Belajar Blog: Niche atau Gado-gado?

Belajar Blog — Tak menulis selama sepekan rasanya malah pusing. Bila banyak yang mengendap di pikiran memang begitu, terlebih bila pikiran itu semakin hari semakin bertambah.

belajar blog mudah
qbeatsinc.wordpress.com

Pada kesempatan kali ini, kami ingin menjawab judul di atas. Judul di atas sebenarnya adalah salah satu pertanyaan dari salah seorang sahabat yang sedang belajar internet marketing, spesifiknya belajar blog.

Baca terlebih dahulu mengenai gambaran umum Internet Marketing.

Sudah menjadi lumrah bagi blogger pemula bahwa untuk mengawali membangun blog itu memang sulit. Kesulitan tersebut barangkali dapat berupa bingung menentukan tema blog yang akan dibahas, pusing mencari judul sampai ribet bagaimana cara menulis yang benar.

Bagi Anda yang ingin mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara menulis yang benar, Anda bisa kunjungi tautan Belajar Menulis Artikel.

Kita langsung mulai pada pertanyaan inti; “Blog yang baik adalah blog yang mempunyai niche atau gado-gado?”

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Ayat di atas adalah terjemahan ayat 27 surat Lukman. Tentu Anda sudah bisa memahami bahwa ayat di atas menggambarkan betapa luasnya ilmu Allah. Sampai-sampai, bila kita menuliskannya dengan pohon ataupun air laut sebagai tinta tak akan habis juga ilmu-ilmu Allah.

Dari uraian di atas, Anda pasti sudah bisa menebak ke mana arah tulisan ini akan berpihak.

Perubahan Algoritma Google

perubahan algoritma google
seputarinternet.com

Selanjutnya, kami teringat salah satu pemaparan teman sekaligus guru kami dalam hal internet marketing. Beberapa bulan lalu, tepatnya bulan Agustus ada salah satu website traveling yang mengoptimasi keyword-keyword wisata di Indonesia.

Sayangnya, keyword-keyword yang awalnya nangkring di halaman satu mulai tergeser sedikit demi sedikit oleh kehadiran berbagai web yang hadir mengusung keunikan wilayahnya masing-masing.

Usut diusut, surat permintaan klarifikasi tersebut nihil hasilnya. Google memang sudah berubah, berganti algoritma. Bila dulu web-web besar bisa menguasai halaman satu, kini web-web dari desa pun bisa menguasai halaman 1.

Ya, Google ingin seseorang atau lembaga yang menyajikan informasi terkait sebuah wilayah adalah mereka sendiri yang berasal dari wilayah tersebut.

Mengapa demikian? Sebab Google paham bahwa informasi yang disampaikan penduduk asli akan lebih komprehensif dan lebih akurat. Berbeda bila orang lain yang menyampaikannya, selain ada bug saling rewrite, pun ada bug copy paste.

Dari penjelasan kedua di atas, tentu Anda akan semakin tahu ke mana keberpihakan kami untuk menentukan niche atau gado-gado.

Bila Anda belum mengerti juga, akan kami paparkan penjelasan selanjutnya.

Belajar Blog; Belajar Menulis Konten Kelas Dunia

belajar menulis konten kelas dunia
static1.squarespace.com

Apakah Anda pernah melihat blog gado-gado?

Jika pernah, apa yang terlintas di benak Anda?

Benar! Blog atau website gado-gado biasanya dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai modal besar.

Apalagi?

Benar! Bila blog gado-gado tersebut masih baru tentu penempatan link internal tidak akan saling terhubung antara tema yang satu dengan yang lainnya. Itu sama saja kita disuruh minum es lalu disuruh minum air panas. Wah parah donk?

Tentu tidak adil bila Anda mengamati blog yang gado-gado namun tidak mengamati blog yang niche.

Ok, sekarang apa yang Anda pikirkan mengenai blog yang memiliki niche?

Blog yang memiliki niche sudah bisa dipastikan Ia akan membahas satu hal sampai detail dan menyeluruh. Maksudnya, Ia benar-benar ingin menghasilkan konten artikel kelas dunia.

Sekali lagi; kelas dunia.

Coba simak penjelasan perbedaan blog gado-gado dengan blog niche berikut ini. Misal, si blog gado-gado ingin mengulas tentang “Pengertian Blog”. Biasanya, blog gado-gado hanya akan memaparkan gambaran umum mengenai pengertian blog. Jarang sekali yang ingin terjun menyelami apa pengertian blog.

Berbeda bagi Ia yang memiliki blog niche. Ulasan mengenai “Pengertian Blog” BISA 1000-2000 kata.

Lho, lalu apa saja yang dibahas?

Sudah saya sebutkan di atas bahwa blog yang memiliki niche Ia pasti akan berusaha sekuat tenaga untuk menghasilkan konten kelas dunia. Entah bagaimanapun caranya, Ia akan mencari berbagai referensi mengenai tema yang sedang diulasnya.

Ia ingin menyajikan konten yang benar-benar lengkap dan banyak mengandung pengetahuan-pengetahuan baru yang orang lain belum memahaminya.

Bila diterapkan dalam contoh, “Pengertian  Blog”, Ia akan mengulasnya mulai dari prolog, pendapat umum, pendapat pribadi lalu diperkuat pendapat-pendapat para pakar blog. Di bagian akhir, blog yang memiliki niche Ia akan memilih untuk menyajikan berbagai pilihan mengenai pengertian blog.

Belajar Blog; Belajar Link Internal

link internal
getwebtips.com

Nah itu! Kemudian terkait link internal. Blog yang memiliki niche Ia akan lebih mudah untuk mengatur dan membuat artikel menjadi sebuah runtutan yang padu. Maksud saya, sebuah konten yang padu adalah konten yang benar-benar bisa membimbing pembaca untuk bisa mendapatkan apa yang diinginkannya.

Manfaat link internal pun bukan hanya untuk memadukan artikel saling berkaitan. Tahukah Anda bahwa internal link juga bisa digunakan untuk optimasi.

Ya, usahakan apabila Anda ingin menulis sebuah artikel, artikel-artikel yang pencarian kecillah yang harus Anda buat dan optimasi dulu. Lalu link-kan ke keyword utama; keyword yang memiliki pencarian terbanyak.

Sampai di situ Anda pasti sudah mengetahui bahwa kami berpihak pada blog yang niche.

Adapun manfaat-manfaat lain mengapa Anda sebaiknya memilih membangun web/blog yang niche adalah terkait keterbatasan.

Manusia memang makhluk terbatas. Manusia tak mungkin bisa memikirkan keilmuan yang ada di bumi. Oleh karena itu, simpelkan pikiran Anda untuk memilih satu satu tema yang Anda cintai.

Deres juga mengenai keajaiban sederhana dalam tajuk The Simplicity

Bila Anda sudah menemukan sesuatu hal yang bisa membuat Anda jatuh cinta, kerjakan perlahan dan maksimalkan potensi Anda.

Anggap saja ketika Anda sedang membangun blog, Anda adalah seorang professor yang menguasai salah satu bidang keilmuan tertentu. Terus dan lakukan terus sampai semua orang mengenal Anda bahwa Anda memang pakarnya dalam bidang yang Anda geluti.

Waspada Godaan-godaan saat Belajar Blog

godaan-godaan ngeblog
lovethehereandnow.com

Bila Anda sudah terjun ke dunia internet marketing, mungkin Anda akan merasakan hal yang sama bahwa Anda akan dikelilingi berbagai godaan. Godaan-godaan tersebut bisa berupa iming-iming ingin cepat kaya dengan dolar, ingin cepat dapat traffick dan lain sebagainya.

Saran saya jangan tergoda. Sebab kekayaan dan traffick itu hanya sementara. Cukuplah Anda kembali ke dunia yang Anda cintai. Dengan mengerjakan apa yang Anda cintai, Anda seakan-akan tak mendapatkan uang pun tak masalah karena cinta itu memang memerlukan pengorbanan.

Meskipun memerlukan pengorbanan, sejauh mata memandang cinta pasti akan membawa kebahagiaan. Bila Anda sudah lolos dan berhasil dalam menempuh berbagai rintangan Anda akan mendapatkan kebahagiaan-kebahagiaan lain.

Ketika masalah kembali datang, Anda seperti tak punya masalah. Semua sudah biasa dan Anda akan merasa ringan tanpa beban dalam mewujudkan impian Anda.

So, kejarlah yang abadi-abadi; kenanglah bahwa yang abadi itu nama (branding), bukan traffick ataupun kekayaan dolar.

Ambil Keilmuan Jurnalistik — Tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta — Follow me @zamhari_jogja Whatsapps di 0812-8307-7972

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *