Contoh Laporan Pengamatan Sederhana

30 views
Contoh Laporan Pengamatan
pixabay.com

ACADEMIC INDONESIA — Melakukan pengamatan memang selalu diidentikkan dengan observasi. Apalagi jika pengamatan itu harus berupa studi kasus. Tapi Anda jangan khawatir, ada contoh laporan pengamatan studi kasus yang akan diulas pada artikel ini.

Dengan membaca contoh laporan pengamatan di bawah ini akan memudahkan Anda dalam menyusun apa saja yang harus ditulis dalam laporan. Karena membuat laporan pengamatan, diperlkan ketelitian yang cukup dalam.

Berikut adalah contoh laporan pengamatan studi kasus

LAPORAN PENGAMATAN PERILAKU ORGANISASI

‘’Persepsi Mahasiswa Terhadap Budaya Organisasi Nahdlatu Ulama’’

Studi kasus : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

1. Latar Belakang

Indonesia adalah sebuah negara dengan begitu banyak keberagaman yang ada di dalamnya. Bahasa, budaya, suku bangsa, agama dll.

Semua keberagaman yang ada di Indonesia ada dengan keyakinan dan paham masing-masing yang sudah di pegang sejak nenek moyang mereka, atau bisa di katakan sebagai warisan nenek moyang yang masih dilestarikan sampai sekarang.

Beberapa budaya (warisan nenek moyang) yang ada di Indonesia memunculkan berbagai paham yang beragam. Tetapi terlepas dari itu semua agama yang di akui oleh pemerintah hanya ada 6, yaitu : Islam, Kristen, Katholik, Budha, Hindu, Kong Hucu.

Dari enam agama tersebut Islam adalah agama dengan umat terbesar yang ada di Indonesia. Dalam sensus penduduk tahun 2010 umat Islam yang ada di Indonesia mencapai 207.176.162 dari jumlah penduduk Indonesia yang pada saat itu berjumlah 237.641.326. Presentse tersebut melebihi 80% dari jumlah penduduk Indonesia.

Dalam Islam yang ada di Indonesia juga ada berbagai golongan. Golongan-golongan tersebut juga sudah mempunyai dasar-dasar masing-masing yang mereka anggap sudah pas dan benar. Contoh golonga-golongan yang ada di Indonesia Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, LDII, MTA, HTI dan masih banyak lagi Islam-Islam yang abangan.

Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah merupakaN Organisasi Masyarakat paling besar yang ada di Indonesia. Kedua Organisasi Masyarakat tersebur sudah memiliki dasar dan budaya organisasi yang berbeda-beda.

Nahdlatul Ulama merupakan Organisasi Islam yang berdiri pada 30 Januari 1926. Ra’is Am yang pertama yaitu KH. Hasyim Asy’ari. Budaya yang terlihat dari Nahdlatul ulama adalah sikap toleransi terhadap orang lain.

Meskipun orang tersebut memiliki paham atau keyakinan yang berbeda. Dalam makalah ini kelompok kami akan membahas persepsi mahasiswa terhadap budaya yang ada di dalam Organisasi Nahdlatul Ulama di Indonesia.

Karena mungkin tidak semua masyarakat ataupun mahasiswa pada khususnya setuju dan mengamalkan budaya budaya yang ada pada organisasi Nahdlatul Ulama.

2. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana persepsi mahasiswa terhadap budaya dalam organisasi NU?
  2. Apa tanggapan mahasiswa terhadap organisasi NU?
  3. Mengapa budaya organisasi NU dapat diterima dikalangan mahasiswa dan masyarakat pada umumnya ?

 

3. Tujuan

  1. Untuk memahami pandangan mahasiswa dan masyarakat Indonesia tentang organisasi Nahdlatul Ulama.
  2. Untuk memahami alasan-alasan yang membuat masayrakat mengikuti tradisi dan budaya-budaya NU.\
  3. Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan NU bisa menjadi organisasi besar di Indonesia

 

BAB III

PEMBAHASAN

  • Tanggapan Mahasiswa terhadap Organisasi NU

NU merupakan organisasi yang menjunjung adat istiadat ,seperti sekatenan yang memperingati masuknya orang-orang beragama non Islam menjadi Islam, adanya berjanji atau hadrohan berisi syairs-yair yang menceritakan sejarah perjalanan Rasulullah.SAW dan para keluarga baginda Rasul serta para sahabat beliau.

NU juga merupakan organisasi yang menguatkan tali persaudaraan. Para tokoh NU pula yang mencetuskan adanya halal bi halal yaitu KH.Wahab Chasbullaha.

Dalam event-event yang diadakan Organisasi NU ,kita diingatkan untuk selalu ingat dan cinta kepada Allah dan RasulNya dengan salah satu caranya yaitu dengan memperbanyak dzikir dan shalawat.

Serta cinta terhadap Negara dan rakyat Indonesia dengan caranya memperbolehkan hormat kepada sang merah-putih dan menyanyikan lagu kebangasasan dibeberapa event yang diadakan oleh Organisasi NU, selain itu juga ada doa bersama untuk kesejahteraan, keamanan, dan kedamaian rakyat diseluruh Indonesia.

Organisasi NU juga mengajarkan para umatnya untuk selalu mengingat kematian berziarah kepara Wali, Ulama, serta Keluarga yang telah meninggal dunia dan mendoakan para leluhurnya supaya membantu meringankan beban mereka di alam kubur berkat doa-doa yang dipanjatkannya entah itu sehabis sholat fardhu atau acara tahlilan dan yang lainnya.

Dalam bermasyarakat NU mempunyai empat sikap kemasyarakatan yang pertama tawasuth dan i’tidal. Tawasuth yaitu sikap moderat yang berpijak pada prinsip menempatkan diri di tengah-tengah antara dua ujung tatharruf (ekstremisme) dalam berbagai masalah dan keadaan.

Untuk mencapai kebenaran serta keterlanjuran kekiri atau kekanan secara berlebihan. I’tidal berarti tegak lurus, berlaku adil, tidak berpihak kecuali kepada yang benar dan yang harus dibela.

Yang kedua Tasamuh yaitu sikap toleran yang berintikan penghargaan terhadap perbedaan pandangan dan kemajemukan identitas budaya masyarakat.  Yang ketiga Tawazun sikap seimbang dalam berhikmat demi terciptanya keserasian antara hubungan Allah.SWT dengan manusia.

Keempat amar maruf nahi munkar yaitu duasendi yang mutlak diperlukan untuk menopang tata kehidupan yang diridhoi oleh Allah SWT. Amar ma’ruf artinya mengajak dan mendorong perbuatan baik, baik yang bermanfaat bagi kehidupan duniawi dan ukhrowi.

Sedangkan nahimunkar adalah menolak dan mencegah segala hal yang dapat merugikan, merendahkan, dan menjerumuskan nilai-nilai kehidupan dengan menjalankan kedua hal tersebut kehidupan lahiriyah dan bathiniyah.

 

  • Alasan Diterimanya Budaya-budaya NU di Masyarakat

Seperti yang dijelaskan diatas bahwasanya organisasi nahdlatul ulama merupakan organisasi Islam yang banyak diikuti oleh masyarakat Indonesia. Banyak berbagai pendapat mengapa mereka mengikuti ajaran dan budaya-budaya NU.

Budaya NU terkenal sangat kenal dengan budaya-budaya Jawa khususnya. Sehingga para ulama-ulama NU bisa lebih mudah dalam mensyiarkan agama Islam melalui tradisi mereka. Masyarakat pun tidak perlu menghilangkan kebiasaan-kebiasaan adat mereka dalam berkehidupan sehari-hari dan beragama.

Para mahasiswa dan masyarakat pada umumnya banyak pendapat yang berbeda beda mengapa NU dapat berkembang pesat dan budayanya dapat diterima di Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Lebih fleksibel
  2. Ajaran NU dapat mudah diterima di kalangan mahasiswa dan masyarakat
  3. Berkembangnya pemikiran segar dan maju dikalangan muda NU yang tetap berpijak pada tradisi keilmuan NU
  4. NU dapat memayungi serta melindungi hak-hak kaum
  5. Dengan ajaran NU menjadikan Islam menjadi agama yang membumi, dan berbudaya yang rahmatanlil ‘alamin.
  6. Keikhlasan dan kerelawanan kaum Nahdliyin masih kuat untuk menjalankan dan mempertahankan ajaran-ajaran NU dan amanah-

 

Beberapa persepsi di atas adalah alasan mengapa budaya Nahdlatul Ulama mudah berkembang pesat. Bisa  dan dapat diterima para mahasiswa dan masyarakat pada umumnya.

Kecakapan dan rasa nasionalisme serta kesederhanaan para ulama-ulama Nahdlatul ulama juga membuat simpatik para mahasiswa. Menarik masyarakat untuk berguru dan meniru tauladan mereka dalam berkehidupan sehari-hari.

Di kalangan mahasiswa pun terkenal dengan organisasi PMII yang mana organisasi tersebut dominan seperti organisasi Nahdlatul Ulama, itu membuat mahasiswa semakin semangat dalam mempelajari dan secara tak langsung ikut menjalankan tradisi-tradisi dalam NU.

Tradisi-tradisi dalam NU pun mempunyai banyak tujuan dan arti yang bisa berguna untuk masyarakat, seperti tahlilan shalowatan, ziarah kubur dan lain-lain, mereka meyakini bahwa dengan melakukan amalan-amalan itu bisa menambah keimanan dan pahala bagi mereka.

Jadi tidak diragukan lagi jika tradisi NU sangat berkembang di Indonesia karena tradisi-tradisi NU lagi lagi sangat relevan dengan kehidupan sehari hari para mahasiswa dan masyarakat.

Ya, seperti itulah contoh laporan pengamatan studi kasus yang bisa kami ulas untuk Anda. semoga bermanfaat.

Blogger Jogja Ambil Keilmuan Jurnalistik — Hobi Men-SEO-kan Konten — Tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta — Gabung dan Dapatkan Berbagai Info Kampus di Komunitas Academic Indonesia Whatsapps di 0812-8307-7972