Pengertian dan Contoh Resensi Film (Perjuangan Seorang Ibu Mendidik Putrinya)

Pengertian dan Contoh Resensi Film — Resensi dalam bahasa Inggris sendiri lebih dikenal dengan istilah review. Pada umumnya orang-orang lebih banyak mengidentikkan resensi dengan buku. Padahal resensi bisa juga digunakan pada flm. Bingung bagaimana membuatnya? Simak contoh resensi film di bawah ini.

contoh resensi film
websites.suagm.edu

Ingin tahu cara membuat skenario film? Yuk pelajari Cara Membuat Skenario Film

Contoh resensi film yang akan dikupas pada rtikel ini adalah film bollywod dengan tema pendidikan. Nampaknya pendidikan masih menjadi topik yang selalu hangat untuk dikonsumsi oleh kaum pelajar. Sama halnya dengan film ini yang begitu menginspirasi.

Tapi sebelum melihat seperti apa contoh resensi film, ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu pengertian dari resensi. Apa sih resensi itu?

Pengertian Resensi

Resensi berasal dari bahasa Latin, revidere atau recensere yang berarti melihat kembali, menimbang ataupun menilai. Resensi adalah suatu tulisan yang bertujuan untuk memberikan pertimbangan atau penilaian tentang sebuah karya.

Karya tersebut bisa berupa karya apapun, baik itu buku, seni film ataupun drama sendratari dsb. Nah, menulis resensi sendiri bukan hanya menyampaikan informasi saja tapi juga  terdiri dari kelebihan dan  kekurangan dari karya tersebut.

Jadi bisa dikatakan resensi film adalah kupasan atau bahasan mendalam mengenai sebuah film yang telah disebar melalui media. Di dalam resensi film tersebut mengandung unsur kritik yang membangun.

Jadi bagi para pencipta karya seni termasuk sineas film, mereka harus siap dikritik pada saat menciptakan sebuah karya. Sebab pada dasarnya kritik itu sehat, asalkan kritik tersebut solutif dan bisa membangun. Seseorang akan merasa lebih terhormat ketika bisa menghargai kritikan atas karya-karyanya.

Pelajari juga Contoh Skenario Film di Academic Indonesia

Tujuan Resensi Film

Tujuan utama membuat resensi film sendiri adalah sebagai wujud apresiasi terhadap para sineas  yang telah melahirkan karya berupa film. Selain itu, resensi film juga bertujuan untuk memaparkan pemahamanyang menteyuluruh dan mendalam dari  film tersebut.

Seseorang yang menulis resensi bisa mengajak para penikmat film lainnya untuk memikirkan tentang film yang diresensi. Mengajak pembaca untuk merenunkan dan mendiskusikan lebih jauh tentang fenomena yang ada dalam film tersebut.

Nah, dari semua itu pada akhirnya sebuah resensi film diharapkan bisa memberikan pertimbangan kepada calon penonton atau penikmat film. Seseorang yang meresensi bisa memberikan masukan yang sangat berharga kepada masyarakat dalam memilih film.

Untuk lebih jelasnya simak contoh resensi film di bawah ini.

Contoh Resensi Film

pengertian resensi film dan contoh resensi film
i.ytimg.com

Perjuangan Seorang Ibu Mendidik Putrinya

Judul               : Nil Battey Sannata

Produser          :  Aanand L.Rai, Ajay G. Rai dan Alan Mcalex

Sutradara         : Ashwini Iyer Tiwari

Skenario          : Ashwini Iyer Tiwari, Neeraj Singh, Pranjal Choudary, Nitesh Tiwari

Pemeran          :  Swara Bhaskar, Ria Shukla, Ratna Pathak

Durasi              : 104 menit

Produksi          : 2016

Nil Battey Sannata atau The New Classmate adalah sebuah film drama komedi Bollywood yang mengharukan di tahun 2016.  Film asal India ini disutradarai oleh Ashwini Iyer Tiwari di film debutnya. Film ini diproduseri Aanand L.Rai, Ajay G. Rai dan Alan Mcalex.

Untuk naskah skenarionya ditulis oleh Ashwini Iyer Tiwari, Neeraj Singh, Pranjal Choudary, Nitesh Tiwari. Pemeran utama diperankan oleh Swara Bhaskar sebagai Chanda Sahay. Ia adalah sesorang pembantu rumah tangga yang di drop-out dari sebuah sekolah tinggi.

Ia menjadi seorang ibu dari putri tunggalnya yang bernama Apeksha dan dimainkan oleh Ria Shukla. Film ini menyampaikan pesan bahwa setiap orang memiliki hak untuk bermimpi dan mengubah hidup mereka, terlepas dari status sosial mereka.

Film Nil Battey Sannata ini diproduksi oleh Rumah Produksi Film Colour Yellow Productions, Jar Pictures dan Opticus. Film ini juga didistributori oleh Distributor Film Eros International.

Film ini dirilis di India pada tanggal 22 April 2016, dengan panjang  durasi 1 jam 40 menit. Film ini menerima pujian kritis dan juga positif yang diterima oleh banyak khalayak. Banyak orang yang memuji sebagian besar aspek produksi, pada narasi, realisme dan juga akting dari para pemainnya.

Terutama Bhaskar, ia menuai pujian besar untuk aktingnya di film ini. Apalagi film ini dinyatakan sebagai film terfavorit kedua di India.

Film drama Nil Battey Sannata menceritakan tentang sebuah perjuangan seorang Ibu untuk membuat anaknya menjadi yang lebih baik. Ia tidak ingin nasib nasib anaknya berakhir menyedihkan seperti dirinya.

Tema utama film ini adalah perjuangan seorang ibu dalam membesarkan putri semata wayangnya. Sebagai ibu yang hanya berprofesi sebagai seorang pembantu, ia begitu memiliki harapan yang besar pada sang putri tercinta untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya.

Sayangnya, harapan sang ibu tak sanggup dipenuhi sang buah hati. Pasalnya sang anak yang bernama Appu ini adalah seorang putri berperawakan nakal dan pemalas. Appu begitu membenci kegiatan belajar, apalagi mata pelajaran matematika. Akibatnya ia pun gagal di di ujian matematika dan tidak naik kelas.

Melihat anaknya tinggal kelas, sang ibu tidak ingin berputus asa, sang Ibu pun mencoba membujuk sang anak untuk kembali bersekolah. Namun Appu justru menyatakan bahwa jika ia naik ke kelas tidak akan berarti apa-apa.

Appu menganggap percuma ia naik kelas toh ibunya jika tidak sngup membiayai sekolahnya. Tetapi sang ibu tidak ingin menyerah begitu saja, sang ibupun lantas meminta nasihat dari kepada kerabatnya. Namun saran yang ia terima justru membuat ia terpukul, kerabatnya menyarankan agar ia kembali bersekolah agar bisa menjadi panutan bagi putrinya.

Tapi ibunya tidak patah arang, ia berusaha keras untuk mendaftarkan Appu kursus matematika. Namun Appu mengatakan bahwa percuma ia kursus matematika, ia tidak akan bisa menjadi dokter atau pun insinyur seperti oran kaya. Nasib seseorang yang terlahir miskin juga akan tetap miskin setinggi apapun pendidikannya.

Ibunya sangat sedih mendengar alasan anaknya, haruskah anak pembantu juga berakhir menjadi pembantu? Salahkah ia yang tidak berpendidikan menginginkan anaknya, Appu mendapatkan pendidikan yang layak?

Namun perjuangan sang ibu tidak berhenti sampai di situ, segala cara akan ia lakukan agar sang putri terketuk hatinya. Ia ingin anaknya melanjutkan pendidikannya di SMA agar bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Ia ingin menyadarkan bahwa anak pembantu tidak harus menjadi pembantu. Lalu apa saja yang akan dilakukan sang Ibu demi membuat anaknya kembali melanjutkan sekolahnya?

Mampukah sang Ibu ini meluluhkan hati sang anak agar mau berjuang kembali demi melanjutkan sekolahnya. Berjuang untuk membawa nasib yang lebih baik dari sang ibunya?

Film yang begitu menggugah hati dan membawa banyak pesan moral ini sangat disarankan untuk ditonton bersama keluarga. Banyak kisah inspiratif yang terkandung dalam film ini, betapa pendidikan itu sangat dibutuhkan tidak memandang apa yang menjadi status sosial.

***

Nah, sepeti itulah contoh resensi film bertema pendidikan yang bisa kami ulas. Selamat mencoba menulis resensi film, ya.

Baca juga Contoh Resensi Novel Terbaik 

 

Info Kampus dan Sumber Referensi Kuliah Terlengkap Fanspage Academic Indonesia Group Fb Info Kampus Seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *