Fenomena “Numpang Iklan” dan Pesan Hoax: Mau Sampai Kapan?

17 views

ACADEMIC INDONESIA — Geli rasanya kalau melihat kolom komentar di website manapun belakangan ini. Ada saja ulah sebagian orang yang memanfaatkan kolom tersebut dengan tujuan lain. Dagang! Ya itulah realitanya. Kolom komentar berubah fungsi jadi “lapak” bak pedagang kaki lima yang tidak punya izin dagang di tempat ia mencari nafkah. Pengalihan fungsi ini bukan tanpa sebab.

iklan hoax
joy105.com

Setidaknya kita harus berkaca pada mahalnya biaya promosi atau iklan di sebuah website secara resmi. Atau mungkin jenis usahanya bukanlah jenis usaha yang besar, namun membutuhkan income yang teratur. Sehingga dengan numpang iklan inilah mereka bisa promosi secara gratis dan dijamin semua orang akan melihatnya. Yap, cukup dengan pemikiran “yang penting ada yang lihat” maka siapa saja bisa numpang iklan.

Maka tidak heran apabila Anda menemukan berbagai jenis iklan yang sebenarnya unik, jelas, namun beberapa di antaranya kayak “ndak pantes”. Okelah kalau ada yang iklan baju, sepatu, dan mungkin pulsa yang memang lazim dibutuhkan banyak orang. Walaupun kelihatannya tidak pas saja. Bayangkan saja kita baru melihat berita berbau politik atau kesehatan, lalu kita scroll ke bawah dan muncullah iklan bisnis MLM. Nggak pas kan?

Jangan heran pula kalau Anda sering menemukan iklan yang sebenarnya “ndak pantes” seperti yang telah penulis sebutkan di  atas. Tahukan iklan pembesar… (maaf), ya Anda tahu sendiri lah. Hehehe, memang kenyataan kok. Bahkan saya terkadang jengkel kalau melihat iklan seperti ini. Tidak pantas maksudnya?, very clearly and very disturb! Tak perlu kebanyakan penjelasan dan saya harap pikiran Anda tidak terganggu dengan paragraf satu ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *