Inilah Panduan Terlengkap Cara Menghafal Alquran

Inilah Panduan Terlengkap Cara Menghafal Alquran

cara menghafal Alquran dengan indah
aktual.com

#Pendahuluan: Mengapa Menghafal Alquran itu Penting?

Bertahun-tahun penulis memimpikan agar dikaruniai sebuah mimpi besar mencintai Alquran. Dari masjid ke masjid, langgar ke langgar, mushola ke mushola hingga ke majelis taklim penulis sempatkan untuk memperoleh ilmu. Setelah ilmu di dapat, ternyata mempertahankan sebuah cinta itu tak semudah yang dibayangkan. Banyak godaan di sana-sini, bahkan tanpa digoda pun akan hilang dengan sendirinya bila minim interaksinya.

Awalnya, penulis hanya ingin mengerti apa yang dimaksud Alquran sebagai penawar. Sebelum-sebelumnya, penulis cuek dengan Alquran. Bahkan, penulis hanya menganggap Alquran sebagai bacaan biasa, bukan petunjuk hidup. Waktu itu, karena ada masalah yang membuat saya down, saya pun mengambil Alquran dan saya baca.

Sewaktu penulis membuka Alquran itulah, penulis membaca terjemahannya. MasyaAllah, ayatnya menjelaskan tentang masalah yang sedang penulis hadapi waktu itu. Penulis pun semakin gemar membaca dan membaca terjemahan Alquran. Penulis merasa ketagihan dan ketergantungan.

Dari kejadian itu, penulis pun percaya bahwa Alquran adalah penawar hati. Pertanyaannya, setelah membaca mengapa penulis merasa down lagi? Dari situ penulis terus berpikir, merenung dan mencari apa makna sebagai penawar.

Ya, sebagai manusia biasa yang miskin iman terkadang rasa lelah, down dan gak bergairah memang sudah akrab. Dari situ penulis mengerti bahwa Allah memberikan semangat langsung lewat Alquran melalui kalam-kalam-Nya.

Dari situlah penulis mengetahui bahwa yang dimaksud sebagai penawar, Alquran adalah solusi bagi kehidupan dan masalah-masalah yang kita hadapi. Oleh karena itu, alangkah indahnya orang yang hafal Alquran, karena setiap masalah dalam kehidupannya pasti ada Alquran yang senantiasa standby memberikan pedoman.

#Cara Menghafal Alquran untuk Anak-Anak

Cara Menghafal Alquran dengan mudah
allcars.pw

Setiap orang tua, pasti menginginkan anaknya lebih baik darinya. Terlebih dalam hal ilmu agama, karena sejatinya, anak adalah investasi; bukan hanya di dunia, namun juga di akhirat. Sebaik-baik investasi tentulah yang membawa kesejukan, salah satunya adalah mempunyai anak yang hafal Alquran.

Mengapa demikian? Sebab, anak-anak yang diajarkan untuk menghafal Alquran otomatis akan berjumpa dengan orang-orang yang mencintai Alquran pula. Orang-orang yang mencintai Alquran  tentu juga akan bertemu dengan orang-orang yang ingin menjadikan Alquran sebagai akhlak.

Berkaitan dengan dunia mendidik anak, pembahasan tidak akan terlepas dari peran orang tua. Terlebih bila pendidikan anak mengenai Alquran; cukup menantang, namun insyaAllah bisa dilakukan. Sudah menjadi pengetahuan umum, bahwa salah satu anugerah yang terbesar dalam hidup adalah keikhlasan (keridhoan) orang tua terhadap anaknya.

Seorang anak yang dekat dengan orang tuanya, tentulah ia akan bahagia. Begitu pula sebaliknya. Bila Anda teringat salah satu kisah Imam Masjidil Haram bernama Abduraahman as-Sudais. Dikisahkan bahwa pada waktu itu, Abdurrahman membuat kesal ibunya karena menaburkan debu di atas makanan. Namun ibunya sangat cerdas, ia tidak memarahi anaknya dengan kata-kata yang menyakitkan dan menurunkan mental. Justru sang ibu memarahinya dengan marah yang mengandung doa sekaligus membangkitkan mental;

Idzahab ja’alakallahu imaaman lillharamain,” “Pergi kamu…! Biar kamu jadi imam di Haramain!”.

Itulah doa orang tua, doanya tanpa penghalang, langsung diterima oleh Allah.

Begitu pentingnya doa kedua orang tua. Oleh sebab itu, langkah pertama sebelum melangkah ke hal-hal teknis bagaimana anak dapat menjadi penghafal Alquran adalah tekad kuat keinginan dan keikhlasan dari kedua orang tua. Bila Anda telah melangkah ke tahap ini, Anda sudah menapaki langkah besar untuk menjadikan putra-putri Anda seorang yang dapat mencintai Alquran.

Pertanyaannya, bagaimana bila anak sudah dewasa dan terlanjur kurang tepat dalam mendidik? Praktikkan hal-hal di atas, seberapapun jauh kesalahan, tetaplah ada harapan. Di zaman ini, banyak lembaga-lembaga gratis yang melayani seseorang yang ingin menjadikan diri menjadi penghafal Alquran. Kenanglah, bahwa doa kedua orang tua adalah penjaga. Di manapun berada, kondisi anak seperti apa, semoga doa-doa dari kedua orang tua untuk anaknya dapat merubah arah kemudi untuk menuju Alquran (baca juga terkait pentingnya doa ibu).

Adapun teknis menghafal Alquran bagi anak-anak akan kami sampaikan meliputi peran kedua orang tua sekaligus anak sebagai harapan.

Peran kedua orang tua

  • Agar anak menjadi penghafal Alquran, kedua orang tuanya harus kompak. Bila mengambil keputusan terkait anak perlu dimusyawarahkan terlebih dahulu. Jangan biarkan anak Anda bingung dan menjadi patah karena perbedaan pendapat orang tua.
  • Mendoakan, berharap dan memberi keikhlasan agar anaknya menjadi penghafal Alquran
  • Menjadi role model sebagai sosok akhlakhul karimah sesuai Alquran
  • Memberikan motivasi terkait pentingnya menghafal Alquran
  • Mengajak anak membicarakan masalah-masalah yang menyenangkan sesuai ayat yang sedang dihafalnya.
  • Ajak anak untuk menghayati lingkungan-lingkungan sekitar dan kembalikan kepada Alquran. Dengan demikian, diharapkan Alquran dapat menjadi rahmat bagi seluruh alam.
  • Tugas orang tua bukanlah memberikan target, hukuman ataupun reward, namun berikan pencerahan kepada anak agar si anak tertarik, dapat mencintai, memburu dan menghafal Alquran sendiri. Tanamkan kedisiplinan di dalam diri.

Adapun tips bagi anak sebagai berikut:

  • Menghafal sebelum Melahirkan

Bila putra-putri Anda belum lahir ke dunia, Anda bisa memulainya dari sekarang. Perbanyaklah dzikir, membaca Alquran dan mendengarkan murottal. Saat ini, zaman sudah modern, ibu-ibu dapat membeli alat untuk melakukan hal itu. Seandainya tak ada pun ibu-ibu masih bisa mendengarkannya secara langsung.

  • Ajari untuk Menghafal Surat-Surat yang Sering Dijumpai

Tips ini sangat mudah, ajarkan anak untuk menghafal surat-surat yang sudah familiar. Misal Alfatihah, surat ini dibaca 17 kali sehari dalam shalat. Pada tahap ini, sempurnakan bacaannya sesuai tajwid, InsyaAllah kesempurnaan lainnya akan mengikuti.

  • Buatlah Iklim Qurani

Cara ini sangat sederhana. Tujuan dari cara ini tidak lain untuk meningkatkan intensitas  komunikasi antara anak dengan Alquran. Semakin tinggi interaksinya, anak akan semakin banyak menangkap berbagai bacaan Alquran. Misal, ketika anak bermain ucapkan saja satu ayat yang pendek, atau bila panjang bisa dipisah-pisah. Ucapkan potongan-potongan ayat tersebut ketika anak sedang bermain. Disitulah anak akan menirukan dengan sendirinya, bahkan akan hafal dengan sendirinya pula.

  • Ajarkan Menulis Arab

Publik mengakui bahwa menulis dapat meningkatkan daya ingat. Oleh sebab itu, bila putra-putri Anda menggambar pemandangan jangan ragu-ragu untuk menyisipkan ayat-ayat  Alquran di dalamnya. Dengan demikian, anak juga akan merasa bahwa apa yang dihafalnya bukan hanya sekedar hafalan, namun hafalan yang dapat bermanfaat di mana saja.

Terkait jadwal jam berapa, butuh berapa kali dalam menghafal bisa disesuaikan dengan kondisi bapak ibu. Selamat mencoba!

 

 

 

 

 

 

Panduan Paling Lengkap Tata Cara Sholat Jumat

Panduan Paling Lengkap Tata Cara Sholat Jumat

sholat jumat pertama kali
pixabay.com

Tata Cara Sholat Jumat

Tata Cara Sholat Jumat — Assalamualaikum sahabat Academic!

Sewaktu mengabdi di rumah-Nya, penulis diberikan tugas untuk menyusun buku ceramah khutbah Jumat. Alhamdulillah, ada sekitar 100 teks Khutbah Jumat yang saat itu ingin dibukukan. Pada kesempatan kali ini, penulis ingin menjelaskan bagaimana tata cara Sholat Jumat paling lengkap.

Penulis berharap, dengan adanya panduan ini seluruh ummat Muslim dapat  mengakses informasi secara cepat dengan menggunakan alat komunikasi. Apabila pembaca menemukan hal-hal yang belum ditemui dalam panduan ini, penulis sangat mengharapkan partisipasinya untuk request detail yang diinginkan.

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda juga bisa merekomendasikan kepada saudari Anda untuk membaca website berkualitas lainnya seperti Kartun Muslimah. Kiranya dapat bermanfaat.

1. Pendahuluan Tata Cara Sholat Jumat

isi khutbah Jumat Rosulullah Saw pertama kali
pixabay.com

Hari Jumat dalam Islam dikenal dengan Sayyidul Ayyam. Artinya, hari Jumat yang memiliki keistimewaan. Jika nama-nama hari yang lain menunjukkan urutan angka, Ahad artinya hari pertama, Itsnain atau Senin adalah hari kedua, Tsulatsa atau Selasa adalah hari ketiga, Arba’a atau Rabu hari keempat dan Khamis atau Kamis adalah hari kelima, maka Jumat adalah jumlah dari semuanya.

Kata Jumat juga merupakan cerminan arti sebagai  waktu berkumpulnya Ummat  Islam untuk melaksanakan Shalat Jumat.

Shalat Jumat sebenarnya mempunyai nilai kemasyarakatan yang tinggi, karena hari Jumat inilah umat Islam disatu daerah  dengan daerah lain dipertemukan. Mereka dapat  memupuk kembali jalinan ukhuwah islamiyah  dengan bersilaturahim.

Di dalam pelaksanaan Sholat  Jumat, khutbah merupakan salah satu syarat syahnya shalat Jumat. Menurut sebagian ulama, shalat Jumat adalah shalat Dhuhur yang diringkas menjadi dua rakaat (Dhuhur maqsurah). Sedangkan dua rokaat sisanya  diganti khutbah.

Oleh karena itu, Khutbah bukanlah  pidato kepresidenan, bukan pula formalitas ibadah semata. Namun, khutbah juga sebagai pemersatu sebagaimana yang terkandung dalam kalimat “Khutbah Jumat” yang berarti khutbah persatuan, ceramah persahabatan, pidato kerukunan (al ullfah), dan pertemuan (al ijtima).

Nilai-nilai otentik ruh Islam yang diharapkan dari Khutbah Jumat nampaknya akhir-akhir ini semakin rapuh. Fungsi dan peran khutbah sebagai pemersatu, seruan perdamaian dan persahabatan ummat menjadi bias.

Komunikasi satu arah yang diharapkan dapat menyumbang peran mewujudkan Islam rahmatan lil alamin justru malah saling menebar kebencian, permusuhan dan kampanye partai politik. Melihat realita tersebut, banyak jamaah  yang enggan mendengarkan khutbah shalat Jumat, bahkan tidak mewajibkan ibadah Shalat Jumat, naudzubillahi mindzalik.

Berbagai macam provokasi saling menjatuhkan dalam khutbah tersebut tentu menggelisahkan masyarakat dan tidak cocok dalam konteks dakwah ke-Indonesiaan. Berdasarkan pengamatan  penulis, hal tesebut terjadi  karena tidak adanya referensi panduan khutbah memadai yang dimiliki khatib. Bahkan, beberapa khatib merujuk pada selebaran dan buletin Jumat yang beredar bebas di masjid.

Problem kehidupan di atas merupakan potret kecil  lahirnya panduan tatacara Sholat Jumat di website ini. Lebih jauh mengenai ruang lingkup Khutbah Jumat dijelaskan secara rinci, padat dan jelas dalam panduan Tata Cara Sholat Jumat. Akhirnya, tulisan ini menjadi layak untuk dibaca oleh siapa saja. Karena dengan begitu, semoga Islam rahmatan lil alamin dapat terwujud demi kesejateraan kita bersama.

2. Sejarah Sholat Jumat Pertama Kali

sejarah sholat jumat pertama kali
pixabay.com

Sahabat academic, tahukah Anda sejarah Shalat Jumat pertama kali?

Shalah Jumat pertama kali dilakukan pada hari Senin pada 12 bulan Rabiul Awal. Sebelumnya tercatat, ketika Nabi Muhammad mengutus salah seorang sahabat Mush’ah Umair ke Madinah dalam rangka untuk megajarkan Alquran, pada saat itulah Shalat Jumat dimulai.

Tiga hari sesudahnya, Nabi mendirikan sebuah masjid. Masjid yang pertama adalah Masjid Quba. Keesokan harinya, tepat di Hari Jumat Nabi Muhammad bertemu dengan sahabatnya di Madinah yang akan mengadakan Shalat Jumat. Rosulullah pun bersama para sahabat mengadakan Shalat Jumat bersama. Di sanalah, tepatnya di sebuah lembah yang tidak begitu jauh dari Nabi ketika bertemu dengan para sahabat.

Nabi Muhammad pun menyampaikan khutbah yang pertama di Kota Madinah. Jumat pertama yang dilakukan Rosulullah bertempat di Wadi Raruna. Tempatnya tidak terlalu jauh dari Masjid Quba, hanya sekitar satu kilometer dari Kota Madinah. Di tempat itu, saat ini terdapat masjid bernama Masjid Jumat. Begitulah sejarah singkat yang kami kutip dari Fiqih Islami wa Adillatuhu.

Isi Khutbah Jumat Rosulullah Saw Pertama Kali

rukun sholat jumat
pixabay.com

Adapun penulis akan menyertakan khutbah yang dibawakan Nabi Muhammad Saw saat Shalat Jumat pertama kali dilakukan. Isi Khutbah Jumat pertama ini penulis kutip dari Tarikh Thabari, Tafsir Qurthubi, Subul al-Huda wa Ar Rasyad dan al Bayan al Muhammadi karya Mustafa Asy Sya’kah.

Berikut ini isi khutbahnya;

Segala puji bagi Allah, kepada-Nya aku memohon pertolongan, ampunan dan petunjuk. Aku beriman kepada Allah dan tidak kufur kepada-Nya. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan tidak ada sekutu Bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah.

Dia telah mengutusnya dengan petunjuk dan agama yang benar, dengan cahaya  dan pelajaran. Setelah lama tidak ada rosul yang di utus, kemudian minimnya ilmu dan banyaknya kesesatan pada manusia di kala zaman menjelang akhir dan ajal kian dekat.

Barang siapa yang taat kepada Allah dan Rosul-Nya, sesunggunya ia telah mendapatkan petunjuk. Dan barangsiapa yang bermaksiat kepada Allah dan Rosul-Nya, sesunguhnya ia telah melampaui batas dan tersesat dengan kesesatan yang sangat jauh.

Aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah. Itulah wasiat terbaik bagi seorang Muslim. Dan seorang Muslim hendaknya selalu ingat akhirat dan menyeru kepada ketakwaan kepada Allah.

Berhati-hatilah terhadap apa yang diperingatkan Allah. Sebab, itulah peringatan yang tiada tandingannya. Sesungguhnya ketakwaan kepada Allah yang dilaksanakan karena takut kepada-Nya, ia akan memperoleh pertolongan Allah atas segala urusan akhirat.

Barangsiapa yang selalu memperbaiki hubungan dirinya dengan Allah, baik di kala sendiri maupun di tengah keramaian, dan ia melakukan itu tidak lain kecuali hanya mengharapkan ridha Allah, maka baginya kesuksesan di dunia dan tabungan pahala setelah mati.

Yaitu ketika setiap orang membutuhkan balasan atas apa yang telah dilakukannya. Dan jika ia tidak melakukan semua itu, pastilah ia berharap agar masanya  menjadi lebih panjang. Allah memperingatkan kamu akan siksanya. Dan Allah Maha Penyayang kepada hamba-hambanya. (QS. Ali Imran ayat 30).

Karenanya, bertakwalah kalian kepada Allah dalam urusan sekarang maupun yang akan datang, dalam kerahasiaan maupun terang-terangan. Sesungguhnya, barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.” (QS. At Thalaq ayat 5). Barang siapa bertakwa kepada Allah, sesungguhnya ia telah memperoleh kemenangan yang besar (QS Al Ahzab ayat 71).

Sesungguhnya ketakwaan kepada Allah menghindarkan dari kemarahan, hukuman dan murka-Nya. Takwa kepada Allah akan membuat wajah bersinar terang, membuat Allah ridha dan meninggikan derajat. Lakukanlah dengan sepenuh kemampuan kalian, dan jangan sampai kurang di sisi Allah.

Dia telah mengajarkan kepada kalian dalam kitab-Nya dan membentangkan jalan-Nya untuk mengertahui siapa yang benar dan mengertahui siapa yang dusta (QS Al Ankabut ayat 3).

Maka berbuat baiklah, sebagaimana dia berbuat baik kepada kalian, dan musuhilah musuh-musuh-Nya. Berjihadlah di jalan Allah dengan sebenar-benar jihad. Dia telah memilih dan menamakan kalian sebagai muslim (QS Al Hajj ayat 78). Agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (QS Al Anfal ayat 42).

Tiada daya dan upaya  kecuali hanya dengan kekuatan Allah. Karenanya, perbanyaklah mengingat Allah dan beramalah untuk kehidupan setelah mati. Sesungguhnya orang yang membangun hubungan baik dengan Allah, Allah akan membuat baik hubungan orang itu dengan manusia lainnya.

Karena Allah yang memberi ketetapan kepada manusia, sedang manusia tidak memberi ketetapan kepada-Nya. Dia menguasai manusia, sedang manusia tidak bisa menguasainya. Allah itu Maha Agung. Tiada daya dan kekuatan selain dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.

3. Sholat Jumat di Dalam Alquran

cara sholat Jumat
atolewallpaper.blogspot.co.id

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (٩) فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الأرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (١٠) وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوا إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَائِمًا قُلْ مَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ مِنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِ وَاللَّهُ خَيْرُ الرَّازِقِينَ (١١

“Wahai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengeetahui.

Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.

Dan apabila mereka melihat perdagangan atau permainan, mereka segera menuju kepadanya dan mereka tinggalkan engkau (Muhammad) sedang berdiri (berkhutbah). Katakanlah, “Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perdagangan, dan Allah pemberi rezeki yang baik (Al-Jum’ah: 9-11).

4. Sholat Jumat di Dalam Hadits

1.Dari Abi Al-Ja’d Adh-dhamiri ra berkata bahwa Rosulullah Saw bersabda;

مَنْ تَرَكَ َثلاَثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا طبَعَ الله عَلىَ قَلْبِهِ

“Orang yang meninggalkan 3 kali Shalat Jumat karena lalai, Allah akan menutup hatinya” (HR. Abu Dawud).

2. Dari Thariq bin Syihab radhiyallahu ‘anhu bahwa Rosulullah Saw bersabda;

“Shalat Jumat itu adalah kewajiban bagi setiap muslim dengan berjamaah, kecuali atas 4 orang, (yaitu) budak, wanita, anak kecil dan orang sakit” (HR Abu Dawud).

3. Ibnu Umar dan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa mereka mendengar Rosulullah Saw bersabda di atas mimbar;

لَيَنتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمُ الجُمُعَةَ أَوْ لَيَخْتَمَنَّ الله عَلَى قُلُوْبِهِمْ ثُمَّ لَيَكُوْنَنَّ مِنَ الغَافِلِيْنَ

“Hendaklah orang-orang berhenti dari meninggalkan shalat Jumat atau Allah akan menutup hati mereka dari hidayah sehingga mereka menjadi orang-orang yang lalai” (HR. Muslim).

5. Syarat Wajib Shalat Jumat

tata cara sholat jumat
animasicantik.com
  1. Islam
  2. Balligh (dewasa)
  3. Berakal
  4. Laki-laki (perempuan tidak diwajibkan)
  5. Sehat (orang yang sakit atau berhalangan tidak diwajibkan
  6. Menetap (bermukim), musafir tidak diwajibkan

6. Sunnah-Sunah Sholat Jumat

Sunnah Sholat Jumat
pixabay.com

Sunnah sebelum Sholat Jumat

Sebelum melaksanakan Sholat Jumat, seluruh ummat Islam juga disunnahkan melaksanakan beberapa hal yang akan menambah kesempurnaan dalam melaksanakan ibadah Sholat Jumat. Mari kita bahas satu persatu agar Sholat Jumat kita bernilai lebih di mata Allah Swt.

  1. Mandi sebelum Sholat Jumat dilaksanakan
  2. Memotong kuku dan mencukur kumis
  3. Memakai baju terbaik, dan pakaian yang lebih baik adalah pakaian berwarna putih sebagai usaha untuk menjaga kekhusyukan.
  4. Memakai wangi-wangian
  5. Datang lebih awal. Sebagaimana dijelaskan dalam Hadist Bukhari, “Pada Hari Jumat di setiap masjid ada beberapa malaikat yang mencatat satu persatu orang yang hadir Sholat Jumat sesuai dengan kualitas kedudukannya. Apabila imam datang atau telah naik mimbar, maka para malaikat itu menutup lembaran catatan tersebut lalu mereka bersiap-siap mendengarkan Khutbah Sholat Jumat. Orang yang lebih awal diumpamakan seperti orang yang berqurban seekor unta gemuk, orang yang datang berikutnya seperti berqurban seekor sapi dan yang datang selanjutnya seperti berqurban seekor kambing. Yang datang selanjutnya seperti orang yang bersedakah seekor ayam dan berikutnya yang terakhir seperti orang yang bersedekah dengan sebutir telur.”
  6. Berdoa keluar rumah
  7. Berjalan kaki ke masjid, karena setiap langkah kaki yang ditujukan ke masjid dapat menghapuskan dosa. Selain itu juga disunnahkan untuk tidak banyak bicara.
  8. Apabila telah sampai ke masjid, disunnahkan melangkahkan kaki dengan didahulukan yang kanan.
  9. Melaksanakan Sholat Takhiyatul Masjid, yakni sholat yang dilakukan dalam rangka menghormati masjid.
  10. Bertafakkur, membaca Al Quran, dzikir atau memperbanyak sholawat sebelum adzan di kumandangkan.

Sunnah setelah Ibadah Jumat

tata cara sholat jumat
animasicantik.com
  1. Seperti sholat-sholat lainnya, setelah Sholat Jumat pun disunnahkan membaca dzikir dan melaksanakan sholat sunnah ba’diyah. Hal ini diriwayatkan oleh HR. Al Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah.
  2. Sholat Jumat Ba’diyah
  3. Di Hari Jumat, setiap kaum muslim tanpa terkecuali juga disunnahkan untuk memperbanyak sholawat, mempelajari perjalanan sirah mulianya, dan memperdalam penghayatan agama yang telah disampaikan Nabi Muhammad Saw. Rosulullah Saw bersabda:

Perbanyaklah sholawat kepadaku setiap Jumat. Karena shalawat ummatku akan diperlihatkan padaku setiap Jumat. Brangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku di Hari Kiamat nanti (HR. Baihaqi).

  1. Di Hari Jumat, kesitimewaan lainnya juga terdapat di dalam sunnah membaca Surah Al-Kahfi. Dari HR. Baihaqi disebutkan bahwa: “Barang siapa membaca Surat Al-Kahfi pada Hari Jumat, maka baginya sinar cahaya antara dirinya dan Baitul Haram.”

Surah Al Kahfi dalam hadits dijelaskan sebagai surah yang dapat dijadikan upaya berlindung dari fitnah Dajjal.

Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindung dari (fitnah) Dajjal. (HR. Muslim No. 809).

 

Duhai Anak Muda, Menikahlah Sebelum Mapan

Duhai Anak Muda, Menikahlah Sebelum Mapan

Menikah Sebelum Mapan

MENIKAH SEBELUM MAPAN-Hai Anak Muda,
Menikahlah sebelum mapan. Agar anak Anda dibesarkan bersama kesulitan-kesulitan Anda. Agar Anda dan anak-anak Anda kenyang merasakan betapa ajaibnya kekuasaan Allah.
Jangan sampai Anda meninggalkan anak Anda yang tak paham bahwa hidup adalah perjuangan.
                                                                                                                                           Adriano Rusfi

Waktu berjalan cepat, kehidupan menuntut manusia untuk lebih cepat tanggap terhadap keadaan. Salah satu keadaan yang paling urgen adalah kedewasaan mental.

Salah satu bukti bahwa seseorang sudah dewasa secara mental adalah ketika seseorang sudah mampu mencukupi dirinya sendiri, bertanggung jawab dan sadar dengan apa yang dilakukannya. Keberanian untuk mengambil resiko kiranya menjadi mutiara yang berharga di tengah arus global yang sarat memanjakan harapan.

Kedewasaan mental tak diukur dari menjamurnya umur, namun diukur dari seberapa besar kemampuan untuk mengatur sebuah persoalan menjadi tantangan. Ya, masalah harus dihadapi dan tantangan harus diselesaikan.

Menikah sebelum mapan Kaum Adam di Indonesia harus bersyukur
loveinshallah.wordpress.com

Anak muda seperti ini tidak akan takut terhadap kalkulasi-kalkulasi dunia yang menggelembung seakan tak bisa dijangkau. Justru di tengah keterbatasan itulah terdapat beribu kebahagiaan bagi orang yang tak pernah putus asa. Sebab pahala kesabaran adalah pahala yang tidak ada ukurannya.

Di Indonesia, kaum adam mestinya lebih bersyukur karena bila mental sudah matang dapat lebih mudah melangkah ke jenjang pernikahan. Di negeri ini, kaum hawa tak banyak menuntut mahar yang mewah, tidak seperti di negara-negara lain. Di negara-negara tertentu, mungkin Anda akan menjumpai betapa mahar yang perlu dihadiahkan sangat besar sehingga tak jarang dari mereka menikah setelah berumur 30an.

Kini, Anda dapat selangkah lebih maju menjalani kehidupan yang sebenarnya. Kehidupan yang dalam istilah Rosul adalah setengah dari agama. Kehidupan sarat berbagai pahala besar yang diidentikkan sebagai bagian dari ibadah terindah bagi anak manusia.

Di bawah ini terdapat enam point menurut Ustadz Adriano Rusfi mengenai pentingnya pernikahan sebelum mapan:

1. Keluarga yang Dibangun di Atas Mimpi-Mimpi Besar

Menikah sebelum mapan Keluarga kerja keras
denisehansard.com

Menikah di usia muda tidak cukup mengandalkan ketampanan. Lebih dari itu, seorang pemuda yang kedepannya menjadi seorang ayah harus mempunyai tanggung jawab yang matang. Tanggung jawab itulah kekayaan terbesar dalam sebuah rumah tangga. Sebuah rumah tangga akan berjalan sebagaimana mestinya bila kedua pasangan dapat memahami tanggung jawab dan peranannya masing-masing.

Selain itu, pasangan muda juga akan mengantarkan pasangan kaum muda untuk lebih fokus ke arah cita-cita besar. Bukan berpikir bagaimana yang penting bisa makan, namun berpikir bagaimana bisa memberi makan orang lain. Rumah tangga baru seperti inilah rumah tangga yang masih dipayungi semangat idealisme kepemudaan. Lambat laun pasti akan menemukan jalan kebijaksanaan dalam beridealisme.

2. Mendidik Anak Lebih Baik dari Orang Tuanya

Menikah sebelum mapan, Kedua orang tuanyalah yang menjadikan Muslim
gsb.stanford.edu

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya lebih baik dari dirinya. Melalui berbagai kegagalan ayahnya di masa muda, juga kebersamaan dalam menjalani rumah tangga dari nol justru akan menguatkan sebuah ikatan bahtera rumah tangga.

Nah, dari masalah-masalah yang timbul itulah sebuah keluarga akan menjadi kuat bila dihiasi dengan kesabaran yang terbaik. Dengan demikian, nasehat seorang ayah bukan hanya di bibir, namun dari hati seperti nasehat bijak seorang Lukman.

Pasangan yang menikah muda akan mendidik anaknya mencapai prestasi yang dituju. Belajar dari masa muda itulah seorang ayah mengajarkan kepada anaknya bahwa kesalahan itu sebuah resiko yang merupakan proses menuju tangga kebenaran.

Dengan kata lain, anak yang dilahirkan pasangan muda tidak akan takut mencoba hal-hal baru, justru hal-hal baru tersebut akan terus memacu anak untuk menemukan dan terus mencari sendiri kebenaran hakiki.

3. Hidup adalah Kerja Keras

Menikah sebelum mapan Perjuangan sebuah keluarga
horoscope.tips

Dengan segenap keterbatasan, pasangan muda akan memberikan pelajaran kepada anaknya bahwa hidup adalah perjuangan penuh kerja keras. Di dalam kehidupan, orang yang mempunyai bakat tidak akan berhasil tanpa adanya kerja keras. Karena kerja keraslah penentu keberhasilan seseorang. Tuhan hanya melihat kerja keras manusia, kesungguhan untuk meraih segala cita-cita.

Begitu pula di dalam rumah tangga, terlalu memanjakan anak dengan mudah memenuhi segala kebutuhan berakibat menghambat potensi anak. Selain itu, akan berbahaya juga bagi masa depannya karena hidup yang diketahui sebatas ingin dan segera terpenuhi. Terlebih, jangan sampai anak kita nanti tidak tahu bahwa hidup sebenarnya adalah penuh kerja keras.

4. Life is Begin at Fourty

Menikah sebelum mapan Umur 40 tahun adalah umur yang matang
wanderhotelier.ch

Hidup yang sebenarnya adalah hidup ketika menginjak umur 40 tahun. Usia 40 tahun adalah usia matang dan menjadi usia yang harus sudah mapan. Mapan di sini dapat diartikan sebagai kemapaman psikologis dan kemapanan materi.

Kemapanan psikologi dapat berupa kesempurnaan akhlak dan moral menuju masa depan yang sebenarnya. Sedangkan mapan secara materi, seseorang yang telah berumur 40 tahun sudah tidak lagi memikirkan hal-hal bersifat materi duniawi.

Jangan biarkan masa muda Anda berlalu begitu saja tanpa adanya percobaan hal-hal yang baru. Habiskanlah rasa penasaran, kegagalan dan seluruh kematangan rencana Anda di masa muda. Jangan sampai ketika masa tua Anda menghampiri, Anda baru sadar akan keinginan-keinginan dan ambisi Anda. Umur 40 adalah umur terbebasnya dari segala keinginan.

5. Menikah Solusi Kehidupan

Menikah sebelum mapan akan mengkayakanmu
forum.xcitefun.net

Menikah di usia muda juga akan membantu Anda menyelesaikan urusan-urusan dunia. Sebagaimana dalam Al Quran, bahwa menikah bukan hanya dicukupkan, namun Allah memberikan janji akan mengkayakan bagi setiap hambanya yang beriman. Maka, sebarlah kartu undangan pernikahan sesegera mungkin.

Menikah muda merupakan solusi agar ketika Anda berumur usia lanjut, Anda sudah tidak memikirkan biaya kehidupan Anda seperti biaya listrik, sekolah anak dan biaya-biaya lainnya. Biarlah anak Anda nantinya yang gantian akan menjaga Anda menikmati masa-masa penuh kebahagiaan.

6. Dunia Butuh Anda

Menikah sebelum mapan Save your earth
plus.google.com

Setelah melewati liku-liku perjalanan pernikahan di usia muda, akan tiba saatnya segala kebutuhan Anda terpenuhi. Kini, kesibukan Anda hanya ingin membantu dan membantu sesama manusia mewujudkan predikat manusia terbaik paling bermanfaat bagi sesama.

Kenanglah, bahwa peran Anda sangat dibutuhkan dunia. Sudah tiba saatnya Anda membangun apa yang dibutuhkan dunia, berkontribusi dan turut menyumbang secuil peradaban (Lihat juga Kata-Kata Mutiara Peradaban Islam Paling Fenomenal). Wariskanlah kepada anak cucu Anda nanti bahwa Anda dulu dikenal sebagai seorang ayah yang hebat!

Lalu, tunggu apalagi untuk menuju singgasana raja sehari? Dengan memohon keikhlasan Allah, semoga jalan Anda dipermudah.

Deres tulisan mengenai pentingnya masa muda saat menjadi mahasiswa, sudahkah tepat Peran Mahasiswa yang selama ini Anda pikirkan?

Biodata Habib Syech Lengkap; Menebarkan Akhlak Rosulullah Saw dengan Lantunan Shalawat

Biodata Habib Syech Lengkap; Menebarkan Akhlak Rosulullah Saw dengan Lantunan Shalawat

Biodata dan Profil Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf

  • Nama: Habib Syech Abdul Qodir Assegaf
  • Tempat Tanggal Lahir: Solo, 20 September 1961
  • Alamat Tinggal Sekarang: Jl. KH. Muzakkir-Gg. Bengawan Solo VI No.12 Semanggi Kidul-Solo 57117
Bershalawat Bersama Habib Syech bin Abudl
syekhermania.or.id

HABIB SYECH BIN ABDUL QADIR ASSEGAF-Siapa yang tak kenal Habib Syech, seorang habib yang memiliki nama lengkap Habib Syech Abdul Qodir Assegaf ini mensyiarkan Islam dengan ciri khas lantunan shalawatnya. Setiap pengajian beliau, dakwahnya selalu diawali dengan gema shlawat dari Ahbabul Musthofa. Setelah itu, baru disusul dengan pengajian yang disampaikan langsung oleh Habib Syech Abdul Qodir Assegaf.

Mari kita mengenal lebih dekat figur Habib Syech yang selama ini kita kenal melalui pengajian dan shalawat-shalawat merdunya. Semoga dengan mengenal siapa beliau, merupakan bagian  usaha untuk senang berkomunikasi dan dekat dengan orang-orang sholeh terlebih para ulama.

Riwayat Habib Syech; Masjid adalah Pemilik Berkah Terbaik Tempat Ditempanya Habib Syech Kecil

Habib Syech adalah putra seorang Al Habib Abdulqadir bin Abdurrahman Assegaf. Tokoh alim nan tawadhu’ sebagai Imam Masjid Jami’ Assegaf di Pasar Kliwon Solo.

Habib Abdulqodir Abdurrahman Assegaf  mempunyai 16 putra salah satunya Habib Syech. Profil Habib Syech memulai pendidikannya saat diberikan oleh guru besarnya sekaligus sebagai ayahanda tercintanya. Di saat itulah habib mendalami agama Islam dan akhlak luhur Nabi Muhammad Saw.

Semasa kecil, Habib Syech tidak pernah bermukim di sebuah pondok. Pendidikan Habib Syech lebih terjun ke masyarakat langsung melalui majelis taklim di masjid-masjid terutama Masjid Assegaf, Wiropaten, Pasar Kliwon, Solo.

Di situlah Habib kecil seusai Magrib menjelang Isya senantiasa istiqomah mengikuti halaqah keilmuan, belajar al Quran, membaca wirid-wirid bersama ayahanda tercinta. Di masjid Assegaf itu pulalah habib kecil dengan segala pengabdiannya menggunakan umur-umur SD- nya untuk berkhidmad membersihkan masjid, menyapu dan mengepel lantai masjid.

Mengutip dari  wawancara Majalah Langitan, beliau menjelaskan bahwa orang yang paling menginspirasi dalam hidupnya tidak lain adalah ayah dan ibunya sendiri. Ayahnya bukanlah orang yang masyhur, namun ayahnya adalah seseorang yang sangat mencintai masjid.

Bagaimanapun keadaannya, baik sehat maupun dalam kondisi sakit beliau tetap mengimami. “Masjid adalah ‘istriku’ yang pertama,” itulah yang diucapkan dari seorang ayah yang kini putranya menjadi pengemban dakwah akhlak Rosulullah Saw.

Kata-kata itulah yang muncul tulus dari seorang yang sangat mencintai masjid, rumah Allah yang senantiasa digunakan sholat lima waktu. Hingga akhirnya, saat ayahanda Habib Syech menjadi Imam, Allah memberikan kasih sayang dengan mengambil sang ayahanda  saat sujud dalam shalat Jumat terakhir.  Subhanallah, sebuah akhir yang menyejukkan.

Selain dari ayahanda tercintanya, Habib Syech juga mendapat lanjutan pendidikan dari paman beliau Alm. Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf. Habib Ahmad adalah sosok yang berjasa dalam membangun mental Habib kecil. Pendidikan yang diberikan paman dari Hadramaut tersebut sangat berkesan bagi Habib Syech.

Pasalnya, sewaktu Habib Syech dibimbing Habib Ahmad, Habib Syech selalu dicaci, disalahkan meskipun Habib kecil waktu itu tidak melakukan kesalahan. Dalam pemaparannya, Habib kecil tidak tahu menahu mengenai sikap dari Habib Ahmad dalam membimbingnya. Bahkan, Habib kecil waktu itu hampir tidak kuat.

Ketika Habib kecil menghubungi salah satu teman yang mendampingi kedatangan pamannya ke Indonesia, barulah Habib Kecil menyadari bahwa apa yang dilakukan pamannya Habib Ahmad bin Andurrahman semata-mata hanya sebagai pembelajaran agar kedepannya Habib kecil menjadi sosok yang kuat secara mentalnya, sabar dan teguh dalam pendirian.

Begitulah pendidikan pamannya, perasaan kagum dan cinta kepada Habib kecil digunakan sebagai media pembelajaran akhlak.

Selain itu, pendidikan dan perhatian penuh juga diberikan Habib Syech dari Alm. Al Imam, Al Arifbillah, Al-Habib Muhammad Anis bin Alwiy Al-Habsy seorang Imam Masjid Riyadh dan pemegang magom al Habsyi. Berkat ketulusan, kesabaran dan kebesaran guru-gurunya itulah hingga saat ini Habib Syech masih setia menjalani dakwah mahabbaturrosul.

Seiring waktu berjalan, berkat keistiqomahan serta penyampaian komunikasi dakwah yang sederhana dan mudah dipahami, hingga saat ini terdapat lebih dari ribuan jamaah yang tergabung dalam Majelis Ahbabul Musthofa. Di majelis tersebut jamaah bersama-sama menyelami kisah-kisah rosul dan mengajarkan cinta kepada Allah lewat Rosulullah.

Adapun sholawat rutinan yang diadakan di kediaman Habib Syech berlangsung setiap Rabu Malam dan Sabtu Malam Bakda Isya.

Komunikasi Dakwah Sholawat Habib Syech

Habib Syech Bershalawat
bupati.purbalinggakab.go.id

Komunikasi dakwah adalah cara penyampaian seorang dai kepada mad’u-nya. Komunikasi dakwah juga merupakan bentuk seruan yang dilakukan oleh komunikator dakwah untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah agar pesan yang disampaikan kepada jamaah dapat dipahami dan diamalkan.

Menarik bila membahas komunikasi dakwah yang disampaikan Habib Syech, Harold D laswell mengungkapkan bahwa terpenuhinya komunikasi secara umum meliputi  who say, what to whom, in what channel, with what effect.

Bila dalam pandangan komunikasi dakwah, maka dapat dikriteriakan secara sederhana meliputi:

  • Who: Habib Syech
  • what to whom: Masyarakat kalangan akar rumput sampai petinggi negara
  • Says what: Sirah Nabi Muhammad dan teladan-teladan akhlak mulia
  • In what channel: Seni Qosidah, shalawat
  • With what effect: Menyelami pribadi Rosulullah, mencintai dan menjadikan idola dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenai who, penulis telah menjelaskan secara singkat biografi di atas. Menginjak sasaran dakwah, setiap kali acara diselenggarakan mad’u-nya sangat beragam. Tak heran di setiap pengajiannya selalu ramai mencapai ribuan jamaah di manapun berada. Bukan hanya dari kalangan orang tua, kakek-nenek, muda-mudi hingga anak-anak pun menjadi satu dalam mejelis yang penuh berkah tersebut.

Gaya komunikasi yang hidup melalui sapaan-sapaan kerinduan kepada Rosulullah Saw menambah suasana teduh dalam majelis tersebut.  Dalam penyampaian komunikasinya, Habib Syech menggunakan gaya komunikasi yang sederhana dengan alur yang teratur. Gaya komunikasi itulah yang membuat jamaah betah berjam-jam bahkan tanpa hidangan makanan sekalipun alias malaikatan hehe.

Psikologi Komunikasi Ala Habib Syech

Habib Syech di panggung shalawat
majelisrosulullohh.blogspot.com

Kita juga bisa belajar mengenai psikologi komunikasi yang dipraktikkan Habib Syech. Komunikasi yang sederhana namun sangat menyentuh bagi para jamaahnya membuat kesan bagi para jamaah pertamanya untuk senantiasa mengikuti Habib Syech bershalawat di mana saja.

Keberhasilan komunikasi tersebut dapat kita lihat dari antusiasme para jamaah yang semakin bertambah, bahkan dalam berbagai kesempatan, tempat majelis selalu penuh dan membludak.

Psikologi komunikasi massa juga terlihat ketika Habib Syech mampu memadukan komunikasi yang mengandung humor, serius hingga keakraban antara habib-habib dengan jamaahnya. Selain itu, Habib Syech dengan ketenangannya dapat membius para jamaahnya tenggelam dalam lautan lantunan sholawat.

Semua menghayati, meresapi dan mendambakan syafaat Rosulullah Saw. Setelah itu Habib Syech juga mengajak bershalawat bersama sehingga jamaah merasa menjadi bagian dari pelantun utama.

Selaku pengemban dakwah, Habib Syech mempunyai sikap yang bijak dalam merespons berbagai isu ummat. Kebijaksanaan tersebut terlihat ketika Habib Syech tidak mudah mengadu domba antar golongan Islam yang lain. Selain itu, tutur bicaranya pun lebih mementingkan persamaan, kelebihan antar kelompok Islam, bukan mengungkit perbedaan.

Sikap kebijaksanaan inilah yang seharusnya dijadikan teladan bagi ustadz, kyai dan pengenban dakwah yang lainnya. Dengan sikap kebijaksanaan, seorang pengemban dakwah diharapkan mampu mengayomi segenap ummat dan tak lelah memberikan pencerahan menuju peradaban.

Lirik Sholawat Habib Syech

Berikut dua contoh lirik sholawat yang sering dibawakan Habib Syech,

Busyro Lana Sholawat yang dibawakan Habib Syech

هذه القصيدة بشری لنا
Qosidah Busyro Lana (Kebahagiaan Milik Kami)

بشری لنا نلناالمنا ،  زال العنی وفاالهنا

Busyrô lanâ nilnâl munâ, Zâlal ‘anâ wa falhanâ
Kebahagiaan milik kami karena kami memperoleh harapan, dan  hilang sudah semua kesusahan, lengkap sudah
semua kebahagiaan

والدهر أنجز وعده ، والبشر اضحی معلنا

Waddahru anjaza wa’dahu, Wal bisyru adlhâ mu’lanâ
Dan waqtu sudah menepati janjinya, dan kebahagiaan menampakkan kemuliaan kami.

يانفس طيبی باللقا ، ياعين قری اعينا

Yâ nafsu thîbî billiqô, Yâ ‘ainu qorrî a’yunâ
Wahai jiwa bahagialah, karena kau akan berjumpa dia.. Wahai mata, tenanglah dan tenanglah..

هذا جمال المصطفی ، أنواره لاحت لنا

Hâdzâ jamâlul Mushthofâ, Anwâruhu lâ hat lanâ
Lihat! Inilah keindahan al~Mushthofa, Cahayanya memancar-mancar menembus jiwa kita..

ياطيبة ماذا نقول ، وفيك قدحل الرسول

Yâ thoibatu mâdzâ naqûl, Wa fîki qod hallar rosûl
Duhai Thoybah (Madinah), apa yang bisa kami katakan? Jika Rosul telah mendiami wilayahmu.

وکلنا نرجوالوصول ، لمحمد نبينا

Wa kullunâ narjûl wushûl, Limuhammadin nabiynâ
Dan kami semua ingin berjumpa dengan Muhammad, Nabi kami

ياروضة الهادی الشفيع ،  وصاحبيه والبقيع

Yâ Roudlotal hâdisy-syafii’ Wa shôhibaihi wal baqii’
Duhai  taman Nabi pembawa petunjuk, dan pemberi syafa’at dan kedua temannya serta tanah Baqi’.

أکتب لنا نحن الجميع ، زيارة لحبيبنا

Uktub lanâ nahnul jamii’ Ziyârotan lihabîbinâ
Catatlah kami semua, bahwa kami berziarah kepada kekasih kami.

صل وسلم ياسلام ، علی النبی ماحی الظلام

Sholli wa sallim yâ salâm.. ‘Alannabiy mâhidh-dholâm
Wahai Tuhan yang Maha Pemberi keselamatan, berikan sholawat dan salam kepada Nabi pengikis kegelapan.

والال والصحب الکرام ، ماأنشدت بشری لنا

Wal âli was-shohbil kirôm, Mâ unsyidat busyrô lanâ
Juga kepada keluarga nabi, para shohabat yang mulia, selama disenandungkan Qosidah ”Busyro Lana

Ya Hanana

ظهر الدين المؤيد
۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰ ۰۞۰

ياهنانا… ياهنانا… ياهنانا… ياهنانا…
Yâ Hanânâ.. Yâ Hanânâ..
Yâ Hanânâ.. Yâ Hanânâ..
Betapa beruntungnya kami.. Betapa beruntungnya kami..

ظهر الدين المؤيد ۰۞۰ بظهور النبی أحمد

ياهنانا بمحمد ۰۞۰ ذلك الفضل من الله
Dhoharod-dînul mu-ayyad  Bidhuhûrin-Nabiy Ahmad
Yâ Hanânâ bi Muhammad  Dzâlikal fadl-lu minallâh
Telah muncul agama yang didukung, Telah muncul agama yang didukung,, dengan munculnya sang Nabi Ahmad,
Betapa beruntungnya kami dengan Muhammad (Saw), itulah anugerah dari Allah..
(YâHanânâ)
Betapa beruntungnya kami,

خص بالسبع المثانی ۰۞۰ وحوی لطف المعانی
ماله فی الخلق ثانی ۰۞۰ وعليه أنزل الله
Khussho bissab’il matsânî   Wa hawâ luthfal ma’ânî
Mâ lahu fîl kholqi tsânî   Wa ‘alaihi anzalallâh
Diistimewakan dengan as-Sab’ul Matsany (al-Fatihah),
penghimpun rahasia setiap makna,
tak ada yang senilai dengannya, dan Allah mewahyukannya kepadanya (Muhammad SAW),
(YâHanânâ) 
Betapa beruntungnya kami,

من مکة لما ظهر ۰۞۰ لأجله انشق القمر
وافتخرت ال مضر ۰۞۰ به علی کل الأنام
Min Makkatin lammâ dhohar  Li ajlihi-nsyaqqol qomar
Waftakhorot âlu mudlor  Bihi ‘alâ kullil anâmi
Ketika di Makkah bulan tampak terbelah deminya (Muhammad SAW),
lalu kabilah Mudhar (kabilah Muhammad SAW) menjadi dibanggakan di atas seluruh manusia..
(YâHanânâ) 
Betapa beruntungnya kami,

أطيب الناس خلقا ۰۞۰ واجل الناس خلقا
ذکره غربا وشرقا ۰۞۰ سائر والحمد لله
Athyabun-nâsi kholqon  Wa ajallun-nâsi khuluqon
Dzikruhu ghorban wa syarqon  Sâ-irun walhamdulillâh
Beliau adalah manusia yang terbaik ciptaanNya, dan teragung akhlaknya,
Semua mengelu-elukannya di barat dan di timur. Segala puji bagi Allah,
(YâHanânâ) 
Betapa beruntungnya kami,

صلوا علی خير الأنام ۰۞۰ المصطفی بدر التمام
صلوا عليه وسلموا ۰۞۰ يشفع لنا يوم الزهام
Shollû ‘alâ khoiril anâmi  Almushthofâ badrit-tamâmi
Shollû ‘alaihi wa sallimû   Yasyfa’ lanâ yaumaz-zihâmi
Bershalawatlah kepada sebaik-baik manusia, yang terpilih, Sang bulan purnama,
Bershalawatlah dan sampaikan salam kepadanya,
kelak ia akan memberi syafaat kita di hari kebangkitan..
(YâHanânâ… YâHanânâ) 
Betapa beruntungnya kami,

Selayang Pandang Ahbabul Musthofa Pengiring Rebana Habib Syech

Ahbabul Musthofa bershalawat dengan Habib Syech
hadrohan.blogspot.com

Ahbabul Musthofa adalah salah satu majelis taklim yang di dalamnya taklimnya bertujuan untuk  mempermudah jamaahnya meneladani Rosulullah. Ahbabul Musthofa berdiri sekitar tahun 1998 berawal dari majelis Rotibul Haddad, Burdah serta Maulid Simthudduror Habib Syech bin Abdulqadir Assegaf di Kota Solo, tepatnya di kampung Mertodranan.

Majelis taklim ini mengajak seluruh jamaahnya untuk mengenal Rosulullah Saw lebih dekat, meneladani dan menjadikan idola dalam kegiatan sehari-hari. Berikut ini jadwal rutin majelis rutin Ahbabul Musthofa:

  • Setiap Malam Sabtu Kliwon di Purwodadi tepatnya  Masjid Agung Makmur Purwodadi
  • Setiap Malam Rabu Pahing di Kudus tepatnya Halaman Masjid Agung Kudus
  • Setiap Malam Sabtu Legi Jepara di Halaman Masjid Agung Jepara
  • Setiap Malam Minggu Pahing di Sragen tepatnya Masjid Assakinah, Puro Asri, Sragen
  • Setiap Malam Jumat Pahing di Jogja tepatnya Halaman PP Minhajuttamyiz, Timoho di belakang Kampus UIN Sunan Kalijaga
  • Setiap Malam Minggu Legi di Solo tepatnya Halaman Masjid Agung Surakarta.

Habib Syech MP3

Adanya teknologi yang semakin canggih membuat manusia dengan mudah memiliki MP3 Habib Syech. Dengan MP3, seseorang dapat melakukan perjalanan sambil mendengarkan shalawat. Dengan demikian, perjalanan dapat dijadikan pula untuk menambah ibadah yakni bershalawat kepada Rosulullah Saw.

Barangkali itulah wujud kerinduan ummat kepada Rosulullah, selain untuk meneladani sunnah-sunnah beliau yang utama, juga memperbanyak shalawat baik di dalam aktivitas ataupun di dalam perjalanan. Mendengarkan MP3 Habib syech terasa menyegarkan.

Terkait MP3 Habib Syech, ada baiknya para jamaah membeli kaset yang original agar berkah di setiap lantunan yang diperdengarkan lebih jelas. Ya, meskipun kekayaan intelektual adalah milik Allah, namun saling menghargai karya itu penting dan baik.

Lagu  Sholawat Habib Syech

Lagu sholawat Habib Syech memang tergolong unik. Dengan arransemen ulang dari kitab sholawat yang berisikan sekitar 500-san syair, Habib Syech mampu mengaransemen lagu sholawat dengan indah dan sesuai harapan jamaah.

Di dalam lagu sholawat Habib Syech sendiri juga tidak melulu berbahasa Arab. Bahkan, ada beberapa lagu yang berbahasa Indonesia dan khususnya berbahasa Jawa. Dengan adanya variasi bahasa tersebut, sholawat Habib Syech menjadi lebih mengena dan pesan yang ada dalam shalawat bisa tersampaikan.

Lagu-lagu sholawat Habib Syech banyak digemari bukan hanya kalangan atas, namun juga kalangan bawah dari santri sampai pejabat. Terlebih bila sholawat diimbuhi dengan variasai bahasa Jawa, masyarakat sangat senang dan lebih terasa jadi orang Jawa.

Music Habib Syech

Bila Anda mencermati music Habib Syech, hal yang paing sering didengar ada dua macam yakni music Habib Syech yang murni rebana, dengan music Habib Syech yang menggunakan alat music moden seperti keyboard dll.

Ada perbedaan penggunaan music di dalam lantunan sholawat Habib Syech. Model alat music rebana lebih digunakan di saat tampil live di atas panggung. Begitu sebaliknya, bila di dalam kaset maupun VCD, dua-duanya digunakan yakni perpaduan antara rebana dan alat music modern.

So, cobalah nikmati perpaduan apik antara alat music rebana dengan alat music modern. Perpaduan music tersebut semakin apik ketika ditambah suara vocal cirri khas Habib Syech dan backing vocal dari Ahbabul Musthofa.

Kumpulan Shalawat Album Habib Syech

Sampai saat ini, penulis baru menjumpai terdapat 11 album Habib Syech. Kumpulan sholawat dari berbagai album Habib Syech tersebut berisikan sekitar 6-9 sholawat Habib Syech. Ok, mari kita simak album-album Habib Syech yang sudah beredar di masyarakat.

Album Habib Syech 1

Sholawat Habib Syech
Sholawat Habib Syech
  1. Allahu Allah
  2. Ya Waridal Musthofa
  3. Antal Amin
  4. Ilaahi Nas’aluk Bil Ismil A’dzom
  5. Da’uni
  6. Ahlan Wa Sahlan Binnabi
  7. Ya Robbi Ya ‘Alimal Hal

Album Habib Syech 2

Album ke2 sholawat Habib Syech
Album Habib Syech terlengkap
  1. Ya Maulidal Musthofa
  2. Qod Qofani
  3. Ya Robbah Makkah
  4. Binafsiya Abdi
  5. Da’uni
  6. Bijahil Musthofa Mukhtar

Album Habib Syech 3

Sholawat Habib Syech Vol 3
Sholawat Habib Syech Vol 3
  1. Ya Lathifan Bil’Ibad
  2. Ya Dzal Jalali Wal Ikram
  3. Ya Robbi bil Musthofa
  4. Ya Arhamar Rohimin
  5. Maulana ya Maulana
  6. Qod Tamamallah

Album Habib Syech 4

Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf - The Best Sholawat, Vol. 4 - Album (2015)
Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf – The Best Sholawat, Vol. 4 – Album (2015)
  1. Ya Laqolbin
  2. Sholawatullahi Taghsya
  3. Ya Sayyidar Rusul Ya Thohir
  4. Ya Rosulullah Salamun ‘alaika
  5. Lighoiri Jamalikum
  6. Busyo Lana

Album Habib Syech 5

 

Habib Syech VOL 5
Habib Syech VOL 5
  1. Ya Habib
  2. Li Birojuka
  3. Ya Allah Biha
  4. Qod Tamamallah
  5. Laa Ilaha Illallah
  6. Ya Ala Baitin Nabi

Album Habib Syech 6

habib syech - album volume 6
habib syech – album volume 6
  1. Assalamu’alaika
  2. Khobbiri
  3. Khoiril Bariyyah
  4. Thola’al Badru
  5. Alfa Shollallah
  6. Sholawat Badar

Album Habib Syech 7

Habib Syech Bin Assegaf Vol 7
Habib Syech Bin Assegaf Vol 7
  1. Sholatun Bissalamil Mubin
  2. Miftahul Jannah
  3. Ya Khadi
  4. Ya Kada Man Syaduh
  5. Allahumma Sholli Ala Muhammad
  6. Marhaban
  7. Sholawat Burdah

Album Habib Syech 8

Habib Syech Album ke 8
Habib Syech Album ke 8
  1. Ya Hanana
  2. La Ilaaha Illallah
  3. Mammada
  4. Nurul Musthofa
  5. Anta Nuskhotul Akwan
  6. Ya Thoyyibah
  7. Ya Rosulullah Ya Ahlal Wafa

Album Habib Syech 9

Habib Syech Album ke 9
Habib Syech Album ke 9
  1. Subhanallah
  2. Alhamdulillah
  3. Annabi Shollu Alaih
  4. Lisaanii
  5. Shollatullah’ala Tohal Yamani
  6. Syi’ir Tanpa Waton
  7. Robbi Faj’alna

Album Habib Syech 10

Habib Syech Terbaru vol 10
Habib Syech Terbaru vol 10
  1. Al-Madad
  2. Padang Bulan
  3. Sholawat Kawakib
  4. Al-I’tifor
  5. Lir-Ilir
  6. Kisah Arrosul

Album Habib Syech 11- Untaian Nada Rindu Al Musthofa

Sholawat habib syech terbaru sholawat - album volume 11
Sholawat habib syech terbaru – album volume 11
  1. Alangkah Indahnya
  2. Birosulillah
  3. Inna Fil Jannati
  4. Pepali Ki Ageng Selo (Sholawat Tibbul Qulub)
  5. Sholatullah
  6. Ya Imamar Rusli

Sholawat-sholawat Habib Syech Tambahan

Ibadallah Rijallah

Ya Rosulullah

Sa Atullah

Maula Ya Sholli

Ya Habibana Sya’alailillah

Ya Habibana

Syiir Tanpo Waton (Gus Dur)

Syi’ir Tanpo Waton New Version 2016

Syiir NU

Berkat Sholawat Maksiat Minggat

Turi Putih

Sholli Wasallimda

Mars Syekher Mania

Sekilas Mengenai Syechermania Jamaah Habib Syech Ketika Bershalawat

Syechermania Pecinta Shalawat
anisbinsahl.deviantart.com

Bila Anda sering datang ke acara pengajian Habib Syech, Anda akan menemui santri-santri berbaju putih, peci putih dan kadang membawa bendera putih. Mereka itulah Syeckermania.

Syechkermania adalah komunitas pecinta al Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo Jawa Tengah Indonesia. Karena semakin meluasnya dakwah yang disampaikan Habib Syech, Syechermania semakin meluas dan menjadi komunitas dakwah yang luar biasa.

Seperti dikutip syechkermania, Syechermania sendiri berawal dari salah seorang ketika melihat semakin luasnya pecinta sholawat yang dibawakan Habib Syech. Dari pengamatan tersebut, tercetuslah ide untuk membuat sebuah komunitas pecinta sholawat dengan bertujuan agar komunikasi antar Syechermania dapat berjalan lancar.

Komunitas pun mendapat dukungan dari berbagai pihak, semakin berkembang dengan adanya kemajuan terbentuknya jejaring komunikasi untuk mempermudah akses jadwal majelis shalawat. Lambat laun, istilah Syechermania pun dikenal publik.

Foto Habib Syech

Video Habib Syech Ketika Tampil di Malaysia 

Habib Syech Terbaru

Habib Syech terbaru merupakan album ke 11 dengan tajuk Untaian Nada Rindu Al Musthofa. Berisikan 6 lagu sholawat utama, album ini mengandung unsure-unsur baru yang berbeda dan unik pula. Adapun Habib Syech terbaru dengan adanya lagu pertama berjudul Aalangkah Indahnya.

Setahu penulis, judul sholawat tersebut pernah dipopulerkan oleh artis Malaysia Nasyid Raihan. Nasyid Raihan adalah nasyid dari Malaysia yang telah jauh memulai dakwah melalui seni dakwah.

Habib Syech terbaru menunjukkan arransemen yang juga tak kalah indah dan menarik bagi para pecinta music di tanah air. Dengan perpaduan rebana dan alat music modern yang harmoni.

Semoga kedepannya kumpulan Sholawat akan terus membahana ya, mari kita simak lirik Aalangkah Indahnya yang menceritakan kisah seorang manusia yang merindukan Baginda Rosulullah Saw.

Alangkah Indahnya

Alangkah indahnya hidup ini

Andai dapat kutatap wajahmu

Kan Pasti Mengalir Airmataku

Kerna Pancaran ketenanganmu

Alangkah indahnya hidup ini

Andai dapat kukucup tanganmu

Moga mengalir keberkahan dalam hidupku

Untuk mengikut jejak langkahmu

Ya Rosulullah YaHabiballah

Tak pernah kutatap wajahmu

Ya Rosulullah Ya Habiballah

Kami rindu padamu

Allahumma Sholli Ala Muhammad

Ya Robbi Sholli Alaihi Wasallim

Alangkah indahnya hidup ini

Andai dapat kudakap dirimu

Tiada kata yang dapat aku ucapkan

Hanya Tuhan saja yang tahu

Kutahu cintamu kepada ummat

Ummati, ummati

Kutahu bimbangnya kau tentang kami

Syafaatkan kami

Alangkah indahnya hidup ini

Andai dapat kutatap wajahmu

Kan pasti mengalir air mataku

Kerna pancaran ketenanganmu

Ya Rosulullah Ya Habiballah

Terima kami sebagai ummatmu

Ya Rosulullah Ya Habiballah

Kurniakanlah syafaatmu

Sering Gagal Menulis Buku? Inilah Beberapa Nasehat dari Para Ulama

Sering Gagal Menulis Buku? Inilah Beberapa Nasehat dari Para Ulama

Tips Menulis Buku Para Ulama
marketing.linkedin.com

Nasehat Para Ulama tentang Menulis-Masih suka menunda-nunda?
Inilah kelemahan seorang penulis pemula. Sering bahwa kita suka menunda-nunda untuk menuliskan sesuatu. Dengan berbagai macam alasan yang sebenarnya tidak perlu, seperti tema yang diangkat tabu, menganggap tulisannya tidak menarik, sudah banyak yang menuliskan atau memang diri kita malas.

Penulis teringat tentang kisah perjalanan Imam Malik ketika beliau ingin menuliskan Kitab al Muwattho’. Saat beliau ditanya kepada masyarakat sekitar perihal sudah banyaknya yang menulis tentang kitab tersebut, Imam Malik menjawabnya dengan tegas,

“Memang kitab seperti ini sudah banyak ditulis orang, namun saya menuliskannya karena Allah”.

Beliau yakin bahwa tulisan yang ditulis karena Allah, tulisannya akan senantiasa kekal. Dan kita lihat sampai saat ini kitab itu masih dipelajari banyak manusia.

Cak Nun dalam sebuah kesempatan juga memberi saran agar senantiasa
istiqomah dalam menulis, jangan khawatir tidak ada yang membacanya, karena suatu saat pasti tulisan Anda akan dibaca.

Menulis bisa merapikan sejarah secara ringkasnya, dengan demikian tulisan setua apapun umurnya akan tetap relevan bagi anak cucu kedepannya. Tulisan dapat dikaji dari generasi ke generasi sebagai bahan diskusi seluruh anak manusia.

Adapun dalam menulis terutama menulis buku masih banyak yang beranggapan tak akan menulis lagi lantaran tulisan yang pertama atau yang ini belum sempurna. Dalam keadaan itu biasanya kita enggan beranjak ke hal-hal yang baru dan itu menjadi alasan pamungkas menjatuhkan mental kita agar berhenti menulis.
Dalam Alquran surah al Kahfi dijelaskan bahwa meskipun lautan menjadi tinta, sungguh habislah lautan itu sebelum kalimat-kalimat Rabb habis.

Katakanlah (wahai Muhammad), “Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Rabbku, sungguh habislah lautan itu sebelum kalimat-kalimat Rabbku habis (ditulis), meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” (al-Kahfi/18: 109).

Hal ini mengindikasikan bahwa ilmu tak akan habis dipelajari manusia kapanpun. Orang yang berilmu lantas ia mengaku orang berilmu sebenarnya ia belum berilmu. Karena orang yang berilmu akan senantiasa merasa sabar dan rendah hati. Ia sadar bahwa ilmu merupakan penunjukan bukan membanggakan diri dengan kesombongan.Dalam buku pendahuluan Sirah Nabawiyah karangan Prof. Dr. Ali Muhammad ash Shalabi menyebutkan syair yang indah yakni:

“Dan katakanlah pada orang yang mengaku ahli di bidang filsafat,
Engkau hafal sedikit, tapi banyak hal yang kau lewati.”

Dalam kisah lain Ats Tsa’alabi berkata,
“Tidaklah seseorang menulis sebuah kitab lalu ia tidur di dekatnya satu malam, melainkan ia ingin pada selainnya menambahkan di dalamnya atau menguranginya darinya. Ini dalam satu malam, lalu bagaimana bila dalam hitungan beberapa tahun?”

Al-‘Ammad Al- Ashbahani berkata,
“Saya melihat bahwa seseorang tidak menulis sebuah tulisan di suatu hari melainkan ia berkata pada esok harinya: Seandainya bukan yang ini tentu lebih baik, seandainya ditambah demikian tentu menjadi lebih baik, seandainya yang ini didahulukan tentu lebih utama, seandainya ini dibuang tentu lebih indah, itu merupakan pelajaran terbesar bahwa itu adalah bukti pengambilalihan kekurangan pada sejumlah orang….”

Inilah pentingnya editing sebagai titik kunci kesempurnaan tulisan. Seseorang yang menulis lalu mengeditnya langsung bukan hanya menghabiskan waktu, namun juga membuat aktivitas menulis terasa seperti beban. Padahal untuk menghasilkan tulisan yang baik, Anda harus bisa menikmati setiap huruf yang Anda tuliskan.

Oleh karena itu, biasakanlah menulis apapun yang ada di pikiran Anda, luahkan, curahkan dan tuangkan semaksimal mungkin. Bila Allah menghendaki, tulisan Anda akan terbaca lebih indah karena lahir dari kejujuran pikiran Anda.

Simak artikel relevan tentang Editing, Titik Kesempurnaan Tulisan.

9 Doa Rabiatul Adawiyah yang Akan Membuat Hati Merasa Cemburu Sejati

9 Doa Rabiatul Adawiyah yang Akan Membuat Hati Merasa Cemburu Sejati

DOA RABIATUL ADAWIYAH – Pada kesempatan kali ini, marilah bersama mengambil iktibar dari seorang kekasih Allah bernama Rabiatul Al Adawiyah. Kisah ini sebagian kami ambil dari inspirasi website kartun muslimah.

Beliau merupakan wanita yang ditakdirkan menjadi satu-satunya wali Allah dengan sejuta sanjungan teladan ketauhidan di sepanjang zaman. Beliau lahir di Kota Basrah tahun 95 H. Beliau mempunyai nama lengkap Rabi’ah binti Ismail Adawiyah. Dinamakannya Rabiah karena beliau anak ke empat.

Rabiatul Adawiyah lahir dari keluarga yang miskin, namun meskipun demikian, ayahandanya bernama Ismail mempunyai prinsip yang luar biasa. Salah satu prinsip yang paling dipegang teguh adalah tidak mau meminta-minta dan tidak mau dibelas kasihani manusia. Kiranya, sifat ayahnya inilah yang diwarisi Rabiatul Adawiyah hingga ia menjadi wanita sufi berhijab yang konsepnya terbangun di atas landasan rindu dan cinta pada Illahi.

Sebelum melangkah lebih jauh mengenai siapa Rabiatul Adawiyah, marilah kita simak kidung doa yang pernah dipanjatkannya. Dalam sejarahnya, setiap kali Rabiatul Adawiyah memanjatkan doa kepada Allah, beliau sering mendapatkan bisikan, “Jangan engkau bersedih, karena kelak dikemudian hari orang-orang yang dekat dengan-Ku (Allah Swt) akan cemburu melihat kedudukanmu”.

1. Doa Pertama

Ya Allah! Dikau telah menjadikan aku budak belian seorang manusia sehingga aku terpaksa mengabdikan diriku kepadanya. Seandainya aku bebas, pasti aku akan persembahkan seluruh waktu dalam hidupku ini untuk berdoa kepada-Mu.

islamicfinder.org (Al An'am 162)
islamicfinder.org (Al An’am 162)

2. Doa Kedua

Engkau tahu ya Allah! Aku tidak pernah meminta harta dunia-Mu, meskipun Engkau pencipta dunia ini. Lalu bagaimana aku dapat menerima harta dari seseorang sedangkan harta itu sesungguhnya bukan kepunyaannya?

binikumualaf.blogspot.com
binikumualaf.blogspot.com

3. Doa Ketiga

Jiwa, tenanglah. Kembalilah kepada Tuhanmu, legalah, kembalilah kepada Tuhanmu. Legalah hatimu pada-Nya, ini akan memberikan kepuasan kepada-Nya.

supriyanto-cilegon.blogspot.com
supriyanto-cilegon.blogspot.com

4. Doa Keempat

Ya Robbi, bintang-bintang bersinar gemerlapan. Manusia sudah tidur nyenyak dan raja-raja telah menutup pintunya. Tiap orang sedang bercinta asyik dengan kesayangannya dan di sinilah aku menyendiri bersama-Mu.

qurantutor.com
qurantutor.com

.5 Doa Kelima

Ya Robbul Izzati, jauhkanlah kami dari faham-faham Yahudi, Nasrani dan faham-faham lainnya yang dapat menyesatkan kami. Selamatkanlah kami semua di dunia dan akhirat. Sesungguhnya akhirat itulah tempat kami dan tujuan hidup kami.

langitbumi-bumilangit.tumblr.com
langitbumi-bumilangit.tumblr.com

6. Doa Keenam

Damaiku, wahai saudara-saudaraku. Dalam kesendirianku, dan kekasihku bila selamanya bersamaku, karena cinta-Nya itu tak ada duanya. Cinta-Nya itu mengujiku di antara keindahan yang fana ini. Pada saat aku merenungi keindahan-Nya, dialah mihrabku. Dialah kiblatku.

Jika aku mati karena cintaku sebelum aku mendapatkan kepuasanku, alangkah hinanya hidupku di dunia ini. Wahai pelipur jiwa yang terbakar gairah, juangku bila menyatu dengan-Mu telah melipur jiwaku. Wahai kebahagianku, telah kutanggalkan semua keindahan fana ini dariku, harapku dapat menyatu dengan-Mu karena itulah hidup yang kutuju.

Al Kahfi 24
Al Kahfi 24 Al Quran

7. Doa Ketujuh

Jika engkau menginginkan dunia ini, maka akan aku berikan semua dan aku berkahi. Tetapi aku akan menyingkir dari dalam kalbumu, sebab aku tak mungkin berada di dalam kalbu yang memiliki dunia ini. Wahai fana, aku mempunyai kehendak dan begitu juga denganmu. Aku tidak mungkin menggabungkan dua kehendak itu di dalam satu kalbu.

journeytothebeyond.com
journeytothebeyond.com

8. Doa Kedelapan

Ya Tuhanku, apa-apa saja karunia yang hendak Engkau berikan kepadaku di dunia ini hibahkan pada musuh-musuh-Mu. Serta apa-apa saja yang hendak Kau berikan kepadaku di akhirat kelak, maka persembahkan kepada sahabat-sahabatku. Sebab, bagiku cukuplah Engkau.

tafsirq.com
tafsirq.com

9. Doa Kesembilan

Ya Illahi, apabila aku menyembah-Mu karena takut akan siksa neraka-Mu, bakarlah diriku dengan apinya. Bila sujudku pada-Mu karena mendamba syurga, tutuplah pintu syurga itu. Namun bila ibadahku demi Engkau semata, jangan sesekali palingkan wajah-Mu, aku rindu menatap abadinya keindahan-Mu.

Al Ahqaff 35
Al Ahqaff 35

 

 

Film Rabiatul Adawiyah