hansaplast menghadirkan beragam produk pembalut luka yang cocok untuk kebutuhan Anda. Kunjungi situs hansaplast.co.id untuk mengetahui variasi produk dan informasi mengenai masing-masing produk dengan lebih detil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Assalamualaikum. ACADEMIC INDONESIA siap melayani konsultasi
Powered by