Berlayar ke 10 Universitas Terbaik di Perancis, Negerinya Napoleon Bonaparte

Universitas Terbaik di Perancis — Kalau di mata penulis sebenarnya Perancis lebih kondang sepak bolanya ketimbang pendidikannya. Hehehe, yah maklum kebetulan penulis kenal Perancis awalnya justru karena melihat pertandingan sepak bola. Tapi bukan berarti pendidikannya kalah lho dengan negara lain.

wisata di universitas terbaik di Perancis
cakrawalatour.com

Tidak, sebenarnya negara ini punya pendidikan salah satu yang terbaik di daratan Eropa. Bahkan setiap tahun pemerintahnya termasuk loyal memberikan beasiswa kepada mahasiswa asing yang berminat kuliah di negerinya Napoleon Bonaparte ini.

Anda juga bisa mengetahui 10 Universitas Terbaik di Indonesia, Baca selengkapnya Universitas Terbaik di Indonesia

Walaupun didera isu terorisme belakangan ini, nampaknya hal itu belum menjadi hambatan berarti bagi mahasiswa asing untuk berkuliah di sana.

Masyarakat Perancis juga bisa dikatakan sangat terbuka dengan warga asing sebagaimana Jerman. Yap, salah satu negara pendiri Uni Eropa ini mengadopsi prinsip keterbukaan. Jadi bagi teman-teman yang ingin kuliah di sana jangan khawatir akan isu rasial. Justru bisa dikatakan jarang sekali negeri Napoleon Bonaparte ini didera isu tersebut.

Malah saking terbukanya, Anda bisa lihat beberapa orang Perancis justru kelihatan bukan asli Perancis. Malah banyak juga di negeri ini keturunan imigran asal Afrika. Legenda sepak bola Perancis yang kini melatih Real Madrid seperti Zinedine Zidane pun sebenarnya bukan asli Perancis (asli Zimbabwe katanya). Ini menAndakan mereka menerima siapa pun yang berada di negara ini.

Selain itu yang menarik dari Perancis adalah bahasanya. Konon orang Amerika Serikat menjadikan bahasa Perancis sebagai salah satu bahasa asing yang wajib dipelajari. Entah benar atau tidak, tapi penulis sendiri cukup percaya dengan statement itu.

Pasalnya penulis sendiri sering melihat film Hollywood. Beberapa di antaranya mengadopsi bahasa Perancis untuk menunjukkan kedekatan atau sekedar berbicara bahasa asing dengan orang lain.

Memang sih cuma ala kadarnya, hanya terdapat di satu atau dua scene saja. Tapi itu cukup untuk menggambarkan kultur orang Amerika Serikat terhadap bahasa asing seperti bahasa Perancis  secara nyata. Artinya bahasa Perancis dihargai dan dipelajari di sana.

Walaupun begitu nyatanya saya cukup bingung dengan speaking­-nya yang terkesan tidak jelas untuk ukuran orang Indonesia. Kalau kata ayah saya, orang Perancis itu kalau berbicara mirip suara tawon (lebah, Red). Tapi disitulah sisi menariknya. Terutama bagi Anda yang ingin kuliah di sana, hal ini jelas wajib dipelajari.

Sistem Pendidikan Perguruan Tinggi di Perancis

Sebetulnya perguruan tinggi di Perancis tidak jauh beda dengan negara lain. Sistem sekolah, departemen, bahkan fakultasnya bisa dikatakan sama dengan negara lainnya. Namun ada satu yang mungkin bisa membuat bingung bagi teman-teman yang baru belajar sistem universitas di sana, yaitu masalah aliansi antar perguruan tingginya.

Perlu diketahui, beberapa perguruan tinggi di Perancis mengadopsi semacam aliansi yang bersifat kedaerahan atau kota. Bisa dikatakan semacam provincial alliance atau city alliance. Masih bingung?, oke saya kasih contoh walaupun agak panjang.

Artikel selanjutnya juga menarik untuk Anda baca, selengkapnya di Universitas Terbaik di Jogja

Kamu tahu universitas di California? Universitas di sana pasti mengacu pada satu nama yang sama, tapi yang membedakan adalah distrik atau kotanya. Contoh University of California-Berkeley, University of California-Los Angeles, University of California-Santa Barbara, dan lain-lain. Tapi mereka punya satu aliansi yang sama, yaitu University of California System.

Nah, di Perancis hampir sama sistemnya. Di Paris misalnya semua mengacu pada satu nama, University of Paris. Namun selalu diikuti nama belakang yang tidak serupa. Misal University of Paris 5-Rene Descartes atau University of Paris 7-Diderot. Di Paris sendiri ada 13 universitas yang satu aliansi, namanya yaitu University of Paris 13.

Begitu juga di kota besar lainnya di Perancis seperti Toulose, Rennes dan Lille. Sistem aliansinya juga serupa dengan beberapa universitas yang masih satu wilayah atau règion dalam istilah pemerintahan di Perancis.

Memang, tidak semua perguruan tinggi atau wilayah tertentu di Perancis mengadopsi sistem ini. Namun hal ini cukup membingungkan bagi mahasiswa asing yang ingin belajar di sana. Karena rata-rata seperti di Indonesia sistemnya hanya mengacu pada satu universitas yang berdiri sendiri.

Tidak ada aliansi yang menaungi suatu universitas di wilayah tertentu layaknya di Perancis. Jadi semoga info tambahan ini bisa memberi pencerahan bagi teman-teman. Hehehe….

10 Universitas Terbaik di Perancis

Penasaran universitas mana saja yang terbaik dan direkomendasikan bagi teman-teman yang tertarik kuliah di sana? Monggo disimak di bawah ini yang saya kutip dari Webometrics dan sejumlah sumber lain.

1. Universitè Pierre et Marie Currie

universitas terbaik di Perancis Universitè Pierre et Marie Currie
pinterest.com

Nama lain universitas ini adalah University of Paris VI alias Paris 6. Kondang juga dengan nama Sorbonne University karena aliansinya. Universitas terbaik di negeri Napoleon Bonaparte ini. Nama universitas ini diambil dari dua ahli fisika asal Perancis peraih gelar Nobel di tahun 1903, Pierre Curie dan Marrie Currie.

Akar sejarah universitas ini sama dengan universitas lain yang berdiri di Paris. Sudah ada sejak abad ke 12, namun dipecah pada sekitar tahun 1965 sampai dengan 1970an. Universitas ini sendiri resmi berdiri pada tahun 1971. Berawal dari revolusi pendidikan di Perancis pada tahun 1968 yang dikenal dengan “The French May”.

Nah berawal dari revolusi inilah Fakultas Sains University of Paris dipecah menjadi beberapa universitas karena dirasa terlalu “gemuk”. Jadilah sekarang universitas ini berdiri sendiri. Walaupun begitu universitas ini tercatat sebagai salah satu universitas yang tertua di Eropa, sekaligus yang terbaik di Perancis menurut Academics Ranking of World Universities (ARWU).

Karena universitas ini berbasis riset, maka keilmuannya terbilang lengkap. Ilmu sains, matematika, ekonomi, komunikasi, sosial, ada semua di sini. Namun untuk risetnya sendiri ada berbagai jurusan yang diutamakan. Seperti jurusan kesehatan, perubahan iklim, pengairan, energi, komunikasi dan sebagainya. Jurusan sains dan matematika mendapatkan porsi lebih karena merupakan orientasi dari perguruan tinggi yang berdiri di kota Paris ini.

Alumninya telah meraih setidaknya 18 gelar Nobel dari berbagai bidang. Kebanyakan lulusannya merupakan ilmuwan saintis maupun dokter. Universitas yang tepat bagi teman-teman yang ingin menjadi ahli di bidang sains dan matematika.

2. Universitè Claude-Bernard Lyon 1

universitas terbaik di perancis Universitè Claude-Bernard Lyon 1
eua.be

Universitas ini berdiri di kota yang cukup terkenal di Perancis. Tepatnya di kota Lyon, kota pariwisata dan industri terbesar di negeri kebun anggur ini. Perguruan tinggi ini merupakan salah satu dari tiga universitas publik yang berdiri di kota ini. Sekaligus salah satu yang tertua di wilayah atau règion Rhone-Alpes.

Perguruan tinggi ini didirikan pada tahun 1833. Didirikan oleh seorang ahli fisiologis asal Perancis bernama Claude Bernard. Awalnya pak Bernard ini mendirikan sebuah college yang khusus untuk mempelajari ilmu sains.

Lalu selang beberapa tahun kemudian didirikanlah  sebuah college lagi yang khusus untuk mempelajari kedokteran pada tahun 1874. Hingga saat ini universitas ini orientasinya tidak jauh-jauh dari kedua keilmuan tersebut.

Mahasiswa yang berkuliah di sini ada sekitar 45.000 orang. Memiliki beberapa sekolah yang meliputi ilmu sains (teknik, biologi, kimia dan biokimia, matematika, kimia, ilmu bumi, kelistrikan dan komputer), ilmu kesehatan (kedokteran, farmasi, kedokteran gigi, fisioterapi, audiologi, keilmuan terapi dan sebagainya), olahraga dan sebagainya.

Khusus untuk kedokteran, di perguruan tinggi ini memiliki rumah sakit berbasis pengajaran atau riset terbesar kedua di Perancis. Itu ditambah dengan jurusan cabang ilmu kedokteran yang cukup lengkap, membuat universitas ini bisa menjadi ilham teman-teman yang ingin berkuliah kedokteran di sana.

Oh ya, universitas ini menurut situs Webometrics, masuk dalam jajaran 300 universitas terbaik di dunia lho. Reputasinya tidak perlu ditanyakan lagi!.. Hmmm…

Tidak heran jika lulusannya kebanyakan adalah ahli-ahli di bidang kedokteran. Selain itu banyak ilmuwan saintis juga merupakan alumni universitas ini. Tidak heran, lho wong pendirinya saja ahli fisiologi, hehehe…

3. Universitè Paris-Sud

universitas terbaik di Perancis Universitè Paris-Sud
actu.u-psud.fr

Yap, universitas ini masih berkawan dengan 13 universitas lainnya di Paris. Nama lainnya adalah University of Paris XI alias Paris 10. Lokasinya ada di Orsay, atau sebelah selatan kota Paris.

Universitas ini sama dengan universitas lainnya di Paris yang berupa pecahan Universitè de Paris yang didirikan pada tahun 1257. Tahun 1971, universitas ini resmi berdiri sendiri dan berganti nama seperti yang sekarang ini kita lihat. Waktu itu beberapa akademisi jurusan nuklir dan kimia membutuhkan sebuah laboratorium yang cukup besar.

Nah singkat cerita, akademisi tersebut lalu membangun fakultas sains di wilayah Orsay ini. Fakultas sains inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya universitas ini.

Universitas ini dihuni oleh sekitar 30.000 mahasiswa. Memiliki beberapa sekolah yang meliputi keilmuan sains, teknik, hukum, ekonomi, manajemen dan lain sebagainya. Universitas ini terkenal karena laboratoriumnya yang luas. Bahkan laboratoriumnya merupakan yang terbaik di negeri kebun anggur ini.

Luas laboratoriumnya mencapai 236 hektar. Mulai dari partikel atom, nuklir, materi alam, elektronik sampai teknologi nan semuanya bisa diteliti, dipelajari bahkan dikembangkan di laboratorium universitas ini. Prospek bagus ini bagi teman-teman yang ingin mengembangkan nuklir di tanah air yang masih banyak kendala.

Menurut The Times Higher Education di tahun 2015, universitas ini berada di ranking 10 dunia. Bahkan menurut Academics Ranking of World Universities, universitas ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia dalam bidang Matematika dan Sains. Jadi universitas ini bisa menjadi pilihan teman-teman yang ingin berkecimpung di dunia ilmu pasti tersebut.

Setidaknya ada dua gelar Nobel yang diraih alumni universitas ini. Alumninya juga tidak jauh-jauh dari keilmuan sains dan matematika.

4. Ècole Normale Supérieure

universitas terbaik di Perancis Ècole Normale Supérieure
ens.fr

Inilah salah satu universitas terbaik di negeri kebun anggur. Perguruan tinggi ini dikenal paling selektif dalam menerima mahasiswanya. Bahkan saking ketatnya, mahasiswa yang berkuliah di sini tidak sebanyak di universitas lain di Perancis.

Dari namanya, ada yang cukup istimewa di sini. Tidak menggunakan istilah politeknik, institut apalagi universitas. Perguruan tinggi ini menggunakan istilah grande école atau jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris lebih mendekati istilah college. Hanya biar lebih mudah saya lebih suka menggunakan istilah perguruan tinggi saja untuk yang satu ini.

Perguruan tinggi ini berdiri pada tahun 1794. Persis setelah Revolusi Perancis berkibar dan menjatuhkan sistem kerajaan. Waktu itu dua orang dari komisi pengajaran publik bernama Joseph Lakanal dan Dominique Joseph-Garat mengusulkan pembangunan sebuah sekolah tinggi baru untuk menjembatani kaum Republik dengan masyarakat kelas elit atau bangsawan.

Nah, dari kesepakatan itulah perguruan tinggi ini hadir dan kata “normale” menAndakan bahwa sekolah ini diperuntukkan bagi siapa saja, tidak peduli dia rakyat miskin, kaya, republik, bangsawan atau semacamnya.

Perguruan tinggi ini yang berdiri di kota Paris ini hanya dihuni oleh sekitar 3000an mahasiswa saja. Jumlah ini tidak mengherankan mengingat perguruan tinggi ini sangat selektif dalam penerimaan mahasiswanya.

Selain itu perguruan tinggi ini memiliki dua fakultas bernama “Sciences” (membawahi keilmuan matematika, fisika, kimia, komputer, biologi, geologi, dan teori sains), dan “Letters” (membawahi keilmuan filsafat, ilmu sosial, ekonomi, sejarah, literatur, dan ilmu klasik). Cukup unik ya?

Walaupun sangat selektif, namun nyatanya lulusan perguruan tinggi ini juga memang betul-betul unggul. Alumninya sudah meraih 13 gelar Nobel dari bidang yang berbeda. Alumninya yang terkenal adalah Louis Pasteur. Jika teman-teman anak fisika pasti tahu siapa dia. Aye, dialah penemu metode pasteurisasi dan pencipta vaksin rabies. Ada juga Jacques Derrida dan Michel Foucault tokoh ilmu sosial.

5. Université Joseph Fourier

universitas terbaik di Perancis Université Joseph Fourier
oiioadmission.com

Kalau perguruan tinggi yang satu ini berdiri di kota Grenoble. Kota yang dikelilingi pegunungan dan terletak di timur Perancis. Universitas ini sendiri bagian dari sebuah perguruan tinggi bernama Universitas Grenoble Alpes. Jadi semacam aliansi, namun kepengurusannya berdiri sendiri. Oh ya nama lain universitas ini adalah Université Grenoble I.

Universitas ini berdiri pada tahun 1811. Usianya cukup tua untuk ukuran universitas di Perancis. Pendirinya adalah saintis kenamaan Perancis, Joseph Fourier. Awalnya beliau mendirikan fakultas sains di kota Grenoble ini.

Jadi tidak heran jika sampai sekarang orientasi perguruan tinggi ini berfokus pada tiga hal, sains, teknologi, dan kedokteran. Yap, orientasinya tidak jauh beda dengan universitas lain di Perancis.

Universitas ini memiliki mahasiswa sekitar 16.000 orang. Universitas yang satu ini karena berfokus pada sains, maka jurusannya tidak jauh-jauh dari geologi, fisika, kimia, dan lain sebagainya. Oh ya, ada yang unik program master dan program D3. Universitas ini menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantarnya untuk program S2.

Sedangkan untuk tingkat D3, universitas ini menggelar perkuliahan bahasa Inggris pada musim panas. Unik ya? Cukup menarik bagi teman-teman yang ingin menambah vocab maupun mengambil International master program. Mau nambah skor Toefl atau IELTS juga bisa. Hehehe…

Menurut Academics Ranking of World Universities, universitas ini menduduki ranking ke 4 untuk jurusan teknik dan IT di seluruh Perancis. Sedangkan untuk ukuran global, QS World Academis Rankings menempatkan universitas ini pada urutan 115 terbaik di dunia. Bisa dibilang sangat kompetitif untuk ukuran Internasional. Alumninya kebanyakan merupakan ilmuwan saintis. Tidak heran ya, kan ini universitas orientasinya lebih ke sains. Hmmm…

6. Université Paris Diderot

universitas terbaik di Perancis Université Paris Diderot
wikimedia.org

Kembali ke kota Paris, ada satu universitas lagi di kota romantis dan pusat mode ini. Nama lainnya adalah University of Paris VII alias Paris 7. Berdiri sendiri secara resmi pada tahun 1970.

Nama universitas ini sendiri diambil oleh pengkritik dan filsuf seni yang terkenal di Perancis, Denis Diderot. Universitas ini juga masih menjadi bagian fakultas sains University of Paris yang berdiri pada abad ke 12. Selain itu universitas ini juga merupakan satu aliansi “Sorbonne Paris Cité” yang merupakan gabungan beberapa universitas di Paris. Jadi bisa dikatakan universitas ini nama lainnya juga Sorbonne.

Ada sekitar 26.000 mahasiswa yang berkuliah di sini. Selain itu fokus orientasi perguruan tinggi ini adalah matematika. Agak beda walaupun masih satu cabang dengan ilmu sains. Walaupun punya spesialisasi di bidang matematika, nyatanya di universitas ini justru kondang karena ilmu humaniora dan psikologinya. Universitas ini bahkan memiliki studi khusus mengenai bahasa di Asia Timur seperti Vietnam, Korea, Jepang dan China.

Khusus untuk jurusan psikologi mereka membaginya menjadi dua bagian, yaitu psikopatologi dan psikoanalisis. Berbeda ya dengan perguruan tinggi di tanah air yang cenderung menggabungkan keduanya dalam ilmu psikologi. Pilihan tepat dan referensi utama bagi Anda yang ingin belajar tentang ilmu yang berkaitan dengan jiwa seseorang ini.

Alumninya telah merebut dua gelar Nobel dari berbagai bidang. Satu nama alumninya yang penulis kenal adalah Julia Kristeva. Tokoh feminis dan seorang sosiolog yang juga ahli semiotika (hyperteks) asal Bulgaria.

7. Université Paris Descartes

universitas terbaik di Perancis Université Paris Descartes, Paris
himetop.com/

Lagi-lagi Paris. Hehe, sepertinya kota yang katanya romantis dan pusat mode dunia ini juga merupakan kota pendidikan dan kebudayaan. Universitas yang satu ini punya nama lain University of Paris V Renè Descartes (Paris 5). Masih satu aliansi dengan Sorbonne Paris Citè.

Kisahnya juga sama dengan universitas lain di Paris yang dipecah sekitar tahun 1970. Namun universitas ini baru dipecah setahun kemudian atau di tahun 1971. Sesuai namanya, penamaan universitas ini diambil dari seorang ahli matematika dan filsuf kenamaan Perancis, Renè Descartes.

Berbeda dengan universitas Paris lainnya di atas, yang satu ini pecahan dari fakultas Seni dan Ilmu Humaniora Universitas Paris. Jadi bukan fakultas Sains seperti kebanyakan universitas di Paris lainnya.

Universitas ini dikenal paling prestisius di Perancis. Ada enam jurusan yang merupakan jurusan terbaik di negeri kebun anggur ini. Antara lain jurusan farmasi, psikologi, hukum, bahasa (linguistik), biologi, dan kedokteran.

Mungkin karena orientasinya lebih difokuskan pada ilmu humaniora, makanya universitas Paris yang satu ini justru menonjol di bidang non-sains. Oh ya, mahasiswa yang berkuliah di sini ada sekitar 30.000 mahasiswa.

Mantan perdana menteri Perancis, François Fillon adalah alumninya yang cukup terkenal. Kebanyakan alumninya adalah ahli di bidang hukum, maupun politisi di negeri kebun anggur ini. Referensi yang bagus bagi teman-teman yang ingin mengambil cabang keilmuan sosial dan humaniora.

8. Universitè de Bordeaux

universitas terbaik di Perancis Universitè de Bordeaux
univiu.org

Nah universitas ini berdiri di salah satu kota Industri di Perancis. Tepatnya di kota Bordeaux, punya julukan kota “Tidur Cantik”. Hehehe, atau dalam bahasa Perancis sering disebut dengan istilah “La Belle Endormie”. Karena walaupun kota industri, namun bangunan kunonya bagus, megah dan memiliki suasana tenang jika dibandingkan kota lainnya di negeri kebun anggur ini.

Universitas ini berdiri pada tahun 1441. Perguruan tinggi tertua kedua di Perancis setelah Universitas Paris. Pendirinya adalah Paus Eugene IV, sehingga tidak heran jika orientasi awalnya adalah keagamaan Katolik. Namun, waktu itu universitas ini sudah tergolong maju dengan empat fakultasnya, seni, kedokteran, teologi, dan hukum.

Seperti universitas di seluruh Perancis yang di revolusi sistem pendidikannya, Bordeaux juga dipecah menjadi tiga universitas berbeda di tahun 1968. Bahkan di tahun 1995 satu lagi dipecah dan menjadi empat universitas yang berbeda, dan pada tahun 2007 ditambah lagi satu institut.

Praktis waktu itu ada empat universitas dan satu institut. Namun pada tahun 2014 kemarin universitas ini kembali dipersatukan alias rujuk kembali.

Karena sudah digabung kembali, tidak heran jumlah mahasiswanya jika digabungkan saat ini mencapai 70.000 mahasiswa. Salah satu universitas dengan jumlah mahasiswa terbesar di Eropa. Selain keempat fakultas yang saya sebutkan tadi, ada jurusan lain seperti humaniora, sains, fisika, ekonomi dan manajemen.

Alumninya telah meraih satu gelar Nobel dari bidang Fisika atas nama Alfred Kastler. Alumninya banyak berkecimpung di dunia sains, macam fisika, kimia, dan biologi.

9. Universitè de Strasbourg

universitas terbaik di Perancis Universitè de Strasbourg
wikimedia.org

Nah kalau universitas yang satu ini berdiri di kota kuno Strasbourg. Sebelah timur Perancis yang terkenal kental dengan aroma budaya Jermaniknya ketimbang Perancisnya. Merupakan perguruan tinggi terbesar kedua di Perancis.

Tidak salah memang jika kota ini punya aroma Jerman. Strasbourg atau wilayah Alsace ini memang terkenal sering diperebutkan kekaisaran Jerman maupun Perancis pada abad pertengahan. Bahkan universitas yang berdiri di ibukota règion Alsace ini awal berdirinya menggunakan bahasa Jerman.

Nama aslinya ketika berdiri adalah Universität Straßburg. Tuh kan, Jerman banget  pakai nama “universität”. Universitas ini berdiri di tahun 1538 oleh pemerintah kekaisaran kota Strasbourg. Universitas ini di abad ke 16 menjadi  pusat pengajaran kedokteran dan agama Kristen (baik Katolik maupun Protestan), serta memainkan perannya saat Revolusi Perancis.

Universitas ini sempat dipecah menjadi tiga universitas berbeda pada tahun 1970. Persis sama kejadiannya dengan revolusi pendidikan di Perancis yang dianggap terlalu gemuk. Namun baru di tahun 2009, ketiga universitas (Louis Pasteur University, Robert Schumann University, dan Marc Bloch University) dipersatukan kembali. Sehingga nama ketiga universitas tersebut dilebur menjadi satu, seperti yang sekarang kita lihat.

Mahasiswa yang berkuliah di sini ada sekitar 46.000 orang. Cukup banyak ya? Jurusannya juga lengkap seperti sains, biologi, kimia, kedokteran, humaniora, ilmu sosial dan sebagainya. Jurusan yang paling mencolok di sini adalah jurusan arsitekturnya.

Berbagai gelar di bidang bangunan ini sudah banyak diraih universitas ini. Kabar baik bagi teman-teman yang ingin jadi arsitek maupun ahli bangunan. Selain itu universitas ini merupakan universitas berbasis riset terbaik di Eropa versi The League of European Research Universities. Bagi yang mau lanjut S2 dan S3 ini merupakan universitas yang bisa dijadikan referensi, bahkan bisa jadi referensi utama.

Alumninya telah meraih 18 gelar Nobel dari berbagai bidang. Lulusannya yang terkenal adalah Louis Pasteur, Wilhelm Röntgen (penemu foto rontgen/ronsen), Johan Wolfgang van Goethe (Sastrawan Jerman), dan Karl Ferdinand Braund (fisikawan Jerman) . Tuh kan, orang Jerman aja kuliah di sini. Hehehe…

10. Aix-Marseille Universitè

universitas terbaik di Perancis Aix-Marseille Universitè
nohanet.org/

Urutan terakhir ini dihuni oleh universitas terbesar di Perancis. Yap, sekaligus salah satu yang tertua di Perancis. Lokasinya ada di selatan negeri Napoleon Bonaparte ini, tepatnya di Provence.

Universitas ini berdiri sejak tahun 1409. Didirikan oleh penguasa wilayah Provence waktu itu, Louis II dari Anjou. Pendiriannya hampir mirip dengan Universitat Heidelberg di Jerman yang juga berawal dari konflik negara kepausan antara kubu Roma, Avignon dan Pisa.

Nah, Louis II dari Anjou ini mengirim petisi kepada penguasa dan dewan Pisa, Alexander V untuk membangun universitas ini. Jadi secara langsung Louis II dari Anjou ini lebih menyatakan kesetiannya pada penguasa Pisa yang “antipope” (anti kepausan- dalam artian anti terhadap kepausan Avignon dan Roma karena dia sendiri diakui dan memakai gelar Paus juga kala itu di Pisa, Red) ketimbang Avignon dan Vatikan.

Berbeda dengan Universitas Heidelberg yang didirikan atas izin Kepausan di Roma kala itu. Ketika itu nama awalnya adalah Universitè Province. Baru pada tahun 1896, terjadi beberapa penggabungan dengan perguruan tinggi setempat dan berganti nama seperti yang sekarang ini kita lihat.

Universitas ini sedikit lebih besar ketimbang Bordeaux dari segi jumlah mahasiswanya, sekitar 71.000 mahasiswa. Selain itu universitas ini juga sama lengkapnya dengan universitas lain di Perancis yang keilmuannya tidak jauh dari sains, kedokteran, humaniora, politik, hukum dan seni.

Menurut University Ranking by Academic Performance (URAP), perguruan tinggi ini berada di posisi ke 77 dari 100 universitas terbaik di dunia. Hmmm, nggak kalah sebenarnya dengan Sorbonne atau universitas lainnya di Eropa.

Alumninya telah meraih satu gelar Nobel atas nama Sheldon Lee Gaslow pada tahun 1979 di bidang Fisika. Alumninya seperti kebanyakan universitas lain di Perancis yang menonjol di bidang Sains. Namun banyak juga alumninya yang menjadi politisi dan hukum.

Penasaran dengan Universitas Terbaik di China? Jangan lewatkan artikel yang satu ini; Universitas Terbaik di China

***

Yap itulah 10 universitas rekomendasi terbaik di Perancis. Keilmuan sains dan kedokteran merupakan yang paling mendominasi di sana, sekaligus paling menonjol. Namun keilmuan humaniora dan psikologi di sana juga banyak mendapatkan perhatian karena perkembangannya cukup bagus di sana. Tertarik kuliah di negeri kebun anggur ini?

Hobinya mempelajari kehidupan dan belajar dari kehidupan... Hayoo bingung to??...,., :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *