Bentuk Kebaikan

27 views

Nenek itu membungkuk. Jemarinya lihai memasangkan sendal-sendal jepit di hadapannya. Aku mematung di sisi. Nenek mempersilakanku keluar, memberiku ruang untuk melangkah. Ia mengambilkan sandalku, meletakkan di depan kakiku.




Ilustrasi

Mukenahnya melambai ke bawah. Angin pagi mengembuskannya. Tragis, aku berkutik, pasrah, memandang saja. Fisikku mematung. Entah, entah mengapa waktu tak mengizinkanku bergerak sedikit pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *