Ada batu kerikil yang mengisi ruang otakku. Bebal! Membuatku berat mengangkatnya pulang. Kutelan pahit berkali-kali. Aku hendak membela diri, sayang, nasibku justru …

Nenek itu membungkuk. Jemarinya lihai memasangkan sendal-sendal jepit di hadapannya. Aku mematung di sisi. Nenek mempersilakanku keluar, memberiku ruang untuk melangkah. Ia …

Aku tidak pantas di sini. Ruangan ini tidak mampu memberiku pengertian atau aku yang memang tak pernah mengerti.     Karakterku yang …