Contoh Laporan Kunjungan Kerja yang Baik dan Benar

90 views
Contoh Laporan Kunjungan Kerja
pixabay.com

ACADEMIC INDONESIA — Melakukan aktivitas yang berulang-ulang memang cenderung membuat bosan. Apalagi jika bosan untuk menimpa pada pekerjaan kita. Perlu adanya inisiatif-inisiatif baru untuk memajukan usaha kita.

Inisiatif-inisiatif ini bisa kita dapatkan dari kunjungan kerja. Tapi setelah kunjungan, jangan lupa tulis laporan pula. Berikut ini adalah  contoh laporan kunjungan kerja.

Jadi setelah berkunjung, ada acuan untuk kita menilik kembali hasil kunjungan kemarin. Contoh laporan kunjungan kerja di bawah ini akan memberi Anda sedikit gambaran bagaimana menulis kaporan kunjungan kerja.

Contoh Laporan Kunjungan Kerja ke Pabrik BSM

Latar Belakang Kunjungan Kerja

Sudah selayaknya dalam melakukan pekerjaan yang bagus biasanya akan membawa penghargaan dari orang lain terhadap kerja seseorang. Jadi jika seseorang ingin mendapat pekerjaan yang bagus maka akan menuai hasil yang memuaskan.

Melakukan kunjungan kerja ke suatu perusahaan adalah salah satu cara untuk memotivasi diri. Mencatat catat poin-poin kunci kesuksesan program kerja dari suatu perusahaan yang bisa dijadikan acuan dan diaplikasikan ke perusahaan asal.

Tujuan Kunjungan Kerja

  1. Memberi informasi tentang cara kerja dan tenaga kerja Pabrik BSM.
  2. Melihat secara langsung proses produksi dari awal sampai akhir.
  3. Menciptakan mindset baru bagi pegawai untuk senantiasa berinisiatif dalam bekerja.

Lokasi Kunjungan Kewirausahaan

Lokasi kunjungan kerja berada di Jalan Alifbata, Kauman, Semarang, Jawa Tengah.

BAB II

Laporan Kunjungan Kerja

Profil

Pabrik BSM adalah pabrik pembuat berbagai plastik dari limbah sampah. Pabrik ini didirikan oleh Bapak Arifin bersama istrinya. Pabrik ini didirikan pada tahun 1998. Awalnya pabrik ini hanya memiliki 7 pegawai saja.

Namun setelah beberapa tahun kemudian, pabrik BSM ini sudah mulai mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hingga saat ini omest pabrik mencapai puluhan juta rupiah per hari dengan jumlah karyawan sebanyak 170 orang.

Mekanisme Kerja Pabrik BSM

Manajemen bukan hanya dimengerti secara teori saja, namun juga harus bisa direalisasikan dalam sebuah pengorganisasian massa.

Ketika  sebuah usaha berdiri, ia harusmengerti apa langkah selanjutnya, setidaknya adalah untuk dapat merealisasikan apa yang menjadi tujuan awal mengapa sebuah usaha didirikan.

Untuk dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh usaha tersebut.  Alat yang dapat dipergunakan adalah bagaimana  bisa mengatur orang-orang yang terlibat dalam organisasi perusahaan.

Proses perencanaan pada Pabrik BSM :

  • Perencanaan pemilihan produk dan bahan agar sesuai dengan kehendak konsumen.
  • Jumlah produk yang dihasilkan perhari oleh BSM dibatasi dan sesuai dengan pesanan konsumen untuk menghindari bertumpuknya produk yang tidak terjual
  • Jumlah biaya yang sudah diperhitungkan sesuai dengan jumlah produk yang akan dicetak/dikeluarkan untuk menghindari kerugian dan kualitas.
  • Perencanaan yang dilakukan sejak awal dengan menerima dan menempatkan karyawan sesuai keahlian. Supaya menghasilkan produk yang berkualitas.
  • Perencanan pemasaran yang dibuat oleh BSM adalah dengan menjual produk ke konsumen tetap dan melalui orang-orang terdekat.

Dalam Pabrik BSM, pengorganisasian yang dilakukan adalah dengan cara :

  • Penempatan kerja sesuai bidang yang dikuasai
  • Penempatan ruangan dan tempat sesuai kebutuhan dan jenis barang
  • Pemberian gaji dengan system UMR
  • Pemberian Reward kepada karyawan yang memiliki kinerja yang baik

Setiap karyawan yang telah bekerja optimal diberikan gaji  di atas UMR

  • Pengorganisasian juga dilakukan dalam manajemen waktu

Dalam hal pengkoordinasian Pabrik BSM :

  • Perekrutan tenaga kerja ahli yang didatangkan secara profesional dari perusahaan lain
  • Pengkoordinasian tugas karyawan di masing bidang-bidang yang sudah dibagi dan ditentukan oleh pihak Pabrik
  • Ditentukannya prosedur pembuatan produk plastik yang harus ditaati oleh karyawan untuk hasil produk yang sempurna.

Dalam hal penggerakan  Pabrik BSM :

  • Dengan memberikan gaji sesuai UMR dan tambahan bagi pekerja yang lembur mampu menambah semangat bekerja para karyawan
  • Sistem kekeluargaan yang diberikan akan menambah kedekatan antara karyawan satu dengan lainnya dan pemilik Menambah rasa tanggungjawab dan kepemilikan sehingga karyawan bekerja maksimal dengan adanya rasa kedekatan dan kepemilikan untuk mencapai tujuan dari Pabrik BSM

Dalam hal pelaksanaan Pabrik BSM :

  • Perintah kerja seperti memberikan perintah banyaknya jumlah produk yang akan dihasilkan pada hari tertentu, warna, dan ukuran produk yang dihasilkan.
  • Memberikan arahan pada pengiriman produk.

Dalam hal pengawasan,  Pabrik BSM menerapkan manajemen  :

  • Pengawasan dilakukan dengan cara pemilahan jenis plastik

Pemilihan plastik dikatagorikan sesuai dengan kebutuhan untuk mencetak di produksi.

  • Dalam pengawasan pemilahan sampah dilakukan oleh orang-orang tertentu yang bekerja khusus dalam bidang tersebut.
  • Pengecekan hasil produksi untuk melihat kualitas produk.

Dalam hal pengendalian Pabrik BSM :

  • Dengan melakukan pembatasan jumlah produksi untuk pengendlian pengeluaran modal.
  • Mengolah bahan sisa menjadi produk kembali yang bias digunakan untuk mengefektifkan bahan dan mengurangi sampah hasij produksi .

Meneladani Manajemen yang Diterapkan Pabrik BSM

Kemuliaan seorang manusia itu bergantung kepada apa yang dilakukannya. Jika apa yang diamalkannya diniatkan untuk ibadah maka amalan atau pekerjaan yang demikian selain memperoleh keberkahan serta kesenangan dunia dan khirat.

Nah, prinsip manajemen yang diterapkan oleh Pabrik BSM, usaha ini hadir bukan hanya semata mencari kekayaan harta, melainkan juga mempunyai niat baik di belakang usaha tersebut.

Setidaknya ada empat hal yang patut diteladani dari usaha pengorganisasian ini yaitu:

Pertama, perekrutan pekerja di Pabrik BSM ini lebih ditekankan pada penduduk asli warga Semarang agar dapat menekan angka pengangguran.

Kedua, pemilik memiliki niat memajukan masyarakat setempat dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang ramah lingkungan.

Ketiga, manajemen kerja yang diterapkan pemilik bersifat kekeluargaan. Sehingga dalam usaha ini tidak ada yang merasa tertekan, karena pada prinsipnya semua saling menghargai satu sama lain.

Keempat, pemilik usaha fokus pada satu pekerjaan agar lebih bisa mengembangkan usaha tersebut.

BAB III

KESIMPULAN

Dalam memulai usaha, seperti yang dilakukan oleh Pabrik BSM yang berada di Semarang tersebut yaitu dengan saling memperhatikan manajemen yang akan digunakan. Seperti memberdayakan para warga sekitar, juga mengambil tenaga yang sudah ahli dalam bidangnya.

Selain manajemen tersebut, juga harus melihat dari segi pengaturan jadwal yang tepat, serta tidak memberatkan agar hasil mendapatkan kualitas yang terbaik. Kualitas ditentukan dari proses kepemimpinan yang efektif dan ketenagakerjaan yang loyal dalam segala bidang.

Terlepas dari itu semua, idealnya apapun pekerjaan adalah dijadikan sebagai aktualisasi keimanan dan ketakwaan. Rasul bekerja bukan untuk menumpuk kekayaan duniawi. Beliau bekerja untuk meraih keridaan Allah SWT.

Jadi pada prinsipnya, pemilik usaha ini tidak hanya hidup untuk diri sendiri akan tetapi juga menghidupi orang lain, sehingga bermanfaat bagi lainnya. Sebagaimana tersurat dalam Al-Qur;an, “Khoiru annas anfa’uhum linnas,”. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Nah, seperti itulah yang bia kami ulas dari contoh laporan kunjungan kerja. Jangan lupa lampirkan galeri selama kunjungan ya. Selamat mencoba.

Blogger Jogja Ambil Keilmuan Jurnalistik — Hobi Men-SEO-kan Konten— Tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta— Gabung dan Dapatkan Berbagai Info Kampus di Komunitas Academic Indonesia Whatsapps di 0812-8307-7972