3 Tips Hidup Seasrama Bagi Orang Berkepribadian Introvert, Nomor Tiga Sangat Mudah Dilakukan

Introvert – Tips ini penulis tulis ketika sudah sering sekali bertemu dengan orang yang memiliki kepribadian introvert. Perlu diketahui, kepribadian manusia itu sendiri terbagi menjadi tiga jenis, yakni introvert, ekstrovert dan ambievert.

Sikap introvert adalah sikap yang tertutup, lawannya adalah extrovert yakni terbuka. Sedangkan diantara keduanya adalah ambievert, yakni kepribadian yang kadang tertutup dan kadang terbuka.

introvertspring.com
introvertspring.com

Introvert

Kali ini, penulis akan membahas mengenai introvert. Sebelum menginjak pembahasan yang lebih dalam mengenai tipsnya, berikut adalah ciri-ciri seseorang yang memiliki kepribadian introvert:

1. Tertutup
2. Senang menyendiri
3. Pemalu
4. Sering meluapkan perasaannya dengan tulisan
5. Senang berimajinasi
6. Cenderung menyukai dialog person one person
7. Susah bergaul
8. Lebih sering mendengarkan

Ciri-ciri itulah yang sering tampak dalam kehidupan sehari-hari. Bila Anda menemui seseorang dengan kepribadian seperti itu, berarti tugas Andalah yang harus memulai komunikasinya terlebih dahulu.

Hal tersebut dikarenakan sifat khas dari kepribadian introvert adalah pemalu dan canggung bila berhadapan dengan orang yang baru.

Oleh karena itu, di dalam menjalin komunikasi yang hangat, seseorang yang lebih mengerti (bisa menebak) mengenai kepribadian seseorang, perlu dibiasakan untuk menyapa dan mendekatinya terlebih dahulu.

Sumber www.theweek.com
Sumber www.theweek.com

Pertanyannnya, bagaimana bila seandainya Anda berada dalam sebuah organisasi, asrama ataupun kelompok sementara Anda adalah seseorang yang berkepribadian introvert?

Ok, penulis ingin menceritakan terlebih dahulu salah seorang yang kebetulan waktu itu hidup seasrama. Karena waktu itu adalah penerimaan santri baru, otomatis belum saling mengenal.

Diantara yang baru itu ada salah seorang yang pemalu, pendiam dan susah sekali berinteraksi. Sampai-sampai dalam sebuah jadwal yang telah ditentukan, si orang tersebut terlambat kurang lebih satu jam.

Tentu ini menjadi sebuah pelajaran dan bahan tertawaan. Sewaktu telat, salah seorang teman berkata, “Mas, kalo yang lain pulang, ikut pulang ya…”, katanya agak kenceng. Sontak, semua pun tertawa haha…

Dari kejadian tersebut, penulis mempunyai beberapa tips bagaimana agar seseorang yang berkepribadian introvert juga mampu bergaul, paling tidak mengimbangi jalannya aturan dalam sebuah asrama atau kelompok organisasi. Lets make simplicity;

1. Keep Calm

Sumber www.quietrev.com
Sumber www.quietrev.com

Orang yang berkepribadian introvert biasanya menyukai ketenangan. Bila dalam sebuah organisasi kebetulan Anda belum sempat memiliki kemampuan atau skill tertentu, cobalah untuk tenang.

Dengan ketenangan, Anda akan lebih mampu mengontrol kegugupan dan ketakutan Anda ketika berinteraksi atau menerima tawaran dari seseorang. Ketenangan juga akan memberikan pancaran bahwa Anda “bisa”, hanya saja, Anda tidak ingn memamerkannya. Bila orang lain sudah menganggap Anda bisa, maka ubahlah mindset Anda bahwa Anda bisa.

Namun bila anda benar-benar belum bisa, cobalah memilih kata-kata yang tepat agar anda tidak dianggap orang yang rendah diri maupun kebalikannya. Anda bisa menjawabnya dengan jawaban yang halus namun rendah hati, misal; “Maaf bukan bermaksud menolak penawaran saudara, namun saya merasa ada yang lebih baik dari saya”.

2. Jadilah Pendengar yang Baik

Sumber www.rockporttechnologies.com
Sumber www.rockporttechnologies.com

Sering bahwa pendengar yang baik akan lebih dihargai daripada orang yang berbicara baik namun tanpa batas. Ya, karena semua yang baik-baik itu selalu sesuai ukurannya.

Bila Anda memiliki kepribadian introvert, Anda pun bisa membangun diri Anda dengan mulai menjadi pendengar yang baik. Sifat menjadi pendengar yang baik ini, nantinya akan membantu Anda mematangkan pikiran Anda mengukur seberapa frekuensi yang tepat dalam menjalin komunikasi.

3. Ikuti Saja Teman-Teman Anda

Sumber www.eired.co.uk
Sumber www.eired.co.uk

Solusi ketiga adalah solusi manakala Anda ataupun orang lain adalah tipe orang yang berkepribadian sangat introvert. Tipe seperti ini benar-benar sangat pendiam, susah bergaul, dan inginnya menyendiri.

Sifat ini sangat berbahaya manakala dalam sebuah asrama, kelompok maupun organisasi mempunyai jadwal yang harus dilakukan bersama-sama. Bisa jadi kegiatan menjadi kurang kompak, terbelengkalai, bahkan Anda menjadi salah satu penyebab sebuah pertengkaran.
Solusinya, lebih baik bila Anda dalam keadaan seperti itu Anda tinggal amati saja teman-teman dekat Anda seasrama. yang satu asrama ataupun satu teman dekat anda. Cobalah sedikit berkomunikasi, bila benar-benar tak mampu, amati teman-teman yang lainnya sehingga dalam jadwal apapun, Anda tetap membaur bersama teman-taman Anda.

Epilog

Pada dasarnya, manusia membutuhkan komunikasi untuk keberlangsungan hidupnya. Tanpa komunikasi, hidup manusia akan tersiksa. Bila tidak disesuaikan, seseorang yang berkepribadian introvert akan mudah kehilangan relasi, persahabatan renggang dan mungkin akan tersingkir dalam percaturan eksistensi manusia.

Maka sebab itu, sering-seringlah menghadapi orang-orang yang memiliki latar belakang yang berbeda. Dengan demikian, Anda akan terbiasa dengan orang yang baru dan dengan latar belakang yang berbeda-beda pula.

Keuntungannya, Anda akan menjadi orang yang mudah menyesuaikan diri dan tahu bagaimana menampatkan jenis kepribadian komunikasi pada tempatnya.

Blogger Jogja Ambil Keilmuan Jurnalistik — Hobi Men-SEO-kan Konten — Tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta — Gabung dan Dapatkan Berbagai Info Kampus di Komunitas Academic Indonesia Whatsapps di 0812-8307-7972

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *