The Simplicity

The Simplicity — Pemuda itu simpel, jangan dibuat ribet. Pergi ke mana saja bebas, sekehendak hati. Cukup berbekal tas kecil bisa ke mana-mana. Pokoknya pemuda itu panjang langkah. Bila sudah berkeluarga nanti, Anda baru akan merasakan betapa Anda harus bawa ini bawa itu. Sebelum ribet itu datang, simpelkan terlebih dahulu masa muda Anda agar masa depan nanti penuh bahagia.

Sesederhana Saya dan Anda
kissablezebralipsandotherthings.com

Pemuda paling anti yang namanya aturan, apalagi tata tertib yang ribet-ribet itu. Yang ribet-ribet itu biasanya menindas. Alih-alih terpikirkan goal-nya, yang ada hanya ingat yang sebenarnya tak perlu diingat. Teringat yang jauh-jauh dan lebih menjauhkan substansinya.

Pernah penulis menerima luapan hati dari seseorang yang baru saja sakit hati karena di putus sang kekasih. Teman saya merasa dunia gelap, dan seakan tak ada lagi harapan untuk hari esok. Ia jadi orang yang sangat ribet sekali. Sedih ini, yang itu juga terkena sedihnya. Marah begitu, temannya pun terkena cipratannya. Satu masalah menjadi seribu masalah gara-gara dipikir ribet!

Itu belum seberapa. Lagi-lagi ribet akan membuat orang bermasalah menjadi tambah bermasalah. Belum-belum sudah mikir ini mikir itu, nanti kalo begini jadi begitu dan sebaliknya. Pokoknya hidupnya hanya dihabiskan untuk memikirkan hal yang akan datang. Pemuda ini bisa Anda disebut dengan peramal ilegal. Merasa hidupnya sendiri yang paling muram.

Sederhana itu simpel
searchahomeforsale.com

Ada lagi cerita yang unik. Mahasiswa yang kuliah sering mengeluh karena dosen pembimbingnya tidak serius. Mahasiswa tersebut lalu mulai menjauh dengan dosen tersebut. Ia menjadikan alasan tak mau mendekat lantaran dosennya tak ramah pada mahasiswa.

Berhari-hari ia habiskan hanya untuk memikirkan dosen tadi. Mendekat tak berani, berkonsultasi pun tak ada nyali. Seperti cicak-cicak di dinding, diam tak mau merayap.

Kali ini lain lagi, seorang pemuda ingin belajar menulis. Ia mempunyai semangat yang sangat menggebu,. Sewaktu dijelakan untuk segera menulis, dengan beberapa arahan sedikit pemuda tadi bergeming dan mengatakan “Belum siap”, “Tulisanku masih jelek”, “Saya malas”, “Saya banyak kegiatan”, “Saya bla bla bla…. Lho, yang butuh siapa?

Ada juga ribet di suatu organisasi. Organisasi ribet di dalamnya terdapat banyak aturan yang sebenarnya mudah dilakukan namun menjadi sulit dan terasa sulit. Mengapa demikian? Bisa Anda bayangkan, anggota 30-an orang di bagi menjadi 6 kelompok dan harus mengingat tanggal piketnya.

Bila seperti ini, anggota akan merasa serba salah untuk melangkah. Tidak ingat dengan target, namun ingat beratnya beban jadwal piket. Model-model seperti ini tak lain hanya akan menjadi pencetak manusia-manusia rigid.

Kopi menunjukkan kesederhanaan
cleaversmarket.com

Cerita di atas adalah cerita nyata. Berkali-kali menemui seseorang yang seperti itu terasa menggelikan. Tentu masih banyak cerita lain yang lebih unik, dan hampir semua serupa dibuat ribet.

Ya, pemuda-pemuda yang ribet akan cenderung terkungkung, terbebani dan sulit untuk move on. Bila sudah begini, bukan lagi satu orang yang ribet, dua-duanya jadi ribet karena yang simpel pun dianggap ribet!

Amati yang Dekat-dekat

pickywallpapers.com
pickywallpapers.com

Terkadang solusi atas masalah yang kita hadapi hanya ada di sekitar kita. Di dekat kita, dekat sekali. Misal dalam hal menulis, banyak yang beranggapan bahwa ide macet, padahal bila Anda peka dan mampu menangkap peluang di sekitar Anda, daun yang jatuh pun akan menjadi sebuah tulisan.

Di zaman yang serba modern ini, semua sudah sangat canggih dan serba ada. Contoh bila Anda melihat seseorang yang menanam pohon kelapa, Anda bisa menjadikan artikel dengan beberapa judul “Cara menanam pohon kelapa”, bisa juga Anda luaskan temanya tidak pohon kelapa, namun bisa pohon-pohon lainnya.

Ada juga hal-hal yangdekat yang jarang kita ingat. Saya tahu Anda jomblo. Dalam bahasa gaulnya, jomblo itu gak laku, tapi kalo single itu banyak pilihan. Nah bagi para jomblo, coba amati wanita-wanita yang di dekat Anda, di sekitar Anda. Karena jodoh juga tidak akan jauh-jauh. Sesederhana saya dan Anda hehe…

Di sinilah pentingnya kesederhanaan. Sering bahwa kita memilih yang jauh-jauh. Untuk menyelesaikan LGBT saja perlu referensi dari literasi berbagai luar negeri. Padahal sudah sangat jelas. Sudah sangat jelas. Jelas sekali. Mungkin negeri ini terlalu ribet ya… Tidak apalah idep-idep untuk memberi kesibukan anggota DPR biar bisa narsis di layar televisi.

Kesederhanaan itu Menyelamatkan

Kesederhanaan KPK
pixabay.com

Coba amatilah orang-orang di sekitar Anda. Pernah penulis tanyakan kepada Abdullah Hehamahua terkait kesederhanaan ini. Rasa ingin tahu tak tertahankan karena beliaulah Penasehat KPK yang selama ini sangat dipercaya. Bahkan, di tengah desas-desus ketidakjelasan bangsa ini, beliau tetap dingin. Beliau hanya menjawab dengan ringkas, “Sederhanalah”.

Orang yang perkataannya sederhana, ia akan selamat dari hal-hal yang menghinakan dirinya. Dalam makanannya, sederhana tak akan membawa dampak menuju ketamakan. Ia ambil secukupnya. Sederhana dalam hal perbuatan akan membawa arah kepercayaan, bahwa kepercayaan itu ada karena perkataan dan perbuatan seiringan.

Akhirnya, kenanglah bahwa hal-hal yang besar itu berasal dari kesederhanaan yang terus menerus dilakukan. Sebuah pengabdian suci tak tergoyah dari limpahan hiasan jasadiyah.

Kesederhanaan hendaklah meliputi segala hal, dari bangun tidur sampai tidur lagi. Satu hal lagi, kesederhanaan bukan hanya milik orang-orang yang diberi kecukupan rizki, namun juga termasuk orang-orang yang diberi rizki lebih.

Sederhana itu kunci kebahagiaan manusia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *