Inilah 4 Jenis Soal-soal STAN dan Pembahasannya (Terlengkap dan Terbaik)

Soal-soal STAN — STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara merupakan perguruan tinggi yang bersifat ikatan dinas. Karena prospek kerjanya yang jelas dan gaji serta tunjangan besar, perguruan tinggi yang memiliki ikatan dinas dengan Kementerian Keuangan ini menjadi salah satu yang favorit diantara yang lain.

Kampus STAN

Baca juga peringkat PKN STAN dalam 10 Universitas Terbaik di Indonesia

Pastinya, prospek kerja aman dan gaji besar akan membuatnya diperebutkan pula oleh seluruh calon mahasiswa di seluruh Indonesia. USM atau Ujian Saringan Masuk STAN adalah salah satu yang paling ketat dan paling sengit di seluruh negeri.

Untuk itu, bagi Anda yang berniat masuk STAN, artikel ini bertujuan membahas bentuk-bentuk soal yang akan keluar di ujian tertulis STAN agar Anda dapat lulus dengan hasil yang maksimal.

Soal-soal STAN dan Pembahasan

USM STAN memiliki 3 tahap yaitu tes tertulis, tes fisik dan kesehatan, wawancara, dan tes kemampuan dasar. Meskipun tidak ada yang jauh diutamakan daripada yang lain, tes tertulis memang cukup penting karena akan membuat Anda dapat menyingkirkan pesaing-pesaing Anda (atau sebaliknya, Anda yang disingkirkan pesaing Anda!).

Oleh karena itu, penting untuk menyiapkan tes tertulis dengan serius. Biasanya, menjelang US dimulai, sejumlah lembaga akan menyediakan jasa tes simulasi atau try out USM STAN, maupun yang menjual soal-soal USM tahun sebelumnya.

Manfaatkan kesempatan itu untuk mengukur kemampuan sekaligus menganalisis soal-soal yang akan keluar nantinya. Pada dasarnya, dengan jadwal belajar yang tepat dan latihan yang cukup, penguasaan materi dapat dilakukan dengan mudah.

Soal-soal STAN berupa Tes Tertulis USM PKN STAN

tes tertulis masuk stan
static1.squarespace.com

Tes tertulis USM STAN terdiri dari 2 bagian, yakni Tes potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI). TPA memiliki jumlah soal 120 dengan waktu pengerjaan 100 menit, sedangkan TBI sebanyak 60 soal dengan waktu pengerjaan 50 menit.

Sebagaimana SBMPTN, soal tes ini dinilai dengan skor 4 jika benar, 0 jika tidak dijawab, dan -1 apabila salah. Tentu saja, apabila dirasa masih ragu dengan jawaban, lebih baik kosongkan jawaban karena adanya pengurangan poin. TPA dan TBI akan dikerjakan secara terpisah. Biasanya ada jeda 15-30 menit diantara pengerjaan keduanya untuk beristirahat.

TPA USM STAN terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu verbal, aritmatika, pola barisan, logika, analitik, dan pola gambar. Pada dasarnya TPA tidak terlalu sulit. Bahkan soal matematikanya dapat diselesaikan dengan kemampuan setingkat SMP atau SMA yang dasar. Tantangannya adalah waktu pengerjaan yang sangat singkat.

Kira-kira Anda hanya memiliki waktu 50 detik untuk menjawab masing-masing soal. Hal yang sama juga menjadi tantangan bagi TBI. Selain waktu yang singkat, TBI dibagi menjadi 3 bagian yaitu structure and written expression, error recognition, dan reading comprehension. Mengingat waktu pengerjaan yang singkat, pembiasaan dan latihan menjadi sangat penting karena akan membantu mengembangkan refleks Anda dalam mengerjakan soal.

Selain pengurangan poin dan waktu pengerjaan yang singkat, juga ada persyaratan dalam pengerjaan yaitu aturan nilai mati. Dengan kata lain, masing-masing tes tertulis wajib benar dalam pengerjaannya minimal 1/3 dari total jumlah soal. Hal ini berarti 40 soal untuk TPA dan 20 soal untuk TBI.

Jika Anda mendapatkan nilai mati, Anda dipastikan tidak akan lolos. Jika Anda berhasil ‘selamat’ dari nilai mati, tetap jumlah skor Anda yang akan diperhitungkan nantinya. Dengan adanya nilai mati di kedua soal, Anda dituntut untuk memiliki kemampuan yang seimbang di kedua jenis soal.

Silahkan dipertimbangkan untuk menaruh porsi pembelajaran yang tepat pada kedua jenis soal ini.

Tes Fisik dan Kesehatan Masuk STAN

tes kesehatan masuk STAN
anekatop10.com

 Baca juga Prospek Jurusan Akuntansi Terlengkap

Jenis tes selanjutnya adalah tes fisik dan kesehatan. Tes ini dimunculkan karena STAN tidak saja membutuhkan mahasiswa yang memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga kualitas fisik yang dibutuhkan dalam mengelola hal-hal yang berkaitan dengan keuangan negara (terutama bagi Anda yang memilih jurusan bea cukai, untuk yang ini ada kriteria fisik tersendiri).

Biasanya, tes fisik mencakup lari selama 12 menit dan shuttle run. Pastikan kondisi tubuh fit dan jangan lupa pemanasan agar otot tidak kram. Untuk tes kesehatan, kurangi begadang, merokok, serta jauhi substansi seperti minuman keras dan narkoba. Jika Anda memulai pola hidup sehat jauh-jauh hari sebelum mengambil tes, kemungkinan lolos tes fisik dan kesehatan juga lebih besar.

Tes Wawancara Masuk STAN

wawancara masuk PKN STAN
pennenergy.com

Tahap selanjutnya adalah tes wawancara. Pada tes ini, yang dicari adalah apakah Anda memiliki pola pikir dan karakter yang sesuai untuk menjadi mahasiswa STAN. Di tahap ini, Anda dituntut untuk menampilkan diri menjadi orang yang bijak dan solutif dalam menghadapi masalah.

Berperilaku sopan juga merupakan ukuran utama, seperti halnya wawancara kerja. Tentunya Anda harus berlatih dan membiasakan diri untuk memunculkan karakteristik yang disukai selama proses wawancara.

Karena kampus ini merupakan ikatan dinas dan Anda diharapkan akan melanjutkan karir sesuai dengan kontrak dinas, maka wajib bagi Anda untuk memunculkan karakter selayaknya calon pegawai negeri sipil yang baik.

Tes Kemampuan Dasar (TKD)

TES kemampuan dasar STAN
c.fastcompany.net

Ingin tahu tips masuk STAN? Simak artikel selanjutnya mengenai Tips Masuk Stan

Sejak 2016, tahapan tes ditambah dengan adanya Tes Kemampuan Dasar atau TKD. Sebelumnya, TKD hanya dilaksanakan di tingkat akhir saat kuliah, yaitu semester 6 untuk strata D3 dan semester 2 untuk strata D1. Pada dasarnya, tes ini dilakukan untuk mengukur kemampuan dasar yang dimiliki calon mahasiswa agar bisa menjadi pegawai negeri sipil. TKD mencakup tes wawasan kebangsaan, tes inteligensi umum, dan tes karakteristik pribadi.

Tes wawasan kebangsaan mencakup penguasaan calon mahasiswa terhadap 4 pilar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan pemahaman tentang NKRI yang mencakup sistem tata negara, sejarah perjuangan bangsa, peran bangsa, dan kemampuan berbahasa Indonesia yang benar.

Selanjutnya, tes inteligensi umum mengukur kemampuan verbal, numerik, logika dan analisis calon mahasiswa. Tes karakteristik pribadi lebih mengutamakan mengukur kompetensi diri Anda. Tes inteligensi umum pada dasarnya mirip dengan TPA, sehingga mempelajari TPA dengan sungguh-sungguh akan bermanfaat pula di bagian ini.

Tes karakteristik pribadi sebenarnya tidak membutuhkan trik khusus untuk menjawabnya, tetapi mungkin Anda ingin menekankan untuk karakteristik yang baik dalam pekerjaan semisal kerjasama. Untuk memunculkan karakteristik tersebut dalam tes ini, dapat dengan melihat langsung opsi-opsi yang muncul dalam tes yang melambangkan kecenderungan Anda.

TKD mencakup 100 soal dengan waktu pengerjaan 90 menit. Tes wawasan kebangsaan memiliki 35 soal, tes inteligensi umum 30 soal, dan tes kompetensi pribadi 35 soal.

Khusus tes wawasan kebangsaan dan inteligensi umum, terdapat passing grade yang kurang lebih sama seperti nilai mati dala tes tertulis, yaitu minimal 14 benar untuk tes wawasan kebangsaan, dan 15 benar untuk tes inteligensi umum.

Untuk tes kompetensi pribadi, tidak ada ukuran benar atau salah karena mengukur karakteristik bekkerja Anda. Untuk soal-soal TKD, sama seperti tes tertulis di awal, akan ada sejumlah pengedar soal yang memunculkan isi tes-tes TKD. Gunakan hal semacam ini untuk latihan.

Demikian, karakteristik soal-soal USM STAN yang mungkin akan segera Anda hadapi. Persiapkan diri Anda dengan matang, dan mungkin Anda akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkuliah di STAN.

Blogger Jogja Ambil Keilmuan Jurnalistik — Hobi Men-SEO-kan Konten — Tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta — Gabung dan Dapatkan Berbagai Info Kampus di Komunitas Academic Indonesia Whatsapps di 0812-8307-7972

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *